WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Safari Santunan Anak Yatim di Kecamatan Bubulan

Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali melanjutkan rangkaian kegiatan santunan anak yatim bertajuk “Lebaran Anak Yatim”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 09 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dari wilayah Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Bubulan. Program ini menjadi bagian dari safari santunan anak yatim yang sebelumnya telah dimulai di Halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada 27 Juni 2026.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, santunan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral kepada anak-anak yatim.

“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka merasa disayangi dan didukung,” ujar Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Dana yang terkumpul dapat disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar kepedulian yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat Bojonegoro,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bubulan, Ahmad Nurul Komari, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim yang digelar di wilayah Kecamatan Bubulan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi positif antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah kecamatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim, khususnya dari Kecamatan Bubulan dan Kecamatan Ngraho. Kegiatan ini sangat berarti karena memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak kita,” ungkap Ahmad Nurul Komari, SE., MM.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Pemerintah kecamatan siap mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.

09/07/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
Kolaborasi BAZNAS Bojonegoro dengan UPZ Kemenag Bojonegoro Salurkan 300 Santunan untuk anak yatim dan disabilitas

Sebanyak 250 anak yatim dan 50 disabilitas menerima santunan dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang berkolaborasi dengan UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam rangka Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah. 

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kemenag pada Selasa, (30 Juni 2026). Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Bojonegoro, Kepala Kemenag Bojonegoro dan juga turut hadir pula ketua UPZ Kemenag Bojonegoro dan segenap tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari BAZNAS Bojonegoro bersama UPZ Kemenag yang menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Ketua BAZNAS Bojonegoro Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui momentum bulan Muharram.

Terpisah, Kepala Kemenag Bojonegoro Dr. Amanulloh, S.Ag., M.HI. mengungkapkan, bulan Muharram merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperbanyak amal sosial.

Acara santunan ini mengundang 250 anak yatim dan 50 disabilitas. Adapun total santunan yang di salurkan mencapai 90 juta. Dengan rincian per penerima mendapatkan uang tunai sebesar 300 ribu rupiah.

30/06/2026 | Kontributor: Rahayu Lestari Putri
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Muharam 1448 H

Bojonegoro - BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan diikuti oleh 50 anak yatim.

Acara berlangsung dengan hangat dan khidmat. Sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan tausiyah, kemudian penyerahan santunan secara simbolis kepada para penerima manfaat.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terhadap anak-anak yatim. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Proyono, M.HI., menyampaikan bahwa peringatan Lebaran Anak Yatim bukan hanya kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan anak-anak yatim.

“Anak-anak yatim merupakan amanah yang harus kita perhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan agar mereka tetap semangat dalam belajar, beribadah, serta meraih cita-cita. Semoga santunan ini membawa keberkahan bagi para penerima dan menjadi amal kebaikan bagi para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS,” ujar Wakhid Proyono.

Sekretaris MUI Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas langkah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai program sosial seperti ini sangat penting karena langsung menyentuh masyarakat, terutama anak-anak yatim.

“Islam memberikan perhatian besar kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari ajaran kasih sayang, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan,” tutur H. Ali Musthofa.

Melalui peringatan Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong kepedulian bersama terhadap sesama.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan. Dengan pengelolaan tersebut, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

27/06/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
Kolaborasi BAZNAS Bojonegoro dan BAZNAS Jawa Timur: Beasiswa Digelontorkan Serentak di Tiga Sekolah

Bojonegoro – BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program beasiswa bagi pelajar. Kali ini, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama strategis dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dengan menyasar tiga lembaga pendidikan di Kabupaten Bojonegoro, yaitu MA Bahrul Ulum Kepohbaru, MA Al Rosyid Bojonegoro, dan SMK Negeri 1 Dander Bojonegoro.

Program pendistribusian beasiswa ini dilaksanakan secara serentak di ketiga lokasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara BAZNAS tingkat kabupaten dan provinsi dalam memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari upaya sistematis dalam membangun generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam pelaksanaannya, proses penyaluran beasiswa dilakukan melalui tahapan asesmen yang ketat dan terukur. Tim dari BAZNAS bersama pihak sekolah melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima, mulai dari latar belakang ekonomi, kondisi keluarga, hingga prestasi akademik siswa. Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran serta mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan para penerima.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang harus disalurkan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Program beasiswa ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat belajar yang tinggi. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas dalam program pendistribusian BAZNAS, karena diyakini mampu menjadi jalan keluar dalam memutus rantai kemiskinan.

“Dengan pendidikan yang baik, kita berharap para penerima beasiswa ini dapat meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan, bahkan menjadi bagian dari generasi yang kelak turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, H. Kun Sucahyono, S.KM., M.MKes., menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap proses penyaluran bantuan.

“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari asesmen hingga pendistribusian, berjalan secara transparan dan akuntabel. Sinergi dengan pihak sekolah sangat penting, karena mereka yang paling memahami kondisi dan kebutuhan siswa secara langsung,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi akan terus dilakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan efektivitas program.

“Kami berharap beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para siswa untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka, serta menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita,” tambahnya.

Pihak sekolah pun menyambut baik program ini dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS terhadap dunia pendidikan. Para siswa penerima beasiswa tampak antusias dan merasa terbantu dengan adanya program ini, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan seperti biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan penunjang lainnya.

Melalui program kolaboratif ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, khususnya dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.

27/04/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar OASE Bersama KDS Mall, 50 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dan Belanja Bahagia

Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menghadirkan program kepedulian sosial melalui kegiatan OASE (Orang Tua Asuh Sehari) dengan menggandeng KDS Mall Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa menerima santunan sebesar Rp350.000 per anak yang diwujudkan dalam bentuk belanja bersama serta ditutup dengan buka puasa bersama pada Senin, 02 Maret 2026.

Kegiatan yang digelar di hall room KDS Mall ini berlangsung penuh kehangatan serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan mereka, mulai dari perlengkapan sekolah hingga pakaian. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat para anak didampingi relawan dan panitia berkeliling pusat perbelanjaan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa program OASE merupakan bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi kebaikan antara lembaga zakat dan dunia usaha.

“Program OASE ini bukan hanya tentang santunan, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Kami ingin mereka merasakan kasih sayang, perhatian, serta pengalaman berharga yang mungkin jarang mereka dapatkan. Terima kasih kepada KDS Mall Bojonegoro yang telah menjadi mitra kebaikan dalam program ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Pimpinan Manajemen KDS Mall Bojonegoro, Titus Willy Goenadi, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kegiatan mulia ini. KDS Mall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ingin hadir sebagai ruang berbagi dan memberi manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Semoga kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus berbagi,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Tawa dan senyum anak-anak menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana.

Salah satu orang tua mustahik, Surtinah, ibu dari salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan KDS Mall. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya sangat senang bisa memilih sendiri kebutuhannya dan merasakan suasana berbuka bersama. Semoga semua yang terlibat mendapatkan balasan kebaikan dari Allah,” tuturnya haru.

Melalui kegiatan OASE ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membangun kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Bojonegoro.

02/03/2026 | Kontributor: Bagus Novianto

Berita Terbaru

BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI menginisiasi pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini dirancang untuk membantu 93 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana rob. BAZNAS memberikan berbagai bentuk bantuan, seperti pembangunan Masjid Cahaya Zakat, Balai Warga Serbaguna, ZCorner sebagai pusat kuliner, sentra kerajinan UMKM, hingga pembangunan unit rumah dengan total bantuan awal sebesar Rp4,7 miliar yang akan terus bertambah. Peninjauan proyek ini dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Mensos RI Saifullah Yusuf. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina di lokasi, beberapa waktu lalu. Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor, menjelaskan bahwa kawasan pesisir di Desa Eretan Kulon kerap mengalami banjir rob, yang mengancam hunian dan penghidupan masyarakat nelayan. “BAZNAS akan berperan serta dalam pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu. Insya Allah kita akan membangun masjid senilai Rp2,1 miliar. Jadi nanti masjidnya di atas berdampingan dengan UMKM di bawah,” ungkapnya. KIA Noor menambahkan, BAZNAS berencana memberikan Rumah Layak Huni BAZNAS senilai Rp1,9 miliar serta bantuan untuk UMKM sebesar Rp684 juta, yang semuanya ditujukan untuk mustahik. “Insya Allah bantuan total sementara dari BAZNAS itu sebesar Rp4,7 miliar yang nanti akan berkembang. Tadi kami mendengar bangunan seperti ini tidak hanya disini tapi ditempat lain, jadi insya Allah BAZNAS akan selalu bersama Kementerian Sosial untuk memperhatikan nasib para Mustahik," ucap kiai Noor. Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS dan Kemensos untuk mengoptimalkan dampak dari program-program kebaikan. “Kami berharap, program ini dapat menjadi contoh sukses yang akan diikuti oleh wilayah-wilayah lain di Indonesia. Tentu harapan yang utama kami juga nantinya banyak mustahik-Mustahik yang menjadi Muzaki," harapnya. Mensos RI Saifullah Yusuf menambahkan bahwa Kampung Nelayan Sejahtera akan mencakup 93 rumah tipe 36, dilengkapi fasilitas umum seperti balai warga, sarana olahraga, taman ramah anak, dan sentra UMKM. “Kami mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga, dengan fokus pada pengelolaan ikan, seperti kerupuk ikan, bakso, dan dimsum. Pemberdayaan ini diharapkan dapat menopang perekonomian jangka panjang masyarakat setempat," kata Mensos. Saifullah berharap pembangunan ini mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi para nelayan terdampak rob. Program ini merupakan hasil kolaborasi Kemensos, Pemerintah Kabupaten Indramayu, BAZNAS, dan Habitat for Humanity, dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI, kepada Bupati Indramayu, yang cekatan untuk menerima ajakan Kementrian Sosial. Beliau-beliau ini tanpa menolak, justru malah ingin kerja bersama, kerja bareng, kerja keroyokan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya. Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina turut menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, yang tidak hanya membantu membangun rumah, tetapi juga meningkatkan kemandirian warga. “Rencana pembangunan ini diharapkan selesai pada akhir Januari 2025. Tentu untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, perlu diberikan bantuan berupa pelatihan bantuan berupa pelatihan serta modal usaha. Hal ini diharapkan dapat menyangga ekonomi keluarga secara berkelanjutan," harap Nina. Turut hadir dalam kunjungan ini Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Sekjen Kemensos Robben Rico, serta sejumlah jajaran terkait.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro, (17/01)– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-24 dengan penuh syukur dan semangat baru. Acara ini dirangkai dengan tasyakuran pindah kantor baru BAZNAS Bojonegoro yang kini beralamat di Jalan Untung Suropati No. 39, Bojonegoro. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya sinergi dan dedikasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I.; Segenap Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro; Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Muji Martopo, S.H., Hum.; Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur; Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah, S.E., M.M.; Kepala Bidang Aset Daerah, Andi Panca Wardana, S.E., Ak., MMG; Pimpinan BSI, Chrisna Ariwijaya; Bapak Saifudin Idris, M.Pd.; Bapak Dr. H. Mundar Fahman, M.M.; serta staf BAZNAS Bojonegoro. Acara diawali dengan Khotmil Qur’an, sebuah doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., yang menyampaikan rasa syukur dan harapan besar atas momen ini. “Pindahnya kantor baru ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak demi mendukung kesejahteraan umat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Bapak Muji Martopo, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas dedikasi dan kontribusinya terhadap masyarakat Bojonegoro. “BAZNAS telah menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat yang amanah. Dengan adanya kantor baru ini, saya yakin BAZNAS dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya,” ucapnya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada lima anak yatim, simbol kepedulian dan komitmen BAZNAS untuk mendukung generasi penerus bangsa. Selain itu, diserahkan secara simbolis lima beasiswa Genius S1 sebagai wujud dukungan nyata BAZNAS dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Acara ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur, yang memohon keberkahan dan kelancaran atas perjalanan BAZNAS di masa depan. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan potong tumpeng dan makan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Dengan semangat HUT ke-24 dan suasana baru di kantor yang representatif, BAZNAS Bojonegoro optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung acara ini. Semoga BAZNAS terus menjadi lembaga yang terpercaya dan bermanfaat bagi umat.
BERITA17/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Bojonegoro, (16/01) – BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bojonegoro dengan bangga mengumumkan perpindahan kantor mereka ke lokasi baru yang beralamat di Jl. Untung Suropati No. 39. Perpindahan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Lokasi baru ini dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai dan berada di tempat yang lebih strategis, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat. Alasan Perpindahan KantorPerpindahan kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dilakukan berdasarkan pertimbangan berikut:1. Aksesibilitas yang Lebih Baik Lokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Bojonegoro.2. Fasilitas yang Memadai Kantor baru dilengkapi dengan ruang pelayanan yang luas, ruang rapat, serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung pelayanan yang maksimal.3. Peningkatan Kualitas Layanan Dengan lingkungan kerja yang lebih kondusif, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Keunggulan Lokasi BaruLokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:• Dekat dengan Pusat Kota: Lokasi strategis untuk mempermudah akses masyarakat.• Fasilitas Parkir Luas: Memberikan kenyamanan bagi pengunjung.• Lingkungan Nyaman: Suasana kondusif mendukung pelayanan yang optimal. Harapan dan Dampak PositifDengan perpindahan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat:• Meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah.• Memperluas jangkauan program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.• Mempererat kerja sama dengan berbagai lembaga, seperti masjid, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat. Informasi KontakBAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengundang masyarakat untuk mengunjungi kantor baru kami dengan rincian sebagai berikut:• Alamat: Jl. Untung Suropati No. 39, Bojonegoro• Jam Operasional: Senin – Jumat, pukul 08.00 – 16.00 WIB• Kontak: 0812-3995-6080 (WhatsApp) atau email ke [email protected] Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia di kantor baru kami untuk bersama-sama membangun Bojonegoro yang lebih sejahtera melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kontak yang tersedia. Humas BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
BERITA16/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Seorang petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berhasil memanen padi organik yang melimpah. Dengan memanfaatkan lahan seluas 0,4 hektar. Daman mampu mencapai hasil panen setara 6 ton per hektar. Daman mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen padi organiknya. Karenanya, hasil panen padi organik yang didapatnya jauh lebih baik kualitas dan kuantitasnya dibandingkan panen sebelumnya. Dalam hal ini sistem budidaya tanaman organik memang memerlukan kerja ekstra. Namun hasil tidak membohongi proses, panen yang dihasilkan jauh lebih sehat dan bermanfaat. Oleh karena itu, program binaan BAZNAS ini bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar lebih mandiri dan produktif. Melalui pendampingan intensif, petani dibekali teknik budidaya organik yang efektif dan berkelanjutan. Keberhasilan Daman menjadi bukti nyata dampak positif dari program ini. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kerja keras Daman dan petani lainnya yang terus berkomitmen menjalankan sistem pertanian organik. Pertanian organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai hasil pertanian. Dengan Keberhasilan panen tersebut diharapkan ke depan dapat menjadi contoh bagi petani lain di wilayah Sukabumi. BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program budidaya padi organik ke desa-desa lain di Sukabumi. Langkah ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
BERITA13/01/2025 | Humas
Pendekatan Inovatif Jadi Strategi Penggalangan Dana Kebencanaan dari BAZNAS di ICONZ 2024
Pendekatan Inovatif Jadi Strategi Penggalangan Dana Kebencanaan dari BAZNAS di ICONZ 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memaparkan pendekatan inovatif untuk penggalangan dana (fundraising) dalam membantu penanggulangan bencana di Indonesia. Strategi ini disampaikan oleh H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, dalam Plenary Session 3 Konferensi Zakat Internasional ke-8 (The 8th International Conference on Zakat/ICONZ) 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (17/12/2024). Dalam paparannya, Rizaludin menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia sebagai negara yang kerap dilanda berbagai jenis bencana alam. "Indonesia ini terkenal dengan negara penuh bencana, ring of fire. Di sekitar kita ada hampir sepuluh macam bencana, baik itu kebakaran hutan, topan, banjir, gempa, badai, dan sebagainya. Itulah yang membuat Indonesia kuat menghadapi bencana, karena sangat akrab dengan bencana. Bicara soal sedekah kebencanaan, maka kita bicara bagaimana sedekah kebencanaan mampu membantu memulihkan masyarakat yang terdampak bencana dan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya. Rizaludin menjelaskan bahwa dasar hukum untuk pengelolaan dana zakat dalam penanggulangan bencana telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 66 Tahun 2022. Fatwa ini mengatur bahwa harta zakat dapat digunakan untuk berbagai aspek terkait kebencanaan, termasuk edukasi, pendampingan, perencanaan, hingga rehabilitasi bencana. "Ada fatwa MUI yang menjadi basis fundraising untuk kebencanaan ini, yaitu Fatwa MUI Nomor 66 Tahun 2022. Di situ disebutkan bahwa harta zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan kebencanaan dan masuk kepada asnaf fi sabilillah. Bahkan segala bentuk kepentingan pencegahan bencana, seperti biaya fasilitator, edukasi kebencanaan, pendampingan, perencanaan penanggulangan bencana, yang tidak dapat dipenuhi dari harta zakat, dapat dipenuhi dari dana infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," jelas Rizaludin. Dalam sesi tersebut, Rizaludin juga menggarisbawahi pentingnya lembaga zakat seperti BAZNAS untuk memahami perspektif para muzakki terkait kebencanaan. Ia menyebut bahwa muzakki umumnya memperhatikan tiga hal utama dalam mendukung program kebencanaan. "Pertama, apakah programnya substantif; kedua, apakah programnya terlihat atau visible; dan ketiga, apakah pengelolaannya reputable. Ini penting di mata muzakki. Mereka akan menyalurkan dananya dengan melihat ketiga hal ini," terangnya. Lebih lanjut, Rizaludin menekankan pentingnya reputasi lembaga zakat dalam menarik kepercayaan muzakki. "Dalam konteks reputasi, yang dilihat itu adalah pertama performance, kedua behavior, dan ketiga communication lembaganya. Tentang performance, itu kita bicara tentang tepat sasaran, programnya berkelanjutan, dampaknya terukur, dan efisiensi sumber daya. Terkait behavior, kita bicara tentang transparansi, akuntabilitas, dan etika. Sementara pada communication, ini bicara keterbukaan, responsivitas, dan koordinasi," papar Rizaludin. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga terkait untuk mengoptimalkan penanggulangan bencana. Menurutnya, upaya bersama ini tidak hanya diperlukan pada tahap tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan pascabencana dan mitigasi risiko jangka panjang. "Kolaborasi nasional menjadi penting, karena bicara bencana tidak ada yang bisa menyelesaikannya sendiri. Maka kolaborasi seluruh komponen masyarakat, termasuk pemerintah, juga penting. Insyaallah kebaikan akan menjadi baik dan semakin baik bersama BAZNAS," tutupnya. Melalui konferensi ini, BAZNAS RI terus menegaskan perannya sebagai lembaga zakat yang tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam memberikan solusi untuk isu-isu besar seperti penanggulangan bencana, dengan mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan kolaborasi.
BERITA23/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro BOJONEGORO – Baznas Bojonegoro turut berpartisipasi pada peringatan Hari Ulang Tahun sekolah ke-38 SMPN 4 Bojonegoro, dengan memberikan bantuan tas sekolah kepada 50 siswa yang tergolong kurang mampu. Hadir dalam acara tersebut Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Imam tabroni selaku staf pelaksana. Bapak Wakhid Priyono mengucapkan selamat ulang tahun kepada SMP N 4 Bojonegoro. “Selamat ulang tahun SMP N 4 Bojonegoro! Semoga semakin jaya dan melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan membawa perubahan positif bagi bangsa.” ujarnya. Sementara itu, Agus Sugianto,S,Pd selaku kepala sekolah SMP N 4 Bojonegoro menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap siswa-siswi kami. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka, terutama bagi siswa yang kurang mampu,” ujarnya. Salah satu penerima bantuan, mengaku sangat senang. “Saya sangat senang mendapat tas sekolah baru, tas saya yang lama sudah rusak. Terima kasih BAZNAS Bojonegoro” ungkapnya dengan riang. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan semangat belajar siswa-siswi SMP N 4 Bojonegoro semakin meningkat. Semoga kerjasama antara BAZNAS Bojonegoro dan SMP N 4 Bojonegoro dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA20/12/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Terima Kunjungan dan Sharing Program Kerja BAZNAS Kabupaten Tuban
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Terima Kunjungan dan Sharing Program Kerja BAZNAS Kabupaten Tuban
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Tuban pada Kamis (19/12/2024). Pertemuan ini diadakan dalam rangka silaturahmi dan sharing program kerja yang dilakukan oleh BAZNAS Tuban untuk bersama-sama meningkatkan program-program penghimpunan dan pendistribusian zakat, dengan tujuan agar tata kelola zakat di BAZNAS Tuban maupun BAZNAS Bojonegoro bisa lebih optimal. Hadir selaku tuan rumah, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I., Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Moch. Bakhtiar, M.Pd., Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian Kun Sucahyono, S.KM, M.MKes., Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan Drs. Tondo Wasito, M.Pd. Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Umum, dan seluruh staf pelaksana. Sedangkan, dari pihak BAZNAS Kabupaten Tuban, hadir Ketua Ir. Agus Suryanto, MM., M.Agr. Seluruh Wakil Ketua, Satuan Audit Internal, dan seluruh staf pelaksana. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I. menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Tuban. “Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kunjungan ini. Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ajang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan zakat, serta dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan BAZNAS Kabupaten Tuban,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Tuban Ir. Agus Suryanto, MM., M.Agr, menjelaskan bahwa tujuan dari kedatangan BAZNAS Tuban ini adalah untuk silaturahmi dan bersama-sama meningkatkan pengelolaan zakat secara profesional dan transparan. “kami berharap bisa bertukar wawasan dan pengalaman sehingga bisa meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban” ujarnya. Kunjungan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana kedua pihak saling bertukar informasi mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan zakat. Diskusi ini membahas berbagai aspek penting seperti mekanisme pengumpulan zakat, sistem pendistribusian yang efisien, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah berhasil dilaksanakan. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari kedua pihak, simbol dari komitmen untuk saling mendukung dalam pengembangan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA19/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga
Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga
Di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, terdapat kisah inspiratif dari Sumiati, seorang perempuan tangguh yang mengelola Warung Zmart. Warung ini bukan sekadar tempat berjualan, tetapi juga simbol perjuangan dan harapan. Melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sumiati berhasil menjadikan usahanya sebagai penopang utama perekonomian keluarganya. Dengan menjual berbagai kebutuhan harian, dari keripik singkong hingga peralatan rumah tangga, Sumiati memberikan kontribusi nyata bagi keluarganya sekaligus melayani kebutuhan masyarakat sekitar. Sumiati memulai usahanya dengan penuh keterbatasan. Sebelum ada Warung Zmart, ia hanya mengandalkan pendapatan dari usaha kecil-kecilan yang belum mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, hidupnya berubah ketika ia menjadi salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Melalui program ini, Sumiati tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi juga pelatihan manajemen usaha yang membantunya meningkatkan keterampilan dalam mengelola bisnis. “Alhamdulillah, sejak mendapatkan bantuan dari BAZNAS, warung saya semakin berkembang. Modal yang diberikan sangat membantu saya untuk menambah barang dagangan,” ungkap Sumiati dengan senyum penuh syukur. Program Zmart adalah salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberdayakan mustahik (penerima zakat) agar lebih mandiri secara ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha, BAZNAS juga memberikan pendampingan intensif bagi para penerima manfaat. Pendekatan ini bertujuan agar usaha yang dikelola dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang. Warung Zmart yang dikelola Sumiati kini menjadi salah satu pusat perbelanjaan favorit warga setempat. Dengan berbagai produk yang dijual, seperti keripik singkong, bahan pokok, hingga perlengkapan rumah tangga, warung ini mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau. “Saya senang karena warung ini tidak hanya membantu saya, tapi juga memudahkan warga sekitar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Mereka tidak perlu pergi jauh ke pasar,” tambah Sumiati. Meski sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan, perjalanan Sumiati dalam mengelola Warung Zmart tidak selalu mulus. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah persaingan dengan toko-toko modern yang menjamur di kawasan tersebut. Namun, Sumiati tidak menyerah. Dengan semangat pantang menyerah, ia terus berinovasi, mulai dari menambah variasi produk hingga memberikan layanan yang lebih ramah kepada pelanggan. “Saya ingin warung ini terus berkembang dan bisa menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi keluarga. Selain itu, saya juga berharap bisa membantu orang lain yang membutuhkan, seperti saya dulu,” kata Sumiati penuh harap. BAZNAS tidak hanya berhenti pada pemberian modal awal. Melalui program pendampingan, BAZNAS terus memonitor perkembangan usaha Sumiati dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapinya. Selain itu, BAZNAS juga menghubungkan Warung Zmart dengan jaringan distribusi barang yang lebih luas, sehingga Sumiati dapat memperoleh barang dagangan dengan harga yang lebih kompetitif. Program seperti Zmart ini merupakan bukti nyata bagaimana zakat dapat berperan sebagai penggerak roda ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat secara produktif, mustahik seperti Sumiati dapat bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan. Kisah Sumiati adalah salah satu contoh nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan. Melalui BAZNAS, umat Islam diajak untuk lebih peduli dan aktif berkontribusi dalam membantu sesama. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberdayakan sehingga mustahik dapat mandiri secara ekonomi. Bagi Sumiati, Warung Zmart bukan hanya tentang mencari penghidupan, tetapi juga tentang memberikan manfaat bagi orang lain. “Saya berharap, apa yang saya lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Bahwa dengan kerja keras dan bantuan yang tepat, kita bisa bangkit dari kesulitan,” tutup Sumiati. Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kisah Sumiati mengingatkan kita bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita salurkan melalui lembaga seperti BAZNAS dapat memberikan dampak yang luar biasa. Dengan mendukung program-program pemberdayaan seperti Zmart, kita tidak hanya membantu mustahik untuk bertahan hidup, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk berkembang dan menjadi lebih mandiri. Mari terus berkontribusi dan mendukung program-program BAZNAS agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan mampu mengubah hidupnya seperti Sumiati. Semoga setiap amal yang kita lakukan menjadi keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.
BERITA17/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Implementasi Layanan Prima, Ombudsman Mengapresiasi BAZNAS RI dalam Pemberian Rekomendasi LAZ
Implementasi Layanan Prima, Ombudsman Mengapresiasi BAZNAS RI dalam Pemberian Rekomendasi LAZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI atas langkah progresif mereka dalam meningkatkan pelayanan publik. Penghargaan ini diberikan atas penerapan layanan prima dalam proses pemberian rekomendasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ). BAZNAS memperoleh nilai 88,03 dengan Kategori A Predikat Kualitas Tertinggi (Zona Hijau) dalam proses Pelayanan Pemberian Rekomendasi LAZ. Penghargaan ini disampaikan oleh Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan Ombudsman RI, Aat Sugihartati, di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (10/12/2024). Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat Lc. MA. CFRM., beserta jajaran. Aat Sugihartati menyampaikan apresiasi atas peningkatan signifikan nilai kepatuhan BAZNAS. Menurutnya, hal ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pelayanan rekomendasi LAZ. "Kami apresiasi karena dari lingkungan BAZNAS sendiri ada komitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan di lingkungan BAZNAS dengan menunjukkan hasil yang cukup signifikan nilainya," ujar Aat Sugihartati. “Pelayanan prima yang diterapkan BAZNAS tidak hanya mendukung kemajuan lembaga, tetapi juga memberikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat,” tambahnya. Aat menjelaskan bahwa penilaian kepatuhan oleh Ombudsman mencakup berbagai aspek, mulai dari pemenuhan standar pelayanan, pengelolaan pengaduan, sarana dan prasarana, hingga kompetensi pelaksana. Ombudsman juga memberi perhatian khusus pada layanan yang ramah bagi kelompok marginal dan rentan. "Alhamdulillah BAZNAS tahun ini masuk zona hijau kategori A dengan kualitas tertinggi. Dari nilainya cukup meningkat dari tahun 2023 yang sebelumnya masuk kuning, sekarang meningkat menjadi 88 dari nilainya 73," jelasnya. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat, mengungkapkan syukur atas prestasi yang diraih. Menurutnya, apresiasi ini merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS terus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. "Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat serta lembaga-lembaga amil zakat di seluruh Indonesia," ujar Achmad. Melalui layanan prima, BAZNAS membuktikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya soal kewajiban agama, tetapi juga tanggung jawab sosial yang dijalankan secara profesional dan modern serta harus patuh pada aturan yang berlaku di Indonesia. "Alhamdulillah, terima kasih kepada Ombudsman hari ini BAZNAS mendapatkan Nilai 88,03 dengan Kategori A Predikat Kualitas Tertinggi (Zona Hijau). Ini merupakan salah satu hal yang patut kita syukuri," kata Kiai Ajat. Achmad menambahkan bahwa prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI) juga didorong oleh BAZNAS agar diterapkan di seluruh BAZNAS daerah dan LAZ di seluruh Indonesia. "Karena itu, melalui seluruh platform media apapun kami selalu menyampaikan hal itu. Bahkan ketika kami ingin merekomendasikan suatu LAZ, prinsip 3A senantiasa menjadi patokan. Kami memberitakan kepada masyarakat tentang syarat rukun proses perzakatan Indonesia. Termasuk rekomendasi LAZ, kami sampaikan syarat rukunnya supaya kita tertib aman dalam regulasi, aman dalam undang-undang negara," tuturnya.
BERITA15/12/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bojonegoro Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional.
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bojonegoro Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional.
Baznas Tanggap Darurat (BTB) Kabupaten Bojonegoro mengikuti Apel Kesiapsiagaan Baznas Tanggap Bencana Nasional di Lapangan Simpang Lima Semarang. Rombongan berjumlah 20 orang tersebut berangkat dari Kantor Baznas Kabupaten Bojonegoro, Jumat (13/12/2024) pagi. Hadir dalam acara tersebut,Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Dalam Sambutannya Wapres Gibran berpesan agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. "Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia," katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bagian dari keinginan masyarakat, terutama masyarakat agamis, agar BAZNAS membentuk relawan-relawan tanggap bencana. "Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami," kata Kiai Noor. "Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar," sambungnya. Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB serta RSB 2024 bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penyaluran zakat untuk penanggulangan bencana di Indonesia, serta peran BAZNAS se-Indonesia dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Acara ini diikuti 5.000 personil kesiapsiagaan bencana.
BERITA13/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Pembinaan Intensif, Z Chicken Bojonegoro Berdaya
Pembinaan Intensif, Z Chicken Bojonegoro Berdaya
Bojonegoro – Program Z Chicken yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah berhasil memberdayakan sejumlah mustahik. Tidak hanya sebatas pemberian modal usaha, BAZNAS juga memberikan pendampingan intensif agar usaha Z Chicken yang dikelola mustahik dapat berkembang dengan baik. Pembinaan mustahik yang diikuti 20 penerima manfaat program ZChiken dilaksanakan di aula kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro (04/12) Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I., Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan Drs. Tondo Wasito, M.Pd. Seluruh staf pelaksana dan relawan Baznas Bojonegoro. Bapak Wakhid selaku ketua Baznas Bojonegoro berpesan untuk tidak lupa mnyisihkan hasil berjualannya untuk disedekahkan. “Kunci sukses berdagang itu salah satunya adalah sedekah, jangan lupa nanti kalau berjualan hasilnya disisihkan untuk disedekahkan, walaupun sedikit tidak apa-apa, jangan takut untuk hilang atau berkurang, karena akan dilipat gandakan oleh Allah” pesannya. Bapak Wakhid juga menambahkan untuk terus istiqomah dalam mempromosikan produk ZChiken “Sekarang zamannya sudah maju, jadi promosi juga harus mulai mengikuti perkembangan zaman, bisa lewat Instagram, TikTok, Facebook dan lainya” Keberhasilan program Z Chicken membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi permasalahan sosial ekonomi. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA04/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Baznas Bojonegoro Serahkan Bantuan Bedah Rumah, Warga Kini Miliki Hunian Layak
Baznas Bojonegoro Serahkan Bantuan Bedah Rumah, Warga Kini Miliki Hunian Layak
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada masyarakat yang membutuhkan hasil kerjasamadengan Baznas Provinsi Jawa Timur. Penerima manfaat kali ini adalah Suyanto Warga Desa Sumberrarum Kecamatan Ngraho, yang rumahnya membutuhkan perbaikan mendasar. (03/12/24) Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni, agar penerima manfaat dapat menikmati kehidupan yang lebih nyaman dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS Bojonegoro dan BAZNAS Jatim berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga dan memastikan mereka tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman. Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng pihak terkait, termasuk pemerintah setempat untuk memastikan bahwa proses bedah rumah berjalan lancar dan tepat sasaran. Proyek ini melibatkan renovasi berbagai bagian rumah, seperti atap, dinding, dan lantai yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak. Suyanto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterima. "Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli dengan kondisi saya," ungkapnya. Selain rumah Suyanto Baznas Bojonegoro juga menyerahkan Bedah rumah untuk Ibu Kaseh salah satu warga Desa Gayam Kecamatan Gayam dan Ibu Ismiah warga Desa Tanjung Kecamatan Tambakrejo. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat, BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperluas program bedah rumah, yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro. Program ini juga sejalan dengan misi BAZNAS untuk memberdayakan umat melalui zakat dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
BERITA03/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Berdayakan Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro Salurkan Bantuan Gerobak di Kecamatan Bojonegoro dan Dander
Berdayakan Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro Salurkan Bantuan Gerobak di Kecamatan Bojonegoro dan Dander
BOJONEGORO – Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro kembali salurkan enam gerobak kepada pedagang di Kecamatan Kota, dan Dander. Penyerahan dilakasanakan pada rabu (02/12) bertempat kantor Baznas Kabupaten Bojonegoro, Jl Trunojoyo, No 07 Bojonegoro. Hadir dalam acara penyaluran Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Bapak Kun Sucahyono selaku Wakil Ketua II Baznas Bojonegoro Bidang Pendistribusian, enam orang penerima manfaat dan staf Baznas Bojonegoro. Enam penerima manfaat gerobak kali ini adalah Ibu Eli Niswatin (Ledokwetan), Ibu Mei Widiastuti (Sukorejo), Ibu Yanuri (Campurejo), Bapak Moh Agil (Ngrowo), Bapak Rodhi (Ngumpakdalem), dan Bapak Agus (Campurejo). Bapak Wakhid selaku ketua Baznas Bojonegoro berpesan untuk tidak lupa mnyisihkan hasil berjualannya untuk disedekahkan. “Kunci sukses berdagang itu salah satunya adalah sedekah, jangan lupa nanti kalau berjualan hasilnya disisihkan untuk disedekahkan, walaupun sedikit tidak apa-apa, jangan takut untuk hilang atau berkurang, karena akan dilipat gandakan oleh Allah” pesannya. “Semoga dengan bantuan gerobak ini, para penerima bisa lebih meningkatkan omset penjualannya, sehingga ada peningkatan pemasukan untuk keluarga, dan saya mohon untuk gerobaknya dijaga baik-baik karena itu adalah alat panjenengan dalam memperoleh rezeki” tutupnya Enam gerobak yang disalurkan kali ini adalah bantuan dari Baznas jawa Timur yang bekerja sama dengan Baznas Bojonegoro, selanjutnya masih banyak gerobak yang masih dalam proses penyaluran.
BERITA02/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Sinergi BAZNAS Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro: Kantor Baru untuk Optimalisasi Pelayanan Zakat
Sinergi BAZNAS Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro: Kantor Baru untuk Optimalisasi Pelayanan Zakat
Bojonegoro, 25 November 2024 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat terpercaya. Kali ini, langkah besar ditempuh melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam merealisasikan pinjam pakai kantor bagi BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Kantor yang berada di Jalan Untung Suropati (Ex. Mess Persibo) ini dirancang untuk menjadi pusat pelayanan zakat yang lebih modern dan representatif, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat kepada masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Pemindahan kantor BAZNAS Bojonegoro tentunya bukan sekadar tanpa alasan. Melainkan, bertujuan untuk mengoptimalkan syiar Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat luas. Mengingat sebelumnya kantor BAZNAS yang berada di Jalan Trunojoyo 07, dinilai masih belum memiliki fasilitas yang memadahi. Hal tersebut kemudian menjadi perhatian khusus bagi khalayak, terutama Bapak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Bapak PJ Bupati Kabupaten Bojonegoro yang bertindak cepat untuk meminjamkan aset Kantor yang layak dan representatif kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, gedung yang berlokasi strategis di jantung kota Bojonegoro ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti ruang pelayanan publik, ruang konsultasi muzakki, Mustahik serta pusat data zakat digital. Sehingga nantinya dapat memudahkan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam mensyiarkan Zakat, Infak dan Sedekah. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diwakili oleh Bapak Andi beserta Ibu Dheny, dalam lawatan survei gedung baru tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS dan Pemkab Bojonegoro. “Pembangunan kantor ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendukung BAZNAS untuk semakin optimal melayani masyarakat. Dengan sinergi ini, kami berharap penyaluran zakat di Bojonegoro semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menambahkan bahwa kantor baru ini akan menjadi simbol semangat baru bagi BAZNAS dalam menjalankan amanah umat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas dukungan penuh dalam mewujudkan fasilitas ini. Insya Allah, dengan kantor baru ini, pelayanan zakat akan lebih profesional, transparan, dan menjangkau lebih banyak mustahik,” ujarnya. Walaupun calon kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro insyaallah baru ditempati pada awal Januari 2025, namun sinergitas yang terjalin erat antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memaksimalkan pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat. Melalui kantor baru ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap pengumpulan ZIS semakin meningkat, sehingga dapat memberikan korelasi positif guna pemberdayaan mustahik yang lebih optimal untuk menciptakan keberkahan dan kemakmuran.
BERITA25/11/2024 | Mada Martha Deansyah
Sinergi, Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro Berikan Bedah Rumah Kepada 10 Mustahik Senilai 200 Juta
Sinergi, Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro Berikan Bedah Rumah Kepada 10 Mustahik Senilai 200 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah sebesar Rp. 20.000.000 kepada 10 mustahik, yang diserahkan secara simbolis di Kantor Kecamatan Baureno, Sabtu (23/11/2024). Hadir pada acara penyerahan Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I selaku Wakil Ketua II Baznas Jawa Timur, Drs H. Wakhid Priyono M.HI selaku Ketua Baznas Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP.MM selaku Camat Baureno dan para mustahik penerima bantuan renovasi rumah layak huni. "Program Rumah Layak Huni ini diberikan kepada mustahik senilai 20 juta. Renovasi rumah kami harapkan agar mustahik bisa memiliki rumah yang nyaman untuk ditinggali, untuk proses renovasinya, nanti bisa berkolaborasi dengan pihak kecamatan maupun desa sehingga bisa lebih maksimal." terang Wakil Ketua II Baznas Jatim Drs. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I "Program- program BAZNAS Jawa Timur yang berkolaborasi dengan BAZNAS Bojonegoro juga banyak, seperti bantuan ternak, alat kerja produktif dan masih banyak lagi. diharapkan dengan berjalannya program ini dapat membantu perekonomian mustahik agar mereka dapat menjadi muzakki suatu saat nanti. Adapun pembagian program BAZNAS terdiri dari 40% konsumtif dan 60% produktif" tambahnya Ketua Baznas Bojonegoro mengucapkan terimakasih kepada Baznas Jawa Timur sinergi dalam berbagai program dengan Baznas Bojonegoro selama ini "Program BAZNAS Bojonegoro ada lima salah satunya hari ini Bojonegoro Filantropis yang berkolaborasi dengan BAZNAS Jatim renovasi rumah layak huni, selain itu, dibidang pendidikan BAZNAS minggu ini sudah menyalurkan beasiswa pendidikan sebesar 400jt kepada siswa SD dan SMP." terangnya. "Terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Bojonegoro yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan semoga berkah." ucap Camat Baureno Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP.MM Pada penyerahan simbolis ini turut hadir Kepala Desa setempat yang mendampingi warganya menerima bantuan, Sepuluh bantuan renovasi rumah layak huni ini disebar merata di beberapa kecamatan Bojonegoro
BERITA23/11/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro Salurkan Bantuan Gerobak di Kecamatan Ngraho
BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Bojonegoro Salurkan Bantuan Gerobak di Kecamatan Ngraho
BOJONEGORO – Baznas Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro kembali salurkan tiga gerobak kepada pedagang di Kecamatan Ngraho untuk meningkatkan ekonomi. Penyerahan dilakasanakan pada rabu (20/11) bertempat di Aula MWC NU Ngraho Hadir dalam acara penyaluran Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Bapak Kun Sucahyono selaku Wakil Ketua II Baznas Bojonegoro Bidang Pendistribusian, perwakilan MWC NU ngraho, tiga orang penerima manfaat dan staf Baznas Bojonegoro. Penerima manfaat gerobak adalah Ibu Rumlah yang berjualan bubur, Bapak Mohammad Sofi’I yang berjualan bakso dan Bapak Ali Mahmudi yang berjualan es. Bapak Kun selaku wakil ketua II Bidang Pendistribusian berpesan untuk tidak lupa mnyisihkan hasil berjualannya untuk disedekahkan. “Jangan lupa nanti kalu berjualan hasilnya sedikit disisihkan untuk disedekahkan, jangan takut untuk hilang atau berkurang, karena akan dilipat gandakan oleh Allah” pesannya. “Semoga dengan bantuan gerobak ini, para penerima bisa lebih meningkatkan omset penjualannya, sehingga ada peningkatan pemasukan untuk keluarga,” tutupnya Tiga gerobak yang telah disalurkan adalah bantuan dari Baznas jawa Timur yang bekerja sama dengan Baznas Bojonegoro, selanjutnya masih banyak gerobak yang masih dalam proses penyaluran.
BERITA20/11/2024 | Mada Martha Deansyah
Wujudkan Indonesia Emas, BAZNAS Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius SD dan SMP Tahap Kedua.
Wujudkan Indonesia Emas, BAZNAS Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius SD dan SMP Tahap Kedua.
Pada Selasa (19/11) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali salurkan bantuan Beasiswa Genius Ketegori SD dan SMP tahap kedua yang dilaksanakan secara simbolis di SMP Negeri 1 Kalitidu Turut hadir dalam Penyerahan tersebut Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Bapak Kun Sucahyono selaku Wakil Ketua II Baznas Bojonegoro Bidang Pendistribusian, Bapak Ibu Guru dan Siswa-siswi penerima Beasiswa Genius yang berasal dari SD dan SMP. Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Bojonegoro untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi para pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan beasiswa ini, diharapkan para siswa dapat lebih fokus dalam belajar tanpa harus terbebani oleh masalah biaya. Bapak Kun selaku wakil ketua II Bidang Pendistribusian berpesan untuk memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya, terutama untuk kebutuhan sekolah. “jangan lupa untuk memanfaatkan beasiswanya, belikan kebutuhan sekolah atau membayar biaya sekolah jangan dibelikan yang lainnya, semoga bermanfaat dan belajar yang rajin.” Selanjutnya Baznas Bojonegoro bekerja sama dengan sekolah terkait untuk dalam penyalurannya, Penyaluran ini adalah tahap kedua setelah pada bulan juni lalu disalurkan unuk tahap pertama. Semoga Beasiswa genius untuk SD dan SMP ini bisa bermanfaat dan digunakan untuk kepentingan siswa-siswi penerima, sehingga mereka bisa terus belajar sampai jenjang tertinggi.
BERITA19/11/2024 | Mada Martha Deansyah
Santunan Fakir dari BAZNAS Jatim Beri Bantuan Hidup Bagi Mbah Darsih
Santunan Fakir dari BAZNAS Jatim Beri Bantuan Hidup Bagi Mbah Darsih
Santunan Fakir dari BAZNAS Jatim Beri Bantuan Hidup Bagi Mbah Darsih Hidup dalam keterbatasan dan kesendirian di usia senja adalah kenyataan pahit yang dialami oleh Mbah Darsih, seorang lansia fakir yang tinggal di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Di usianya yang menginjak 85 tahun, Mbah Darsih harus menghadapi kenyataan hidup sebatang kara, tanpa anak yang merawatnya, dan kondisi kesehatan yang terus menurun. Mbah Darsih adalah penerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Melalui program santunan fakir, BAZNAS Jatim memberikan bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan sepanjang hayat kepada Mbah Darsih. Bantuan ini sangat berarti bagi Mbah Darsih, yang tidak memiliki penghasilan tetap dan bergantung pada belas kasih orang lain untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Program bantuan BAZNAS Jatim ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membawa harapan dan rasa aman bagi para lansia fakir yang hidup sendirian. Program ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS Jatim untuk memberikan perlindungan sosial kepada mereka yang paling membutuhkan.
BERITA29/10/2024 | Mada Martha Deansyah
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Bojonegoro Berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Timur Salurkan Ternak Kambing.
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Bojonegoro Berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Timur Salurkan Ternak Kambing.
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Bojonegoro Berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Timur Salurkan Ternak Kambing. Bojonegoro (29/10). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro meresmikan program kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Balai Ternak “Barokah Farm” di kecamatan Balen Program tersebut diresmikan langsung olah Ketua Baznas Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI didampingi oleh Wakil Ketua II Baznas Bojonegoro Bidang Pendistribusian Kun Sucahyono, S.KM, M.MKes. Alhamdulillah, hari ini, Selasa 29 Oktober 2024 telah diserah terimakan bantuan dari BAZNAS Jatim kolaborasi dengan BAZNAS Kab. Bojonegoro berupa budidaya kambing untuk 10 orang mustahiq masing-masing 3 ekor kambing”. Ujar Bapak Wakhid kepada media Baznas Bojonegoro. Lebih lanjut, Bapak Kun berpesan untuk menjaga dan merawat ternaknya dengan sungguh-sungguh sehingga bisa memberikan kemanfaatan dan menunjang perekonomian mustahiq. “Semoga manfaat dan berokah, saya titip untuk ternaknya di rawat dan dijaga betul-betul, biar memperoleh manfaat dan yang maksimal, aamiin.
BERITA29/10/2024 | Mada Martha Deansyah
Baznas Kabupaten Bojonegoro Ikut mensukseskan Rapat Koordinasi Daerah Baznas Se-Jawa Timur 2024 Baznas Jatim Award 2024
Baznas Kabupaten Bojonegoro Ikut mensukseskan Rapat Koordinasi Daerah Baznas Se-Jawa Timur 2024 Baznas Jatim Award 2024
Batu, 23-25 Oktober 2024 Bertempat di Golden Tulip Resort Kota Batu, Baznas Provinsi Jawa Timur beserta seluruh Baznas Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Timur turut hadir, meramaikan serta mensukseskan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Se-Jawa Timur 2024 dan Baznas Jatim Award 2024 tidak terkecuali Baznas Kabupaten Bojonegoro. Mulai dari Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro Bapak Drs.Wakhid Priyono,M.HI, Wakil Ketua I Bapak Moch.Bakhtiar,M.Pd, Wakil Ketua II Bapak Kun Sucahyono,S.KM,M.MKes, Wakil Ketua III Bapak Drs.Tondo Wasito,M.Pd, serta Wakil Ketua IV Bapak Ibnu Khakim,M.HI semua hadir berbarengan dari Kabupaten Bojonegoro Menuju Kota Batu. Serangkaian acara dimulai pada hari Rabu pukul 14.00 WIB dengan Sambutan oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Bapak Prof.Dr.KH.Ali Maschan Moesa,M.Si dalam sambutannya menyampaikan "Rakorda ini diharapkan menjadi ajang atau wadah Harmonisasi antara Baznas, Kemenag dan Kesra di tingkat Kabupaten/Kota serta mencontoh berbagai upaya peningkatan ZIS dan sinergitas yang sudah dicapai atau dilakukan oleh Baznas Jatim". Berbarengan dengan Sambutan oleh Bapak PJ Gubernur Jawa Timur Bapak Adi Karyono,A.Ks,M.AP yang juga turut hadir serta ikut melaunching Program Z-Auto Baznas Jatim “Yang pertama, saya mengapresiasi Rakorda ini, karena memang saya menilai ini kelasnya bukan seperti Rakorda. Tetapi sudah layaknya Rakornas. Dan insyaallah di Rakorda ini akan membahas terkait kelembagaan, target dan program lainnya dan yang paling akurat membantu Jawa Timur,” ujar Adhy, ditemui usai pembukaan acara. "Program Z Auto ini sangat relevan melihat kondisi di lapangan, di mana kendaraan bermotor sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat. Dengan adanya program ini, kami membantu masyarakat yang memiliki potensi di bidang mekanik dan servis kendaraan bermotor,” lanjut Adhy. Turut hadir juga Pimpinan Baznas RI Pembina Wilayah Baznas Jawa Timur Drs.CAJ Kol (Purn) Nur Chamdani dalam sambutannya beliau menyampaikan "Pentingnya Standarisasi dan Peningkatan Kapasitas Amil untuk Kemajuan Baznas, Serta beliau mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan netralitas dalam momentum pemilihan kepala daerah serentak termasuk di Jawa Timur" . Selanjutnya Rakorda Baznas Se-Jawa Timur tahun 2024 dan Baznas Jatim Award 2024 akan ditutup dengan Sidang Pleno atau Keputusan yang akan disepakati oleh semua segenap Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur.
BERITA24/10/2024 | Bayu Jaya Noor Arisma
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bojonegoro.

Lihat Daftar Rekening →