Berita Terbaru
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI menerima penghargaan Elshinta Award 2025 untuk kategori Outstanding Bussiness Collaboration. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran BAZNAS yang memberikan perspektif dan mendukung kerja sama dalam siaran Radio Elshinta.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyebarkan literasi zakat kepada masyarakat.
" Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor juga menyatakan harapan agar Radio Elshinta tetap konsisten menyiarkan informasi dan edukasi tentang zakat, serta terus menjalin kerja sama dengan BAZNAS RI untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
" BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya.
Di samping itu, Kiai Noor menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah rutin menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari penerapan prinsip "3A"Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI yang menjadi landasan pengelolaan zakat di BAZNAS RI.
BERITA12/02/2025 | Najwa Najihah
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
Bojonegoro, 31 Januari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan fidyah kepada mereka yang berhak menerima. Penyaluran fidyah ini ditujukan untuk orang-orang fakir dan miskin secara khusus, bukan sisa golongan penerima zakat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Fidyah adalah kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa dengan alasan tertentu, seperti usia lanjut, penyakit kronis, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagai pengganti, mereka diwajibkan membayar fidyah yang kemudian disalurkan kepada fakir miskin dalam bentuk makanan siap saji atau bahan pokok.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro memastikan bahwa fidyah yang diterima dari masyarakat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang berhak.roses penyaluran dilakukan dengan transparan dan akuntabel, sehingga amanah dari para pemberi fidyah dapat tersampaikan dengan baik. Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan fidyah, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyediakan layanan pembayaran fidyah secara online melalui situs resmi mereka di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/bayarzakat. Dengan layanan ini, masyarakat dapat menunaikan fidyah dengan mudah, aman, dan sesuai dengan syariat Islam.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah untuk menunaikannya melalui BAZNAS, sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara tepat dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyaluran fidyah dan layanan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/ atau menghubungi kantor BAZNAS setempat.
Mari bersama-sama menunaikan kewajiban fidyah dan berkontribusi dalam membantu sesama melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
BERITA31/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
Bojonegoro, 30 Januari 2025 – KSPPS BMT Mekah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bojonegoro. Penyerahan zakat maal ini dilakukan pada Kamis, 30 Januari 2025, di kantor BAZNAS Bojonegoro.
Penyerahan zakat maal tersebut dipimpin langsung oleh Miftahul Mufid, M.Pd.I, selaku Manajer KSPPS BMT Mekah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya KSPPS BMT Mekah dalam mendukung distribusi zakat yang lebih merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
"Kami percaya bahwa zakat maal yang kami salurkan melalui BAZNAS Bojonegoro dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat," ujar Miftahul Mufid.
BAZNAS Bojonegoro menyambut baik dan mengapresiasi langkah KSPPS BMT Mekah dalam mengoptimalkan penyaluran zakat melalui lembaga resmi. Zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariah dan program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS Bojonegoro.
Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mendapatkan manfaat dari dana zakat yang disalurkan dengan transparan dan tepat guna.
BERITA30/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Bojonegoro, 19 Januari 2024 — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, KH Ahsanul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada hari ini, Minggu, 19 Januari 2024. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., beserta jajaran wakil pimpinan.
Dalam kunjungan tersebut, KH Ahsanul Haq meninjau berbagai program kerja yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta memberikan arahan strategis terkait optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah ini. Beliau juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang dinilai telah berhasil menjalankan program-program inovatif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, terutama bagi mustahik (penerima zakat).
“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengelola dana zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar KH Ahsanul Haq dalam sambutannya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini dan menjelaskan beberapa program unggulan yang telah berjalan, seperti bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial lainnya. “Kehadiran KH Ahsanul Haq memberikan motivasi dan arahan yang sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga menjadi momen evaluasi dan diskusi terkait sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten untuk memastikan pengelolaan zakat lebih transparan, akuntabel, dan berdampak positif.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan program-program BAZNAS dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI menginisiasi pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini dirancang untuk membantu 93 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana rob.
BAZNAS memberikan berbagai bentuk bantuan, seperti pembangunan Masjid Cahaya Zakat, Balai Warga Serbaguna, ZCorner sebagai pusat kuliner, sentra kerajinan UMKM, hingga pembangunan unit rumah dengan total bantuan awal sebesar Rp4,7 miliar yang akan terus bertambah.
Peninjauan proyek ini dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Mensos RI Saifullah Yusuf. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina di lokasi, beberapa waktu lalu.
Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor, menjelaskan bahwa kawasan pesisir di Desa Eretan Kulon kerap mengalami banjir rob, yang mengancam hunian dan penghidupan masyarakat nelayan.
“BAZNAS akan berperan serta dalam pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu. Insya Allah kita akan membangun masjid senilai Rp2,1 miliar. Jadi nanti masjidnya di atas berdampingan dengan UMKM di bawah,” ungkapnya.
KIA Noor menambahkan, BAZNAS berencana memberikan Rumah Layak Huni BAZNAS senilai Rp1,9 miliar serta bantuan untuk UMKM sebesar Rp684 juta, yang semuanya ditujukan untuk mustahik.
“Insya Allah bantuan total sementara dari BAZNAS itu sebesar Rp4,7 miliar yang nanti akan berkembang. Tadi kami mendengar bangunan seperti ini tidak hanya disini tapi ditempat lain, jadi insya Allah BAZNAS akan selalu bersama Kementerian Sosial untuk memperhatikan nasib para Mustahik," ucap kiai Noor.
Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS dan Kemensos untuk mengoptimalkan dampak dari program-program kebaikan.
“Kami berharap, program ini dapat menjadi contoh sukses yang akan diikuti oleh wilayah-wilayah lain di Indonesia. Tentu harapan yang utama kami juga nantinya banyak mustahik-Mustahik yang menjadi Muzaki," harapnya.
Mensos RI Saifullah Yusuf menambahkan bahwa Kampung Nelayan Sejahtera akan mencakup 93 rumah tipe 36, dilengkapi fasilitas umum seperti balai warga, sarana olahraga, taman ramah anak, dan sentra UMKM.
“Kami mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga, dengan fokus pada pengelolaan ikan, seperti kerupuk ikan, bakso, dan dimsum. Pemberdayaan ini diharapkan dapat menopang perekonomian jangka panjang masyarakat setempat," kata Mensos.
Saifullah berharap pembangunan ini mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi para nelayan terdampak rob. Program ini merupakan hasil kolaborasi Kemensos, Pemerintah Kabupaten Indramayu, BAZNAS, dan Habitat for Humanity, dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI, kepada Bupati Indramayu, yang cekatan untuk menerima ajakan Kementrian Sosial. Beliau-beliau ini tanpa menolak, justru malah ingin kerja bersama, kerja bareng, kerja keroyokan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina turut menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, yang tidak hanya membantu membangun rumah, tetapi juga meningkatkan kemandirian warga.
“Rencana pembangunan ini diharapkan selesai pada akhir Januari 2025. Tentu untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, perlu diberikan bantuan berupa pelatihan bantuan berupa pelatihan serta modal usaha. Hal ini diharapkan dapat menyangga ekonomi keluarga secara berkelanjutan," harap Nina.
Turut hadir dalam kunjungan ini Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Sekjen Kemensos Robben Rico, serta sejumlah jajaran terkait.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro, (17/01)– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-24 dengan penuh syukur dan semangat baru. Acara ini dirangkai dengan tasyakuran pindah kantor baru BAZNAS Bojonegoro yang kini beralamat di Jalan Untung Suropati No. 39, Bojonegoro. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya sinergi dan dedikasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I.; Segenap Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro; Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Muji Martopo, S.H., Hum.; Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur; Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah, S.E., M.M.; Kepala Bidang Aset Daerah, Andi Panca Wardana, S.E., Ak., MMG; Pimpinan BSI, Chrisna Ariwijaya; Bapak Saifudin Idris, M.Pd.; Bapak Dr. H. Mundar Fahman, M.M.; serta staf BAZNAS Bojonegoro.
Acara diawali dengan Khotmil Qur’an, sebuah doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., yang menyampaikan rasa syukur dan harapan besar atas momen ini. “Pindahnya kantor baru ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak demi mendukung kesejahteraan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Bapak Muji Martopo, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas dedikasi dan kontribusinya terhadap masyarakat Bojonegoro. “BAZNAS telah menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat yang amanah. Dengan adanya kantor baru ini, saya yakin BAZNAS dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya,” ucapnya.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada lima anak yatim, simbol kepedulian dan komitmen BAZNAS untuk mendukung generasi penerus bangsa. Selain itu, diserahkan secara simbolis lima beasiswa Genius S1 sebagai wujud dukungan nyata BAZNAS dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Acara ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur, yang memohon keberkahan dan kelancaran atas perjalanan BAZNAS di masa depan.
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan potong tumpeng dan makan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan.
Dengan semangat HUT ke-24 dan suasana baru di kantor yang representatif, BAZNAS Bojonegoro optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung acara ini. Semoga BAZNAS terus menjadi lembaga yang terpercaya dan bermanfaat bagi umat.
BERITA17/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Bojonegoro, (16/01) – BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bojonegoro dengan bangga mengumumkan perpindahan kantor mereka ke lokasi baru yang beralamat di Jl. Untung Suropati No. 39. Perpindahan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Lokasi baru ini dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai dan berada di tempat yang lebih strategis, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.
Alasan Perpindahan KantorPerpindahan kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dilakukan berdasarkan pertimbangan berikut:1. Aksesibilitas yang Lebih Baik Lokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Bojonegoro.2. Fasilitas yang Memadai Kantor baru dilengkapi dengan ruang pelayanan yang luas, ruang rapat, serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung pelayanan yang maksimal.3. Peningkatan Kualitas Layanan Dengan lingkungan kerja yang lebih kondusif, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Keunggulan Lokasi BaruLokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:• Dekat dengan Pusat Kota: Lokasi strategis untuk mempermudah akses masyarakat.• Fasilitas Parkir Luas: Memberikan kenyamanan bagi pengunjung.• Lingkungan Nyaman: Suasana kondusif mendukung pelayanan yang optimal.
Harapan dan Dampak PositifDengan perpindahan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat:• Meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah.• Memperluas jangkauan program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.• Mempererat kerja sama dengan berbagai lembaga, seperti masjid, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat.
Informasi KontakBAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengundang masyarakat untuk mengunjungi kantor baru kami dengan rincian sebagai berikut:• Alamat: Jl. Untung Suropati No. 39, Bojonegoro• Jam Operasional: Senin – Jumat, pukul 08.00 – 16.00 WIB• Kontak: 0812-3995-6080 (WhatsApp) atau email ke [email protected]
Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia di kantor baru kami untuk bersama-sama membangun Bojonegoro yang lebih sejahtera melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kontak yang tersedia.
Humas BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
BERITA16/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Seorang petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berhasil memanen padi organik yang melimpah. Dengan memanfaatkan lahan seluas 0,4 hektar. Daman mampu mencapai hasil panen setara 6 ton per hektar.
Daman mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen padi organiknya. Karenanya, hasil panen padi organik yang didapatnya jauh lebih baik kualitas dan kuantitasnya dibandingkan panen sebelumnya. Dalam hal ini sistem budidaya tanaman organik memang memerlukan kerja ekstra. Namun hasil tidak membohongi proses, panen yang dihasilkan jauh lebih sehat dan bermanfaat.
Oleh karena itu, program binaan BAZNAS ini bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar lebih mandiri dan produktif. Melalui pendampingan intensif, petani dibekali teknik budidaya organik yang efektif dan berkelanjutan. Keberhasilan Daman menjadi bukti nyata dampak positif dari program ini.
Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kerja keras Daman dan petani lainnya yang terus berkomitmen menjalankan sistem pertanian organik. Pertanian organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai hasil pertanian. Dengan Keberhasilan panen tersebut diharapkan ke depan dapat menjadi contoh bagi petani lain di wilayah Sukabumi.
BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program budidaya padi organik ke desa-desa lain di Sukabumi. Langkah ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
BERITA13/01/2025 | Humas
Pendekatan Inovatif Jadi Strategi Penggalangan Dana Kebencanaan dari BAZNAS di ICONZ 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memaparkan pendekatan inovatif untuk penggalangan dana (fundraising) dalam membantu penanggulangan bencana di Indonesia. Strategi ini disampaikan oleh H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, dalam Plenary Session 3 Konferensi Zakat Internasional ke-8 (The 8th International Conference on Zakat/ICONZ) 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (17/12/2024).
Dalam paparannya, Rizaludin menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia sebagai negara yang kerap dilanda berbagai jenis bencana alam. "Indonesia ini terkenal dengan negara penuh bencana, ring of fire. Di sekitar kita ada hampir sepuluh macam bencana, baik itu kebakaran hutan, topan, banjir, gempa, badai, dan sebagainya. Itulah yang membuat Indonesia kuat menghadapi bencana, karena sangat akrab dengan bencana. Bicara soal sedekah kebencanaan, maka kita bicara bagaimana sedekah kebencanaan mampu membantu memulihkan masyarakat yang terdampak bencana dan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya.
Rizaludin menjelaskan bahwa dasar hukum untuk pengelolaan dana zakat dalam penanggulangan bencana telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 66 Tahun 2022. Fatwa ini mengatur bahwa harta zakat dapat digunakan untuk berbagai aspek terkait kebencanaan, termasuk edukasi, pendampingan, perencanaan, hingga rehabilitasi bencana.
"Ada fatwa MUI yang menjadi basis fundraising untuk kebencanaan ini, yaitu Fatwa MUI Nomor 66 Tahun 2022. Di situ disebutkan bahwa harta zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan kebencanaan dan masuk kepada asnaf fi sabilillah. Bahkan segala bentuk kepentingan pencegahan bencana, seperti biaya fasilitator, edukasi kebencanaan, pendampingan, perencanaan penanggulangan bencana, yang tidak dapat dipenuhi dari harta zakat, dapat dipenuhi dari dana infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," jelas Rizaludin.
Dalam sesi tersebut, Rizaludin juga menggarisbawahi pentingnya lembaga zakat seperti BAZNAS untuk memahami perspektif para muzakki terkait kebencanaan. Ia menyebut bahwa muzakki umumnya memperhatikan tiga hal utama dalam mendukung program kebencanaan. "Pertama, apakah programnya substantif; kedua, apakah programnya terlihat atau visible; dan ketiga, apakah pengelolaannya reputable. Ini penting di mata muzakki. Mereka akan menyalurkan dananya dengan melihat ketiga hal ini," terangnya.
Lebih lanjut, Rizaludin menekankan pentingnya reputasi lembaga zakat dalam menarik kepercayaan muzakki. "Dalam konteks reputasi, yang dilihat itu adalah pertama performance, kedua behavior, dan ketiga communication lembaganya. Tentang performance, itu kita bicara tentang tepat sasaran, programnya berkelanjutan, dampaknya terukur, dan efisiensi sumber daya. Terkait behavior, kita bicara tentang transparansi, akuntabilitas, dan etika. Sementara pada communication, ini bicara keterbukaan, responsivitas, dan koordinasi," papar Rizaludin.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga terkait untuk mengoptimalkan penanggulangan bencana. Menurutnya, upaya bersama ini tidak hanya diperlukan pada tahap tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan pascabencana dan mitigasi risiko jangka panjang.
"Kolaborasi nasional menjadi penting, karena bicara bencana tidak ada yang bisa menyelesaikannya sendiri. Maka kolaborasi seluruh komponen masyarakat, termasuk pemerintah, juga penting. Insyaallah kebaikan akan menjadi baik dan semakin baik bersama BAZNAS," tutupnya.
Melalui konferensi ini, BAZNAS RI terus menegaskan perannya sebagai lembaga zakat yang tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam memberikan solusi untuk isu-isu besar seperti penanggulangan bencana, dengan mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan kolaborasi.
BERITA23/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro
BOJONEGORO – Baznas Bojonegoro turut berpartisipasi pada peringatan Hari Ulang Tahun sekolah ke-38 SMPN 4 Bojonegoro, dengan memberikan bantuan tas sekolah kepada 50 siswa yang tergolong kurang mampu.
Hadir dalam acara tersebut Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Imam tabroni selaku staf pelaksana.
Bapak Wakhid Priyono mengucapkan selamat ulang tahun kepada SMP N 4 Bojonegoro. “Selamat ulang tahun SMP N 4 Bojonegoro! Semoga semakin jaya dan melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan membawa perubahan positif bagi bangsa.” ujarnya.
Sementara itu, Agus Sugianto,S,Pd selaku kepala sekolah SMP N 4 Bojonegoro menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap siswa-siswi kami. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka, terutama bagi siswa yang kurang mampu,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, mengaku sangat senang. “Saya sangat senang mendapat tas sekolah baru, tas saya yang lama sudah rusak. Terima kasih BAZNAS Bojonegoro” ungkapnya dengan riang.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan semangat belajar siswa-siswi SMP N 4 Bojonegoro semakin meningkat. Semoga kerjasama antara BAZNAS Bojonegoro dan SMP N 4 Bojonegoro dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA20/12/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Terima Kunjungan dan Sharing Program Kerja BAZNAS Kabupaten Tuban
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Tuban pada Kamis (19/12/2024). Pertemuan ini diadakan dalam rangka silaturahmi dan sharing program kerja yang dilakukan oleh BAZNAS Tuban untuk bersama-sama meningkatkan program-program penghimpunan dan pendistribusian zakat, dengan tujuan agar tata kelola zakat di BAZNAS Tuban maupun BAZNAS Bojonegoro bisa lebih optimal.
Hadir selaku tuan rumah, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I., Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Moch. Bakhtiar, M.Pd., Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian Kun Sucahyono, S.KM, M.MKes., Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan Drs. Tondo Wasito, M.Pd. Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Umum, dan seluruh staf pelaksana.
Sedangkan, dari pihak BAZNAS Kabupaten Tuban, hadir Ketua Ir. Agus Suryanto, MM., M.Agr. Seluruh Wakil Ketua, Satuan Audit Internal, dan seluruh staf pelaksana.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I. menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Tuban. “Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kunjungan ini. Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ajang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan zakat, serta dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan BAZNAS Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Tuban Ir. Agus Suryanto, MM., M.Agr, menjelaskan bahwa tujuan dari kedatangan BAZNAS Tuban ini adalah untuk silaturahmi dan bersama-sama meningkatkan pengelolaan zakat secara profesional dan transparan. “kami berharap bisa bertukar wawasan dan pengalaman sehingga bisa meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban” ujarnya.
Kunjungan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana kedua pihak saling bertukar informasi mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan zakat. Diskusi ini membahas berbagai aspek penting seperti mekanisme pengumpulan zakat, sistem pendistribusian yang efisien, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah berhasil dilaksanakan.
Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari kedua pihak, simbol dari komitmen untuk saling mendukung dalam pengembangan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA19/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga
Di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, terdapat kisah inspiratif dari Sumiati, seorang perempuan tangguh yang mengelola Warung Zmart. Warung ini bukan sekadar tempat berjualan, tetapi juga simbol perjuangan dan harapan. Melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sumiati berhasil menjadikan usahanya sebagai penopang utama perekonomian keluarganya. Dengan menjual berbagai kebutuhan harian, dari keripik singkong hingga peralatan rumah tangga, Sumiati memberikan kontribusi nyata bagi keluarganya sekaligus melayani kebutuhan masyarakat sekitar.
Sumiati memulai usahanya dengan penuh keterbatasan. Sebelum ada Warung Zmart, ia hanya mengandalkan pendapatan dari usaha kecil-kecilan yang belum mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, hidupnya berubah ketika ia menjadi salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Melalui program ini, Sumiati tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi juga pelatihan manajemen usaha yang membantunya meningkatkan keterampilan dalam mengelola bisnis.
“Alhamdulillah, sejak mendapatkan bantuan dari BAZNAS, warung saya semakin berkembang. Modal yang diberikan sangat membantu saya untuk menambah barang dagangan,” ungkap Sumiati dengan senyum penuh syukur.
Program Zmart adalah salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberdayakan mustahik (penerima zakat) agar lebih mandiri secara ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha, BAZNAS juga memberikan pendampingan intensif bagi para penerima manfaat. Pendekatan ini bertujuan agar usaha yang dikelola dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang.
Warung Zmart yang dikelola Sumiati kini menjadi salah satu pusat perbelanjaan favorit warga setempat. Dengan berbagai produk yang dijual, seperti keripik singkong, bahan pokok, hingga perlengkapan rumah tangga, warung ini mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau.
“Saya senang karena warung ini tidak hanya membantu saya, tapi juga memudahkan warga sekitar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Mereka tidak perlu pergi jauh ke pasar,” tambah Sumiati.
Meski sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan, perjalanan Sumiati dalam mengelola Warung Zmart tidak selalu mulus. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah persaingan dengan toko-toko modern yang menjamur di kawasan tersebut. Namun, Sumiati tidak menyerah. Dengan semangat pantang menyerah, ia terus berinovasi, mulai dari menambah variasi produk hingga memberikan layanan yang lebih ramah kepada pelanggan.
“Saya ingin warung ini terus berkembang dan bisa menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi keluarga. Selain itu, saya juga berharap bisa membantu orang lain yang membutuhkan, seperti saya dulu,” kata Sumiati penuh harap.
BAZNAS tidak hanya berhenti pada pemberian modal awal. Melalui program pendampingan, BAZNAS terus memonitor perkembangan usaha Sumiati dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapinya. Selain itu, BAZNAS juga menghubungkan Warung Zmart dengan jaringan distribusi barang yang lebih luas, sehingga Sumiati dapat memperoleh barang dagangan dengan harga yang lebih kompetitif.
Program seperti Zmart ini merupakan bukti nyata bagaimana zakat dapat berperan sebagai penggerak roda ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat secara produktif, mustahik seperti Sumiati dapat bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan.
Kisah Sumiati adalah salah satu contoh nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan. Melalui BAZNAS, umat Islam diajak untuk lebih peduli dan aktif berkontribusi dalam membantu sesama. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberdayakan sehingga mustahik dapat mandiri secara ekonomi.
Bagi Sumiati, Warung Zmart bukan hanya tentang mencari penghidupan, tetapi juga tentang memberikan manfaat bagi orang lain. “Saya berharap, apa yang saya lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Bahwa dengan kerja keras dan bantuan yang tepat, kita bisa bangkit dari kesulitan,” tutup Sumiati.
Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kisah Sumiati mengingatkan kita bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita salurkan melalui lembaga seperti BAZNAS dapat memberikan dampak yang luar biasa. Dengan mendukung program-program pemberdayaan seperti Zmart, kita tidak hanya membantu mustahik untuk bertahan hidup, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk berkembang dan menjadi lebih mandiri.
Mari terus berkontribusi dan mendukung program-program BAZNAS agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan mampu mengubah hidupnya seperti Sumiati. Semoga setiap amal yang kita lakukan menjadi keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.
BERITA17/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Implementasi Layanan Prima, Ombudsman Mengapresiasi BAZNAS RI dalam Pemberian Rekomendasi LAZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI atas langkah progresif mereka dalam meningkatkan pelayanan publik. Penghargaan ini diberikan atas penerapan layanan prima dalam proses pemberian rekomendasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BAZNAS memperoleh nilai 88,03 dengan Kategori A Predikat Kualitas Tertinggi (Zona Hijau) dalam proses Pelayanan Pemberian Rekomendasi LAZ.
Penghargaan ini disampaikan oleh Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan Ombudsman RI, Aat Sugihartati, di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (10/12/2024). Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat Lc. MA. CFRM., beserta jajaran.
Aat Sugihartati menyampaikan apresiasi atas peningkatan signifikan nilai kepatuhan BAZNAS. Menurutnya, hal ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pelayanan rekomendasi LAZ.
"Kami apresiasi karena dari lingkungan BAZNAS sendiri ada komitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan di lingkungan BAZNAS dengan menunjukkan hasil yang cukup signifikan nilainya," ujar Aat Sugihartati.
“Pelayanan prima yang diterapkan BAZNAS tidak hanya mendukung kemajuan lembaga, tetapi juga memberikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat,” tambahnya.
Aat menjelaskan bahwa penilaian kepatuhan oleh Ombudsman mencakup berbagai aspek, mulai dari pemenuhan standar pelayanan, pengelolaan pengaduan, sarana dan prasarana, hingga kompetensi pelaksana. Ombudsman juga memberi perhatian khusus pada layanan yang ramah bagi kelompok marginal dan rentan.
"Alhamdulillah BAZNAS tahun ini masuk zona hijau kategori A dengan kualitas tertinggi. Dari nilainya cukup meningkat dari tahun 2023 yang sebelumnya masuk kuning, sekarang meningkat menjadi 88 dari nilainya 73," jelasnya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat, mengungkapkan syukur atas prestasi yang diraih. Menurutnya, apresiasi ini merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS terus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
"Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat serta lembaga-lembaga amil zakat di seluruh Indonesia," ujar Achmad.
Melalui layanan prima, BAZNAS membuktikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya soal kewajiban agama, tetapi juga tanggung jawab sosial yang dijalankan secara profesional dan modern serta harus patuh pada aturan yang berlaku di Indonesia.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada Ombudsman hari ini BAZNAS mendapatkan Nilai 88,03 dengan Kategori A Predikat Kualitas Tertinggi (Zona Hijau). Ini merupakan salah satu hal yang patut kita syukuri," kata Kiai Ajat.
Achmad menambahkan bahwa prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI) juga didorong oleh BAZNAS agar diterapkan di seluruh BAZNAS daerah dan LAZ di seluruh Indonesia.
"Karena itu, melalui seluruh platform media apapun kami selalu menyampaikan hal itu. Bahkan ketika kami ingin merekomendasikan suatu LAZ, prinsip 3A senantiasa menjadi patokan. Kami memberitakan kepada masyarakat tentang syarat rukun proses perzakatan Indonesia. Termasuk rekomendasi LAZ, kami sampaikan syarat rukunnya supaya kita tertib aman dalam regulasi, aman dalam undang-undang negara," tuturnya.
BERITA15/12/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bojonegoro Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional.
Baznas Tanggap Darurat (BTB) Kabupaten Bojonegoro mengikuti Apel Kesiapsiagaan Baznas Tanggap Bencana Nasional di Lapangan Simpang Lima Semarang.
Rombongan berjumlah 20 orang tersebut berangkat dari Kantor Baznas Kabupaten Bojonegoro, Jumat (13/12/2024) pagi.
Hadir dalam acara tersebut,Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Dalam Sambutannya Wapres Gibran berpesan agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. "Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bagian dari keinginan masyarakat, terutama masyarakat agamis, agar BAZNAS membentuk relawan-relawan tanggap bencana.
"Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami," kata Kiai Noor.
"Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar," sambungnya.
Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB serta RSB 2024 bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penyaluran zakat untuk penanggulangan bencana di Indonesia, serta peran BAZNAS se-Indonesia dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Acara ini diikuti 5.000 personil kesiapsiagaan bencana.
BERITA13/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Pembinaan Intensif, Z Chicken Bojonegoro Berdaya
Bojonegoro – Program Z Chicken yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah berhasil memberdayakan sejumlah mustahik. Tidak hanya sebatas pemberian modal usaha, BAZNAS juga memberikan pendampingan intensif agar usaha Z Chicken yang dikelola mustahik dapat berkembang dengan baik.
Pembinaan mustahik yang diikuti 20 penerima manfaat program ZChiken dilaksanakan di aula kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro (04/12)
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I., Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan Drs. Tondo Wasito, M.Pd. Seluruh staf pelaksana dan relawan Baznas Bojonegoro.
Bapak Wakhid selaku ketua Baznas Bojonegoro berpesan untuk tidak lupa mnyisihkan hasil berjualannya untuk disedekahkan.
“Kunci sukses berdagang itu salah satunya adalah sedekah, jangan lupa nanti kalau berjualan hasilnya disisihkan untuk disedekahkan, walaupun sedikit tidak apa-apa, jangan takut untuk hilang atau berkurang, karena akan dilipat gandakan oleh Allah” pesannya.
Bapak Wakhid juga menambahkan untuk terus istiqomah dalam mempromosikan produk ZChiken
“Sekarang zamannya sudah maju, jadi promosi juga harus mulai mengikuti perkembangan zaman, bisa lewat Instagram, TikTok, Facebook dan lainya”
Keberhasilan program Z Chicken membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi permasalahan sosial ekonomi. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA04/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Baznas Bojonegoro Serahkan Bantuan Bedah Rumah, Warga Kini Miliki Hunian Layak
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada masyarakat yang membutuhkan hasil kerjasamadengan Baznas Provinsi Jawa Timur. Penerima manfaat kali ini adalah Suyanto Warga Desa Sumberrarum Kecamatan Ngraho, yang rumahnya membutuhkan perbaikan mendasar. (03/12/24)
Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni, agar penerima manfaat dapat menikmati kehidupan yang lebih nyaman dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS Bojonegoro dan BAZNAS Jatim berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga dan memastikan mereka tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng pihak terkait, termasuk pemerintah setempat untuk memastikan bahwa proses bedah rumah berjalan lancar dan tepat sasaran. Proyek ini melibatkan renovasi berbagai bagian rumah, seperti atap, dinding, dan lantai yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak.
Suyanto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterima. "Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli dengan kondisi saya," ungkapnya.
Selain rumah Suyanto Baznas Bojonegoro juga menyerahkan Bedah rumah untuk Ibu Kaseh salah satu warga Desa Gayam Kecamatan Gayam dan Ibu Ismiah warga Desa Tanjung Kecamatan Tambakrejo.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat, BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperluas program bedah rumah, yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro. Program ini juga sejalan dengan misi BAZNAS untuk memberdayakan umat melalui zakat dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
BERITA03/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Berdayakan Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro Salurkan Bantuan Gerobak di Kecamatan Bojonegoro dan Dander
BOJONEGORO – Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro kembali salurkan enam gerobak kepada pedagang di Kecamatan Kota, dan Dander. Penyerahan dilakasanakan pada rabu (02/12) bertempat kantor Baznas Kabupaten Bojonegoro, Jl Trunojoyo, No 07 Bojonegoro.
Hadir dalam acara penyaluran Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Bapak Kun Sucahyono selaku Wakil Ketua II Baznas Bojonegoro Bidang Pendistribusian, enam orang penerima manfaat dan staf Baznas Bojonegoro.
Enam penerima manfaat gerobak kali ini adalah Ibu Eli Niswatin (Ledokwetan), Ibu Mei Widiastuti (Sukorejo), Ibu Yanuri (Campurejo), Bapak Moh Agil (Ngrowo), Bapak Rodhi (Ngumpakdalem), dan Bapak Agus (Campurejo).
Bapak Wakhid selaku ketua Baznas Bojonegoro berpesan untuk tidak lupa mnyisihkan hasil berjualannya untuk disedekahkan.
“Kunci sukses berdagang itu salah satunya adalah sedekah, jangan lupa nanti kalau berjualan hasilnya disisihkan untuk disedekahkan, walaupun sedikit tidak apa-apa, jangan takut untuk hilang atau berkurang, karena akan dilipat gandakan oleh Allah” pesannya.
“Semoga dengan bantuan gerobak ini, para penerima bisa lebih meningkatkan omset penjualannya, sehingga ada peningkatan pemasukan untuk keluarga, dan saya mohon untuk gerobaknya dijaga baik-baik karena itu adalah alat panjenengan dalam memperoleh rezeki” tutupnya
Enam gerobak yang disalurkan kali ini adalah bantuan dari Baznas jawa Timur yang bekerja sama dengan Baznas Bojonegoro, selanjutnya masih banyak gerobak yang masih dalam proses penyaluran.
BERITA02/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Sinergi BAZNAS Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro: Kantor Baru untuk Optimalisasi Pelayanan Zakat
Bojonegoro, 25 November 2024 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat terpercaya. Kali ini, langkah besar ditempuh melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam merealisasikan pinjam pakai kantor bagi BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
Kantor yang berada di Jalan Untung Suropati (Ex. Mess Persibo) ini dirancang untuk menjadi pusat pelayanan zakat yang lebih modern dan representatif, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat kepada masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
Pemindahan kantor BAZNAS Bojonegoro tentunya bukan sekadar tanpa alasan. Melainkan, bertujuan untuk mengoptimalkan syiar Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat luas. Mengingat sebelumnya kantor BAZNAS yang berada di Jalan Trunojoyo 07, dinilai masih belum memiliki fasilitas yang memadahi.
Hal tersebut kemudian menjadi perhatian khusus bagi khalayak, terutama Bapak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Bapak PJ Bupati Kabupaten Bojonegoro yang bertindak cepat untuk meminjamkan aset Kantor yang layak dan representatif kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
Selain itu, gedung yang berlokasi strategis di jantung kota Bojonegoro ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti ruang pelayanan publik, ruang konsultasi muzakki, Mustahik serta pusat data zakat digital. Sehingga nantinya dapat memudahkan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam mensyiarkan Zakat, Infak dan Sedekah.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diwakili oleh Bapak Andi beserta Ibu Dheny, dalam lawatan survei gedung baru tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS dan Pemkab Bojonegoro. “Pembangunan kantor ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendukung BAZNAS untuk semakin optimal melayani masyarakat. Dengan sinergi ini, kami berharap penyaluran zakat di Bojonegoro semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan,” ungkapnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menambahkan bahwa kantor baru ini akan menjadi simbol semangat baru bagi BAZNAS dalam menjalankan amanah umat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas dukungan penuh dalam mewujudkan fasilitas ini. Insya Allah, dengan kantor baru ini, pelayanan zakat akan lebih profesional, transparan, dan menjangkau lebih banyak mustahik,” ujarnya.
Walaupun calon kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro insyaallah baru ditempati pada awal Januari 2025, namun sinergitas yang terjalin erat antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memaksimalkan pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat.
Melalui kantor baru ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap pengumpulan ZIS semakin meningkat, sehingga dapat memberikan korelasi positif guna pemberdayaan mustahik yang lebih optimal untuk menciptakan keberkahan dan kemakmuran.
BERITA25/11/2024 | Mada Martha Deansyah
Sinergi, Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro Berikan Bedah Rumah Kepada 10 Mustahik Senilai 200 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah sebesar Rp. 20.000.000 kepada 10 mustahik, yang diserahkan secara simbolis di Kantor Kecamatan Baureno, Sabtu (23/11/2024).
Hadir pada acara penyerahan Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I selaku Wakil Ketua II Baznas Jawa Timur, Drs H. Wakhid Priyono M.HI selaku Ketua Baznas Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP.MM selaku Camat Baureno dan para mustahik penerima bantuan renovasi rumah layak huni.
"Program Rumah Layak Huni ini diberikan kepada mustahik senilai 20 juta. Renovasi rumah kami harapkan agar mustahik bisa memiliki rumah yang nyaman untuk ditinggali, untuk proses renovasinya, nanti bisa berkolaborasi dengan pihak kecamatan maupun desa sehingga bisa lebih maksimal." terang Wakil Ketua II Baznas Jatim Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I
"Program- program BAZNAS Jawa Timur yang berkolaborasi dengan BAZNAS Bojonegoro juga banyak, seperti bantuan ternak, alat kerja produktif dan masih banyak lagi. diharapkan dengan berjalannya program ini dapat membantu perekonomian mustahik agar mereka dapat menjadi muzakki suatu saat nanti. Adapun pembagian program BAZNAS terdiri dari 40% konsumtif dan 60% produktif" tambahnya
Ketua Baznas Bojonegoro mengucapkan terimakasih kepada Baznas Jawa Timur sinergi dalam berbagai program dengan Baznas Bojonegoro selama ini
"Program BAZNAS Bojonegoro ada lima salah satunya hari ini Bojonegoro Filantropis yang berkolaborasi dengan BAZNAS Jatim renovasi rumah layak huni, selain itu, dibidang pendidikan BAZNAS minggu ini sudah menyalurkan beasiswa pendidikan sebesar 400jt kepada siswa SD dan SMP." terangnya.
"Terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Bojonegoro yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan semoga berkah." ucap Camat Baureno Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP.MM
Pada penyerahan simbolis ini turut hadir Kepala Desa setempat yang mendampingi warganya menerima bantuan, Sepuluh bantuan renovasi rumah layak huni ini disebar merata di beberapa kecamatan Bojonegoro
BERITA23/11/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro Salurkan Bantuan Gerobak di Kecamatan Ngraho
BOJONEGORO – Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro kembali salurkan tiga gerobak kepada pedagang di Kecamatan Ngraho untuk meningkatkan ekonomi. Penyerahan dilakasanakan pada rabu (20/11) bertempat di Aula MWC NU Ngraho
Hadir dalam acara penyaluran Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Bapak Kun Sucahyono selaku Wakil Ketua II Baznas Bojonegoro Bidang Pendistribusian, perwakilan MWC NU ngraho, tiga orang penerima manfaat dan staf Baznas Bojonegoro.
Penerima manfaat gerobak adalah Ibu Rumlah yang berjualan bubur, Bapak Mohammad Sofi’I yang berjualan bakso dan Bapak Ali Mahmudi yang berjualan es.
Bapak Kun selaku wakil ketua II Bidang Pendistribusian berpesan untuk tidak lupa mnyisihkan hasil berjualannya untuk disedekahkan.
“Jangan lupa nanti kalu berjualan hasilnya sedikit disisihkan untuk disedekahkan, jangan takut untuk hilang atau berkurang, karena akan dilipat gandakan oleh Allah” pesannya.
“Semoga dengan bantuan gerobak ini, para penerima bisa lebih meningkatkan omset penjualannya, sehingga ada peningkatan pemasukan untuk keluarga,” tutupnya
Tiga gerobak yang telah disalurkan adalah bantuan dari Baznas jawa Timur yang bekerja sama dengan Baznas Bojonegoro, selanjutnya masih banyak gerobak yang masih dalam proses penyaluran.
BERITA20/11/2024 | Mada Martha Deansyah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bojonegoro.
Lihat Daftar Rekening →