WhatsApp Icon
Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri

Bojonegoro — Harapan baru kini menyelimuti kehidupan Sri Nur Hanik, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Setelah lama hidup dengan keterbatasan akibat amputasi kaki karena kecelakaan, Sri Nur Hanik akhirnya dapat kembali melangkah berkat bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum menerima bantuan tersebut, Sri Nur Hanik mengaku mengalami masa-masa sulit. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk berjalan membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Bahkan, ia sempat merasa hampir putus asa karena tidak mampu beraktivitas secara mandiri seperti sebelumnya.

Namun keadaan berubah setelah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan kesehatan berupa kaki palsu. Bantuan ini menjadi titik balik yang menghadirkan semangat dan harapan baru dalam hidupnya.

“Alhamdulillah, sekarang saya punya harapan lagi untuk bisa beraktivitas. Terima kasih BAZNAS, terima kasih para muzaki,” ungkap Sri Nur Hanik penuh haru.

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kun Sucahyono, S.KM.Mkes. menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini merupakan bagian dari program BAZNAS pada bidang kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu para mustahik yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat kembali berdaya dan menjalani kehidupan dengan lebih layak.

“Program bantuan kaki palsu ini bersumber dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, dan disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menumbuhkan semangat untuk kembali beraktivitas,” jelasnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, sekaligus menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

30/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bantuan Pengembangan Usaha sebagai upaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan tersebut diberikan kepada Riya Iliyana, warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki usaha pembuatan roti dan donat.

Dalam program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin oven guna menunjang proses produksi usaha agar lebih optimal, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha yang telah dijalankan sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.H.I, menyampaikan bahwa “Bantuan ini adalah bentuk komitmen kami atas amanah yang diberikan oleh para muzakki, untuk disalurkan kembali melalui program peningkatan pendapatan ekonomi mustahik. Harapannya, mustahik dapat semakin berdaya, mandiri, dan pada akhirnya zakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar beliau.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan berzakat, kita turut berperan dalam memberdayakan ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan bersama.

29/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro

BojonegoroBAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan memberdayakan masyarakat melalui penyaluran bantuan kursi roda serta santunan kepada fakir miskin. Bantuan tersebut disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.

Bantuan kursi roda diberikan kepada mustahik yang mengalami keterbatasan mobilitas, sementara santunan disalurkan kepada fakir miskin guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Bantuan kursi roda dan santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mustahik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu mustahik penerima bantuan kursi roda, Sutarmi (42) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari saya. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan keberkahan,” ungkapnya dengan haru.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta memastikan bahwa zakat benar-benar hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik di Kabupaten Bojonegoro.

18/12/2025 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti

Bojonegoro — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan implementasi nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti.

“Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, kami ingin memastikan bahwa nilai pengabdian dan kepedulian sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan penguatan keadilan sosial.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.HI, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan santunan sebagai cerminan nilai pengabdian aparatur Kementerian Agama kepada umat.

“Hari Amal Bakti bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi pengabdian. Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melalui kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus hadir secara nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat terus berlanjut dan diperluas dalam berbagai program sosial-keagamaan yang berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Hari Amal Bakti dengan aksi nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kabupaten Bojonegoro.

18/12/2025 | Kontributor: Bagus Novianto
Baznas Kabupaten Bojonegoro Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Santri

Bojonegoro — Baznas Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada 30 santri di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di tingkat desa. Bantuan yang diberikan berupa mukena, sarung, dan peci, yang diserahkan langsung kepada para santri melalui perwakilan lembaga pendidikan setempat.

 

Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan implementasi pendayagunaan zakat untuk mendukung kegiatan keagamaan para santri.

“Kami berharap bantuan ini dapat menunjang kenyamanan santri dalam beribadah serta menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu agama. Baznas berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Perwakilan guru, Nyunarwati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dari Baznas Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar santri.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu para santri. Semoga menjadi berkah bagi semuanya dan mendorong mereka untuk lebih rajin beribadah dan belajar,” ungkapnya.

 

Dengan adanya bantuan ini, Baznas Kabupaten Bojonegoro berharap peran lembaga zakat semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan.

03/12/2025 | Kontributor: TABRONI

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Selenggarakan Buka Bersama dan Santunan  Anak Yatim dan Dhuafa
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Selenggarakan Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bojonegoro selenggarakan kegiatan buka bersama dan santunan bersama 305 anak yatim dan duafa di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri pada Minggu, (9/4/2023). Turut hadir dalam kegiatan Kepala Kemenag Bojonegoro yang diwakili oleh Bapak Dr. M.Abdullah Hafiz, M. HI, Ketua Baznas Bojonegoro Bapak Dr. Nurul Huda, M. Hi, Pimpinan Pertamina EP Cepu zona 12 Bapak Edy Purnomo, Rektor Unugiri Bapak Jauharul Ma'arif, M. Pd. I, beserta jajaran dan dinas terkait lainnya. Kegiatan buka bersama dan santunan bersama anak yatim dan duafa ini merupakan program dari Bojonegoro Filantropis Baznas Kabupaten Bojonegoro. Program ini memiliki orientasi pada penanaman kesadaran berbagi menjadi gaya hidup masyarakat Bojonegoro. Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro Bapak Dr. Nurul Huda, M. HI menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim dan dhuafa. Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa, Baznas Bojonegoro telah mendapatkan audit eksternal dan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. "Baznas Bojonegoro itu harus aman secara syar'i dan aman secara regulasi," jelasnya. Tidak hanya itu, Ia juga menjelaskan bahwa Baznas bukan cuma persoalan regulasi, namun juga persoalan regulasi. "Mudah-mudahan dengan dua ini, Baznas akan aman secara syar'i regulasi dan aman jika penjenjangan semua menitipkan zakatnya disini," jelasnya. Kepala Kemenag Bojonegoro yang dalam hal ini diwakili oleh Kapala Zakat dan Wakaf Kemenag Bojonegoro Bapak Dr. M. Abdullah Hafiz, M. HI dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi zakat di Kabupaten Bojonegoro luar biasa, yaitu lebih dari 10 miliar, dan jika bisa digali dan diberdayakan dengan baik akan sangat bermanfaat sekali. "Sholat selalu disandingkan dengan zakat, karena dimensi illahiyah, hubungan baik dengan Allah ini tidak akan sempurna kalau tidak disertai dengan dimensi sosial, yaitu membayar zakat," terang Bapak Hafiz. Dalam pelaksanaannya, kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan, kemudian penyerahan santunan secara simbolis bersama 20 peserta dan diakhiri dengan buka bersama. Sebagai bentuk hiburan, di sela waktu menunggu waktu berbuka puasa, peserta dihibur dengan tampilan cerita dongeng oleh kak Shofi. (Tn)
BERITA09/04/2023 | Taufik Naufal
BAZNAS Kab Bojonegoro Ajak Belanja Anak Yatim dan Dhuafa Melalui Program OASE
BAZNAS Kab Bojonegoro Ajak Belanja Anak Yatim dan Dhuafa Melalui Program OASE
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, Baznas Bojonegoro bekerja sama dengan KDS Supermarket Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan orang tua asuh sehari atau disingkat OASE. Kegiatan tersebut dilaksanakan di KDS Supermarket pada hari Rabu (5/4/2023). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Agus Sholahudin Shidiq, M.HI, Wakil Ketua 4 Bidang Adm, SDM dan Umum Agus Purwanto, SE, Pemilik KDS Titus Willy dan Jajarannya. Mewakili Ketua Baznas Bojonegoro Dr Nurul Huda, M.HI, Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Agus Sholahudin Shidiq menjelaskan bahwa kegiatan OASE bersama KDS Bojonegoro ini adalah kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya, yang di tahun ini adalah untuk yang kelima kalinya. "Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa, karena apa yang disampaikan kepada adik-adik adalah dana dari mustahik atau donatur, termasuk KDS juga," jelas Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Agus Sholahudin Shidiq. Kegiatan OASE tahun ini mengajak sejumlah 70 anak yatim piatu dan duafa untuk mendapatkan bingkisan dari Baznas Bojonegoro. Dalam rangkaiannya, kegiatan dimulai pukul 15.30 WIB dan dilanjutkan dengan berbelanja kebutuhan peserta dengan didampingi oleh para relawan. Setelah berbelanja, peserta kegiatan dihibur dengan kegiatan ice breaking, dan dilanjut dengan sambutan oleh Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Agus Sholahudin Shidiq. Kegiatan OASE tersebut ditutup dengan berbuka puasa dan foto bersama.
BERITA05/04/2023 | Taufik Naufal
Telah dibuka Pendaftaran Relawan Fundraising Ramadhan 1444 H BAZNAS Bojonegoro
Telah dibuka Pendaftaran Relawan Fundraising Ramadhan 1444 H BAZNAS Bojonegoro
Telah dibuka pendaftaran relawan fundraising ramadhan 1444 H Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bojonegoro. Benefit yang akan diperoleh relawan fundraising ramadhan BAZNAS Bojonegoro antara lain Intensif Relasi Sertifikat Syarat dan Ketentuan 1. Muslim 2. Sehat jasmani dan Rohani 3. Usia Max 35 tahun 4. Pendidikan Minimal SMA/MA/SMK Sederajat 5. Memiliki skill komunikatif, ulet, dan kreatif 6. Jujur, disiplin, bertanggung jawab 7. Mampu berkomunikasi dengan baik (lisan dan tulisan) Pendaftaran dibuka tanggal 14-20 maret 2023 Link Pendaftaran : https://bit.ly/relawanbaznasbjn1444h Informasi selengkapnya hubungi Call Center BAZNAS Kabupaten Bojonegoro WA: https://wa.me/6281239956080 Email: [email protected] Instagram : baznasbojonegoro Facebook : Baznas Bojonegoro http://www.baznasbojonegoro.com https://kabbojonegoro.baznas.go.id./
BERITA13/03/2023 | BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Badan Amil Zakat Nasional Luncurkan  Program Z Chiken Untuk 30 Mustahik  di Kabupaten Bojonegoro
Badan Amil Zakat Nasional Luncurkan Program Z Chiken Untuk 30 Mustahik di Kabupaten Bojonegoro
Senin (06/03/23) Badan Ambil Zakat Nasional menyalurkan program ZChicken yang dilaksanakan di Bakorwil Bojonegoro. Acara Program ini dihadiri oleh Bapak Perwakilan Bupati Bojonegoro Moch Chosim, S.H., M.M, Bapak Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhammad Mahdum, Bapak Debuti I Bidang Pengumpulan BAZNAS M. Arifin Purwakananta, Bapak Wakil Ketua IV BAZNAS Nasional Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Khusnul Huluq, Bapak Ketua BAZNAS Bojonegoro Dr. Nurul Huda, M.H.I, Bapak wakil ketua I BAZNAS Bojonegoro Agus Sholahudin Shidiq, M.H.I , Bapak wakil ketua II BAZNAS Bojonegoro sekaligus plt wakil ketua III Lugito Abdul Kadir, S.H , Bapak Bidang Koordinasi Wilayah pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Bojonegoro yang diwakili oleh Drs. Widyo Yudo Prayitno, M.Si , Kepala Dinas Pendistribusian dan Tenaga Kerja yang diwakili oleh Drs. Zahrotul Malihah Nurul, Bapak dinas perdagangan yang diwakili oleh Mahesa Galendra, S. STP. MM. Serta seluruh Mustahik yang mendapat bantuan program ZChicken. ZChicken merupakan program pemberdayaan ekonomi yang sedang dijalankan oleh BAZNAS. BAZNAS memberikan bantuan kepada kelompok mustahik pelaku usaha ZChicken dalam lingkup pembentukan usaha bersama, modal usaha pribadi, pelatihan dan pendampingan. Program ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kelompok mustahik serta memperluas syiar program Pendayagunaan. Acara dibuka dengan membaca bismillah dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pembacaan do'a oleh Bapak Ustadz Agus Sholahudin Shidiq, M.H.I. , kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bapak Ketua BAZNAS Bojonegoro Dr. Nurul Huda, M.H.I , sambutan Bapak Wakil Ketua IV BAZNAS Nasional Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Khusnul Huluq, sambutan Ibu Bupati Bojonegoro yang diwakili oleh Bapak Moch Chosim, S.H., M.M, sambutan Bapak Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhammad Mahdum, sekaligus meluncurkan program ZChicken Kabupaten Bojonegoro yang diberikan kepada 30 Mustahik dari Bojonegoro. "Bantuan yang diberikan adalah solusi yang tepat. harapannya kami siap membantu para Mustahik, kami tetap berusaha mengupayakan pengumpulan semakin naik," Jelas; Dr. Nurul Huda, M.H.I "Bantuan ZChicken bisa terus meningkatkan kesejahteraan Mustahik Bojonegoro. Dalam kondisi saat ini, peran baznas sangat besar. Baznas telah memberikan bantuan sebanyak 35 milyar dan semoga bisa naik menjadi 35 milyar. BAZNAS bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bojonegoro. Pendidikan ketrampilan yang dapat mendukung tenaga kerja. Baznas jangan tinggal diam, strategi dan tata kelola ditata dengan bagus sehingga bisa menyaingi Surabaya. Mudah mudah bisa berkembang dengan baik dan masyarakat Bojonegoro bisa menjadi masyarakat yang sejahtera," Ujar; Dr. Husnul Khuluq, MM "ZChicken sudah cukup banyak baik di Jawa Tengah, harapannya program pemberdayaan ini harus tetep dilaksanakan untuk semangat masyarakat. Bojonegoro dikatakan APBD besar, pembangunan infrastruktur sudah dilakukan. Apapun itu semua menjadi tanggung jawab pemerintah untuk pelayanan. Tidak kalah penting salah satu program dari Bojonegoro adalah Aladin sudah menyentuh sekian ribu rumah untuk diperbaiki. Baznas Bojonegoro tidak hanya sekedar memberi tapi harus ada pemberdayaan. Tujuannya untuk dipantau dengan sebaik baiknya. Baznas bisa menganalisis dan dikembangkan untuk seluruh kecamatan, dalam rangka mempercepat penanganan kemiskinan di Bojonegoro. Kami terus berdo'a dan berkeinginan agar pekonomi semakin bagus untuk kedepannya," Pungkasnya; Bapak Moch Chosim, S.H., M.M "Sudah berapa kota yang sudah bapak ibu kunjungi. Kami di BAZNAS hidupnya dengan mimpi dan mimpi. Pemimpin yang adil, rekreasi dan bertanggung jawab. Kita buktikan 5 tahun lagi Bojonegoro adalah kota terbaik di Jawa Timur. Mustahik penerima ZChicken Bojonegoro harus mempunyai ciri khas yang menjadi contoh ZChicken di Indonesia. Potensi baznas Bojonegoro harus ditinggikan," Ujar; Mokhammad Mahdum Harapannya semoga BAZNAS semakin produktif dalam mengupayakan bantuan bantuan program bagi Mustahik daerah Bojonegoro. Dan Mustahik yang mendapatkan bantuan ZChicken bisa memanfaatkan dengan sebaik baiknya.
BERITA06/03/2023 | BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bojonegoro selenggarakan tes skill pada rangkaian seleksi Beasiswa Genius S1
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bojonegoro selenggarakan tes skill pada rangkaian seleksi Beasiswa Genius S1
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bojonegoro selenggarakan tes skill pada rangkaian seleksi Beasiswa Genius S1. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (14/2/2023). Tes skill yang berlangsung dilaksanakan sebanyak dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Peserta seleksi Beasiswa Genius S1 tersebut diikuti sebanyak 88 mahasiswa yang berasal dan berkuliah di Kabupaten Bojonegoro. Selanjutnya mahasiswa yang dinyatakan lolos tes skill akan mengikuti seleksi wawancara.
BERITA14/02/2023 | BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Berdayakan Mustahik di Bojonegoro, Baznas RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Luncurkan Balai Ternak
Berdayakan Mustahik di Bojonegoro, Baznas RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Luncurkan Balai Ternak
Badan Amil Zakat (Baznas) RI adakan Peluncuran Balai Ternak Jadid Farm di Kabupaten Bojonegoro. Peluncuran Balai Ternak Jadid Farm tersebut dilaksanakan di Dusun Tajen, Desa Setiaji, Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (6/2/2023). Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bupati Bojonegoro Anna Mu'awana, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, Pimpinan Pembina Wilayah Jawa Timur Nur Chamdani, Deputi II Baznas RI Imdadun Rohmat, Kepala Bidang Pendistribusian Baznas Jawa Timur Abdul Kholik, Ketua Baznas Bojonegoro Nurul Huda, beserta udangan, mustahik dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan, Program Jadid Farm ini merupakan sebagian dana zakat dari masyarakat dalam rangka pengentasan kemiskinan. Di samping itu, Baznas menaruh Jadid Farm di Pondok Pesantren Al Makka bertujuan agar pesantren menjadi simpul kesejahteraan sekaligus langkah memberdayakan masyarakat sekitar. "Kami menaruh ini di pesantren agar pesantren menjadi inisiator, dan menjadi power (kekuatan) bagi masyarakat sekitar. Kami tidak hanya menaruh ini di pesantren tapi juga untuk mustahik di sekitar pesantren," ungkapnya. Terpisah, Saidah Sakwan menyampaikan, "Program Balai Ternak Jadid Farm adalah kelompok Balai ternak yang dikelola oleh Baznas RI, Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Bojonegoro ini menjadi bagian dari pengembangan ketahanan pangan yang dikelola oleh baznas melalui pemberdayaan mustahik. Jadi kami ingin bahwa para kelompok anggota kelompok Balai ternak ini bisa memberdayakan dirinya," tuturnya. Saidah Sakwan juga menjelaskan, bahwa Program Balai Ternak Jadid Farm di Desa Setiaji, Kecamatan Sukosewu mendapatkan sejumlah 350 kambing kepada 20 mustahik yang dibagi menjadi dua, yakni melalui usaha breeding dan melalui usaha penggemukan. Kemudian hasilnya nanti diharapkan bisa meningkatkan kualitas keluarga dari mustahik. "Program ini konsentrasinya, bagaimana kami bisa memberdayakan mustahik terutama akselerasi pengentasan kemiskinan melalui intervensi program-program ekonomi. Program ini menjadi bagaian penting dalam rangka pengentasan kemiskinan," pungkasnya. Sementara itu, Bupati Anna Mu'awanah dalam sambutanya menyampaikan, bahwa sesuai dengan namanya Jadid Farm bisa menjadi hal baru. Bupati Anna juga menambahkan, Bojonegoro ini merupakan kabupaten penghasil ternak sapi nomor 5 se-Jawa Timur, dan kini juga sedang mengusahakan meningkatkan produksi ternak kambing. "Saat ini penghasil kambing terbesar sudah ada di Kecamatan Malo, dengan permodalan ini perekonomian di Desa Sitiaji dan Ponpes Al Makka ini bisa maju," tuturnya. Ia juga mengatakan, Pemkab selalu men-support Baznas, juga saat ini Pemerintah sudah mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), untuk membuka akses, membuka akuntabilitas dan memperkuat manajemen keuangan.
BERITA06/02/2023 | BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat