Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Safari Santunan Anak Yatim di Kecamatan Bubulan
Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali melanjutkan rangkaian kegiatan santunan anak yatim bertajuk “Lebaran Anak Yatim”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 09 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dari wilayah Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Bubulan. Program ini menjadi bagian dari safari santunan anak yatim yang sebelumnya telah dimulai di Halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada 27 Juni 2026.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, santunan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral kepada anak-anak yatim.
“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka merasa disayangi dan didukung,” ujar Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Dana yang terkumpul dapat disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar kepedulian yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat Bojonegoro,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bubulan, Ahmad Nurul Komari, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim yang digelar di wilayah Kecamatan Bubulan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi positif antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah kecamatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim, khususnya dari Kecamatan Bubulan dan Kecamatan Ngraho. Kegiatan ini sangat berarti karena memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak kita,” ungkap Ahmad Nurul Komari, SE., MM.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
“Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Pemerintah kecamatan siap mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.
BERITA09/07/2026 | Bagus Novianto
Kolaborasi BAZNAS Bojonegoro dengan UPZ Kemenag Bojonegoro Salurkan 300 Santunan untuk anak yatim dan disabilitas
Sebanyak 250 anak yatim dan 50 disabilitas menerima santunan dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang berkolaborasi dengan UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam rangka Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kemenag pada Selasa, (30 Juni 2026). Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Bojonegoro, Kepala Kemenag Bojonegoro dan juga turut hadir pula ketua UPZ Kemenag Bojonegoro dan segenap tamu undangan lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari BAZNAS Bojonegoro bersama UPZ Kemenag yang menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Ketua BAZNAS Bojonegoro Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui momentum bulan Muharram.
Terpisah, Kepala Kemenag Bojonegoro Dr. Amanulloh, S.Ag., M.HI. mengungkapkan, bulan Muharram merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperbanyak amal sosial.
Acara santunan ini mengundang 250 anak yatim dan 50 disabilitas. Adapun total santunan yang di salurkan mencapai 90 juta. Dengan rincian per penerima mendapatkan uang tunai sebesar 300 ribu rupiah.
BERITA30/06/2026 | Rahayu Lestari Putri
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Muharam 1448 H
Bojonegoro - BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan diikuti oleh 50 anak yatim.
Acara berlangsung dengan hangat dan khidmat. Sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan tausiyah, kemudian penyerahan santunan secara simbolis kepada para penerima manfaat.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terhadap anak-anak yatim. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Proyono, M.HI., menyampaikan bahwa peringatan Lebaran Anak Yatim bukan hanya kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan anak-anak yatim.
“Anak-anak yatim merupakan amanah yang harus kita perhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan agar mereka tetap semangat dalam belajar, beribadah, serta meraih cita-cita. Semoga santunan ini membawa keberkahan bagi para penerima dan menjadi amal kebaikan bagi para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS,” ujar Wakhid Proyono.
Sekretaris MUI Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas langkah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai program sosial seperti ini sangat penting karena langsung menyentuh masyarakat, terutama anak-anak yatim.
“Islam memberikan perhatian besar kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari ajaran kasih sayang, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan,” tutur H. Ali Musthofa.
Melalui peringatan Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong kepedulian bersama terhadap sesama.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan. Dengan pengelolaan tersebut, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
BERITA27/06/2026 | Bagus Novianto
Kolaborasi BAZNAS Bojonegoro dan BAZNAS Jawa Timur: Beasiswa Digelontorkan Serentak di Tiga Sekolah
Bojonegoro – BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program beasiswa bagi pelajar. Kali ini, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama strategis dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dengan menyasar tiga lembaga pendidikan di Kabupaten Bojonegoro, yaitu MA Bahrul Ulum Kepohbaru, MA Al Rosyid Bojonegoro, dan SMK Negeri 1 Dander Bojonegoro.
Program pendistribusian beasiswa ini dilaksanakan secara serentak di ketiga lokasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara BAZNAS tingkat kabupaten dan provinsi dalam memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari upaya sistematis dalam membangun generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam pelaksanaannya, proses penyaluran beasiswa dilakukan melalui tahapan asesmen yang ketat dan terukur. Tim dari BAZNAS bersama pihak sekolah melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima, mulai dari latar belakang ekonomi, kondisi keluarga, hingga prestasi akademik siswa. Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran serta mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan para penerima.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang harus disalurkan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Program beasiswa ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat belajar yang tinggi. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi masa depan generasi muda,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas dalam program pendistribusian BAZNAS, karena diyakini mampu menjadi jalan keluar dalam memutus rantai kemiskinan.
“Dengan pendidikan yang baik, kita berharap para penerima beasiswa ini dapat meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan, bahkan menjadi bagian dari generasi yang kelak turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, H. Kun Sucahyono, S.KM., M.MKes., menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap proses penyaluran bantuan.
“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari asesmen hingga pendistribusian, berjalan secara transparan dan akuntabel. Sinergi dengan pihak sekolah sangat penting, karena mereka yang paling memahami kondisi dan kebutuhan siswa secara langsung,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi akan terus dilakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan efektivitas program.
“Kami berharap beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para siswa untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka, serta menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita,” tambahnya.
Pihak sekolah pun menyambut baik program ini dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS terhadap dunia pendidikan. Para siswa penerima beasiswa tampak antusias dan merasa terbantu dengan adanya program ini, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan seperti biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan penunjang lainnya.
Melalui program kolaboratif ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, khususnya dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.
BERITA27/04/2026 | Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar OASE Bersama KDS Mall, 50 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dan Belanja Bahagia
Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menghadirkan program kepedulian sosial melalui kegiatan OASE (Orang Tua Asuh Sehari) dengan menggandeng KDS Mall Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa menerima santunan sebesar Rp350.000 per anak yang diwujudkan dalam bentuk belanja bersama serta ditutup dengan buka puasa bersama pada Senin, 02 Maret 2026.
Kegiatan yang digelar di hall room KDS Mall ini berlangsung penuh kehangatan serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan mereka, mulai dari perlengkapan sekolah hingga pakaian. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat para anak didampingi relawan dan panitia berkeliling pusat perbelanjaan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa program OASE merupakan bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi kebaikan antara lembaga zakat dan dunia usaha.
“Program OASE ini bukan hanya tentang santunan, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Kami ingin mereka merasakan kasih sayang, perhatian, serta pengalaman berharga yang mungkin jarang mereka dapatkan. Terima kasih kepada KDS Mall Bojonegoro yang telah menjadi mitra kebaikan dalam program ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pimpinan Manajemen KDS Mall Bojonegoro, Titus Willy Goenadi, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin.
“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kegiatan mulia ini. KDS Mall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ingin hadir sebagai ruang berbagi dan memberi manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Semoga kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus berbagi,” ungkapnya.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Tawa dan senyum anak-anak menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana.
Salah satu orang tua mustahik, Surtinah, ibu dari salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan KDS Mall. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya sangat senang bisa memilih sendiri kebutuhannya dan merasakan suasana berbuka bersama. Semoga semua yang terlibat mendapatkan balasan kebaikan dari Allah,” tuturnya haru.
Melalui kegiatan OASE ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membangun kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Bojonegoro.
BERITA02/03/2026 | Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Distribusikan Gerobak Usaha, Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Pesantren
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi umat melalui program pendistribusian gerobak usaha kepada para mustahik (12/02). Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan ekonomi berbasis pesantren yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya santri dan lingkungan pesantren.
Kegiatan pendistribusian gerobak tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pendayagunaan zakat produktif yang tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk memiliki usaha mandiri yang berkelanjutan. Melalui program ini, BAZNAS berharap para penerima dapat mengembangkan usaha kecil sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan pesantren.
Pengembangan ekonomi berbasis pesantren dinilai memiliki potensi besar karena pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya dukungan sarana usaha seperti gerobak, diharapkan para santri dan masyarakat sekitar mampu memanfaatkan peluang ekonomi secara optimal.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan zakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.
“Pendistribusian gerobak usaha ini merupakan bentuk nyata dari pengelolaan zakat produktif yang kami arahkan untuk pengembangan ekonomi berbasis pesantren. Kami berharap para penerima tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri. Pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pemberdayaan umat, sehingga program ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem ekonomi yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar beliau.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga akan melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala kepada para penerima manfaat guna memastikan program berjalan efektif. Pendampingan ini meliputi pembinaan usaha, manajemen sederhana, serta penguatan nilai-nilai kewirausahaan berbasis syariah.
Sejalan dengan kegiatan tersebut, pengasuh Pondok Pesantren Ar Rosyid Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, menyambut baik program pendistribusian gerobak usaha dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro sebagai langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Menurut beliau, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya dalam pembinaan spiritual dan pendidikan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi umat.
“Program ini sangat bermanfaat karena memberikan peluang bagi santri dan masyarakat sekitar pesantren untuk belajar mandiri secara ekonomi. Kami berharap bantuan gerobak usaha ini tidak hanya menjadi sarana berdagang, tetapi juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan adanya sinergi antara pesantren dan BAZNAS, diharapkan lahir pelaku usaha yang berakhlak, tangguh, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkap beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa pengembangan ekonomi berbasis pesantren merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem ekonomi umat yang berkelanjutan, sehingga pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan zakat tidak hanya menjadi instrumen sosial, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat yang produktif, khususnya melalui penguatan peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
BERITA13/02/2026 | Bagus Novianto
Spirit Isra Mi’raj dan Sambut Ramadhan, BAZNAS Bojonegoro Salurkan Santunan di RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesoemo
BOJONEGORO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana khidmat menyelimuti Masjid Baiturrahim RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro pada Kamis (29/01/2026). Acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar sekaligus dirangkaikan dengan penyaluran santunan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan rumah sakit dan masyarakat sekitar. Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema penguatan iman dan disiplin ibadah. Dalam sambutannya, ketua takmir masjid RSUD Dr. Sosodoro, Dr. Farid Al-Hasan SPPD., Finasim menyampaikan bahwa nilai-nilai dari peristiwa Isra Mi’raj, khususnya juga dalam berzakat dan bersodaqoh.
Selain memperingati perjalanan agung Rasulullah, acara ini juga menjadi sarana Tarhib Ramadhan. Mengingat bulan puasa akan segera tiba, para jamaah diajak untuk mempersiapkan diri secara spiritual agar dapat menjalankan ibadah dengan maksimal.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh pengurus BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Santunan ini diberikan kepada sejumlah 20 penerima manfaat (mustahik) yang membutuhkan, sebagai wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran. BAZNAS menegaskan bahwa santunan ini bertujuan untuk memberikan "bekal" kegembiraan bagi para mustahik dalam menyambut Ramadhan, sehingga mereka dapat beribadah dengan lebih tenang dan layak.
"Santunan ini adalah amanah dari para muzakki. Di momen Isra Mi'raj ini, kita diingatkn bahwa kesalehan ritual harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi penerima dan pembersih harta bagi pemberi," ujar Drs. H. Wakhid Priyono selaku ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
BERITA29/01/2026 | Ria Ratna
Asa Baru di Gerobak Bakso: Ikhtiar BAZNAS Bojonegoro Mengangkat Kemandirian Ekonomi Keluarga
BOJONEGORO – Suasana haru menyelimuti kediaman Sutikno (53), seorang warga di wilayah Kecamatan Trucuk, saat rombongan dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro tiba. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan membawa "napas baru" bagi ekonomi keluarga Sutikno melalui penyerahan bantuan modal usaha berupa satu unit gerobak bakso lengkap (28/01)
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI. Dalam kesempatan tersebut, beliau tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga memberikan motivasi langsung kepada Sutikno. Beliau menyampaikan bahwa bantuan ini adalah titipan amanah dari para muzakki yang diharapkan dapat bertransformasi menjadi sumber penghasilan yang berkah dan berkelanjutan.
"Bantuan gerobak ini bukan sekadar alat kerja, tapi adalah sarana untuk mandiri secara ekonomi. Kami berharap Pak Sutikno bisa merawat dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, sehingga dari usaha bakso ini, kesejahteraan keluarga bisa meningkat," tutur Drs. H. Wakhid Priyono dengan penuh hangat di sela-sela penyerahan.
Bagi Sutikno, bantuan ini adalah jawaban dari doa-doa panjangnya. Di usianya yang sudah kepala lima, memiliki modal usaha yang layak adalah impian yang sulit dijangkau tanpa bantuan pihak lain. Kini, dengan gerobak bakso yang bersih dan kokoh, ia siap kembali menjemput rezeki di jalanan Kecamatan Trucuk dengan semangat baru.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen dalam program "Bojonegoro Makmur". Melalui pendistribusian yang tepat sasaran seperti ini, zakat tidak lagi hanya bersifat konsumtif, tetapi menjadi modal produktif yang mampu mengubah kehidupan seorang mustahik menjadi lebih berdaya.
BERITA28/01/2026 | Bagus Novianto
Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri
Bojonegoro — Harapan baru kini menyelimuti kehidupan Sri Nur Hanik, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Setelah lama hidup dengan keterbatasan akibat amputasi kaki karena kecelakaan, Sri Nur Hanik akhirnya dapat kembali melangkah berkat bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
Sebelum menerima bantuan tersebut, Sri Nur Hanik mengaku mengalami masa-masa sulit. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk berjalan membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Bahkan, ia sempat merasa hampir putus asa karena tidak mampu beraktivitas secara mandiri seperti sebelumnya.
Namun keadaan berubah setelah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan kesehatan berupa kaki palsu. Bantuan ini menjadi titik balik yang menghadirkan semangat dan harapan baru dalam hidupnya.
“Alhamdulillah, sekarang saya punya harapan lagi untuk bisa beraktivitas. Terima kasih BAZNAS, terima kasih para muzaki,” ungkap Sri Nur Hanik penuh haru.
Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kun Sucahyono, S.KM.Mkes. menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini merupakan bagian dari program BAZNAS pada bidang kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu para mustahik yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat kembali berdaya dan menjalani kehidupan dengan lebih layak.
“Program bantuan kaki palsu ini bersumber dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, dan disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menumbuhkan semangat untuk kembali beraktivitas,” jelasnya.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, sekaligus menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA30/12/2025 | DELA WINDA
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bantuan Pengembangan Usaha sebagai upaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan tersebut diberikan kepada Riya Iliyana, warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki usaha pembuatan roti dan donat.
Dalam program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin oven guna menunjang proses produksi usaha agar lebih optimal, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha yang telah dijalankan sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.H.I, menyampaikan bahwa “Bantuan ini adalah bentuk komitmen kami atas amanah yang diberikan oleh para muzakki, untuk disalurkan kembali melalui program peningkatan pendapatan ekonomi mustahik. Harapannya, mustahik dapat semakin berdaya, mandiri, dan pada akhirnya zakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar beliau.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan berzakat, kita turut berperan dalam memberdayakan ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan bersama.
BERITA29/12/2025 | DELA WINDA
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan memberdayakan masyarakat melalui penyaluran bantuan kursi roda serta santunan kepada fakir miskin. Bantuan tersebut disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.
Bantuan kursi roda diberikan kepada mustahik yang mengalami keterbatasan mobilitas, sementara santunan disalurkan kepada fakir miskin guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Bantuan kursi roda dan santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mustahik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu mustahik penerima bantuan kursi roda, Sutarmi (42) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari saya. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan keberkahan,” ungkapnya dengan haru.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta memastikan bahwa zakat benar-benar hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA18/12/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti
Bojonegoro — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan implementasi nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti.
“Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, kami ingin memastikan bahwa nilai pengabdian dan kepedulian sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan penguatan keadilan sosial.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.HI, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan santunan sebagai cerminan nilai pengabdian aparatur Kementerian Agama kepada umat.
“Hari Amal Bakti bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi pengabdian. Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melalui kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus hadir secara nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat terus berlanjut dan diperluas dalam berbagai program sosial-keagamaan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Hari Amal Bakti dengan aksi nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA18/12/2025 | Bagus Novianto
Baznas Kabupaten Bojonegoro Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Santri
Bojonegoro — Baznas Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada 30 santri di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di tingkat desa. Bantuan yang diberikan berupa mukena, sarung, dan peci, yang diserahkan langsung kepada para santri melalui perwakilan lembaga pendidikan setempat.
Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan implementasi pendayagunaan zakat untuk mendukung kegiatan keagamaan para santri.
“Kami berharap bantuan ini dapat menunjang kenyamanan santri dalam beribadah serta menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu agama. Baznas berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan guru, Nyunarwati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dari Baznas Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar santri.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu para santri. Semoga menjadi berkah bagi semuanya dan mendorong mereka untuk lebih rajin beribadah dan belajar,” ungkapnya.
Dengan adanya bantuan ini, Baznas Kabupaten Bojonegoro berharap peran lembaga zakat semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan.
BERITA03/12/2025 | TABRONI
Belajar Sambil Bermain di Balai Ternak Jaya Mandiri Farm Binaan BAZNAS Bojonegoro
Balai Ternak Jaya Mandiri Farm, Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, merupakan binaan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, yang menjadi pusat edukasi peternakan bagi warga Bojonegoro dan sekitarnya.
Belajar tak melulu di ruang kelas, bisa juga di luar kelas. Seperti halnya 45 siswa dari TK PKK Tulungagung dan KB Mutiara Bunda diajak belajar mengenal dunia ternak secara langsung, mulai dari memberi makan kambing, melihat proses pembuatan pakan silase, hingga mengetahui bahwa kotoran dan urin kambing bisa diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman. Sabtu (29/11/2025).
Pendamping program Balai Ternak, Tabroni, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk berternak kambing agar mampu membantu perekonomian warga di Desa Tulungagung. Selain itu, anak-anak juga bisa belajar sambil bermain dan mendapatkan edukasi tentang hewan dan lingkungan sejak dini.
"Dari sini, kami berharap anak-anak bisa mendapat edukasi terhadap hewan dan lingkungan sejak dini. Mereka tidak hanya kenal kambing, tapi juga belajar menjaga kebersihan lingkungan melalui daur ulang limbah organik," kata Tabroni.
Pengelola kandang, Mukri, berterimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang telah membantu dan menginisiasi berbagai kegiatan, sehingga balai ternak menjadi ruang belajar terbuka. "Dan dari kegiatan semacam ini, bisa menanamkan tanggungjawab sejak dini, cinta terhadap hewan dan peduli dengan lingkungan yang berada disekitarnya," katanya.
Sementara itu, salah satu guru pendamping, Kholistiana, menyebut bahwa anak-anak sangat senang melihat kambing secara langsung. "Mereka senang sekali melihat kambing secara langsung. Sambil bermain, mereka juga belajar tentang tanaman dan lingkungan — benar-benar pengalaman belajar yang menyenangkan," katanya.
Ke depan, Balai Ternak Jaya Mandiri Farm bisa berkolaborasi dengan banyak lembaga, agar lokasi ini dapat berkembang menjadi wisata edukasi berkelanjutan. Dengan begitu, Balai Ternak tak hanya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, tetapi juga tempat inspiratif bagi generasi muda untuk belajar mencintai alam — bahkan dari seekor kambing sekalipun.
BERITA01/12/2025 | Tabroni
BAZNAS Bojonegoro Kerahkan Relawan untuk Membangun Rumah Warga Terdampak Angin Puting Beliung
Bojonegoro, Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro mengerahkan relawan yang tergabung dalam BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu membangun kembali rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro pada pekan lalu (2/10).
Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BAZNAS Bojonegoro terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus hasil kerja sama erat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam penanganan dan pemulihan pasca-bencana.
Angin puting beliung yang terjadi pada 2 Oktober 2025 menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat, terutama di Kelurahan Ngrowo Kabupaten Bojonegoro. Menanggapi hal tersebut, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera bergerak cepat melakukan pendataan, menyalurkan bantuan, serta menurunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu perbaikan rumah warga terdampak.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Kami merasa terpanggil untuk segera turun membantu saudara-saudara kita yang terdampak angin puting beliung. Bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami bergerak cepat mengerahkan relawan BTB dan memberikan bantuan material untuk membangun kembali rumah warga. Ini adalah wujud nyata semangat zakat yang membawa manfaat dan kebaikan bagi umat,” ujar H. Wakhid.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan sinergi antar lembaga.
“Kami ingin memastikan bahwa warga yang terdampak tidak merasa sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS menjadi kekuatan utama dalam memulihkan kondisi pasca-bencana,” imbuhnya.
Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Darwati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Bojonegoro dan para relawan yang sudah membantu memperbaiki rumah saya. Setelah angin kencang merobohkan sebagian rumah, saya tidak tahu harus mulai dari mana. Alhamdulillah, sekarang rumah kami mulai berdiri kembali berkat bantuan dan kerja sama dari BAZNAS,” tutur Ibu Darwati dengan haru.
Ucapan tulus dari warga ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran BAZNAS melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mampu memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang tertimpa musibah.
Relawan BTB BAZNAS Bojonegoro bersama masyarakat bahu membahu memperbaiki bagian rumah yang rusak, mulai dari atap, dinding, hingga pembersihan reruntuhan. Selain tenaga relawan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan material bangunan dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.
Melalui aksi ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan segera.
Dengan semangat kepedulian dan gotong royong, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi kemanusiaan, membawa manfaat zakat yang nyata bagi kesejahteraan dan ketahanan sosial masyarakat Bojonegoro.
BERITA14/10/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Siap Wujudkan Pengelolaan Zakat Modern dan Amanah Lewat Rakorda Jawa Timur
Surabaya, Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang modern, amanah, dan berdaya guna melalui partisipasinya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang digelar di Surabaya pada 8-10 Oktober 2025.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur ini menjadi forum penting dalam menyatukan visi dan langkah strategis pengelolaan zakat di tingkat daerah. Rakorda membahas berbagai topik, mulai dari digitalisasi layanan zakat, peningkatan akuntabilitas lembaga, hingga strategi pemberdayaan ekonomi umat yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro hadir secara lengkap, dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, beserta seluruh jajaran pimpinan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa Rakorda menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi dan mempercepat terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Rapat Koordinasi Daerah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi gerakan zakat di Jawa Timur. Melalui Rakorda, kita tidak hanya memperkuat koordinasi antar BAZNAS, tetapi juga memperbarui semangat dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan amanah,” ujar H. Wakhid.
Beliau menambahkan bahwa BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan transformasi, baik dalam bidang penghimpunan dana zakat maupun pemberdayaan mustahik.
“Kami bertekad menjadikan BAZNAS Bojonegoro sebagai lembaga zakat yang terpercaya dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Sinergi dengan BAZNAS Provinsi dan seluruh kabupaten/kota menjadi kunci agar zakat semakin berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui Rakorda ini, BAZNAS Bojonegoro berkomitmen memperkuat implementasi sistem digital, pelaporan akuntabel, dan program pendayagunaan zakat berbasis produktif yang mampu menggerakkan ekonomi lokal. Selain itu, forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman antar daerah dalam menghadirkan inovasi layanan zakat yang memudahkan muzaki dan menyejahterakan mustahik.
Dengan semangat kolaborasi dan modernisasi, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro siap menjadi pelopor pengelolaan zakat yang efektif, terpercaya, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat di Jawa Timur.
BERITA14/10/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Giat Salurkan Bantuan Mustahik Menjadi Lebih Produktif
Bojonegoro - Rabu, 1 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro melihat semangat baru dari Pak Yusuf (53 Tahun) Pejuang keluarga dari Desa Wedi RT 10 RW 02 Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya kebahagiaan terpancar dari raut wajah beliau dengan hadirnya bantuan Becak atau Alat Bantu Kerja yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bojonegoro. Program ini merupakan upaya atau dalam rangka pengentasan kemiskinan berbentuk bantuan usaha dari pendayagunaan zakat produktif dari muzakki yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
"Becak ini akan jadi manfaat buat Pak Yusuf dan keluarga serta menjadi pahala jariyah buat para Muzakki atau Munfiq yang berzakat atau berinfaq melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, semoga bisa terus dipakai untuk mencari nafkah dan bisa jadi wasilah meringankan beban ekonomi keluarga Pak Yusuf" Ujar Pak Kun Sucahyono, S.KM, M.Kes selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
"Terimakasih saya ucapkan kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Pak Kun, Mas Imam dan segenap tim BAZNAS semoga bisa terus membantu kami rakyat kecil ini untuk menyambung hidup dan meringankan ekonomi masyarakat yang ada di Bojonegoro" Ucap Pak Yusuf
Program Pemberdayaan ekonomi dari Zakat Produktif ini selain bantuan gerobak dan modal usaha yang umumnya sudah di distribusikan ke banyak titik yang ada di desa dan kecamatan di Bojonegoro, bantuan dalam bentuk alat kerja seperti Becak yang diterima oleh Pak Yusuf ini merupakan inovasi baru yang ke depan akan terus di giatkan.
BERITA01/10/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
BAZNAS dan KEMENAG Bojonegoro Jalin Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat
Bojonegoro - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro sepakat memperkuat sinergi dalam program pendampingan pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan kolaborasi ini dihadiri oleh Ketua Kemenag Bojonegoro, Dr. H. Amanullah, M.HI., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., dan turut melibatkan Mustahik binaan BAZNAS beserta Kantor Urusan Agama (KUA) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Dr. H. Amanullah, M.HI., menegaskan bahwa sinergi Kemenag dan BAZNAS sangat penting dalam memperkuat peran zakat untuk kemandirian umat. “Zakat bukan hanya instrumen bantuan, melainkan juga sarana pemberdayaan agar masyarakat mampu bangkit dan mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa melalui kolaborasi ini, program pemberdayaan Mustahik akan difokuskan pada sektor-sektor produktif, mulai dari usaha mikro, perdagangan, hingga keterampilan. Selain memberikan modal, mustahik akan mendapatkan pendampingan intensif dari BAZNAS dan KUA. “Kami ingin zakat benar-benar menghadirkan perubahan hidup mustahik, dari penerima menjadi pemberi,” tegasnya.
Kehadiran para mustahik binaan dari seluruh wilayah Bojonegoro menjadi bukti nyata bahwa program ini tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi juga langsung menyentuh masyarakat penerima manfaat. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemenag Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat, menekan angka kemiskinan, serta membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA26/09/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Hadirkan Solusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas di Kedungadem
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Pada Rabu (17/9/2025), BAZNAS Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin jahit elektronik kepada penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menciptakan solusi ekonomi berkelanjutan bagi Mustahik, dengan memberikan bantuan alat usaha yang sesuai dengan keterampilan dan kebutuhan mereka.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat.
“BAZNAS Bojonegoro terus berkomitmen untuk menghadirkan program zakat yang produktif. Bantuan mesin jahit elektronik ini kami berikan kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar mereka dapat terus berkarya, mandiri secara ekonomi, dan tidak bergantung pada orang lain. Ini adalah wujud nyata bahwa zakat mampu mengangkat harkat dan martabat mustahik,” jelas Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI.
Beliau juga menambahkan bahwa program ini akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Bojonegoro, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Salah satu penerima bantuan, Eko Mulyadi, warga Desa/Kecamatan Kedungadem yang merupakan penyandang disabilitas, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Bojonegoro.
“Saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada BAZNAS. Mesin jahit ini sangat membantu saya untuk bisa kembali produktif. Sekarang saya bisa menerima pesanan jahitan dari tetangga dan warga sekitar. Semoga bantuan ini bisa saya manfaatkan sebaik mungkin untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Eko Mulyadi.
BAZNAS Bojonegoro juga berencana memberikan pelatihan tambahan bagi para penerima bantuan, agar mereka tidak hanya memiliki alat, tetapi juga keterampilan usaha yang mumpuni dalam mengembangkan potensi ekonomi mereka secara mandiri.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dan amanah, mampu menjadi solusi konkret bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas.
BERITA19/09/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Dukung Usaha Kuliner Mustahik Lewat Bantuan Gerobak Siomay
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan permodalan produktif bagi mustahik. Kali ini, Baznas memberikan bantuan berupa gerobak usaha siomay sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Program ini merupakan bagian dari strategi pendayagunaan zakat secara produktif yang digalakkan BAZNAS Bojonegoro. Dengan adanya bantuan gerobak, diharapkan mustahik penerima manfaat dapat lebih mudah mengembangkan usaha kulinernya sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Salah satu penerima bantuan, Taufik, mengaku sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan BAZNAS Bojonegoro.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Baznas Bojonegoro yang telah memberikan bantuan gerobak ini. InsyaAllah dengan adanya gerobak baru, usaha siomay saya bisa lebih maju dan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Taufik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa bantuan gerobak usaha ini adalah wujud nyata pengelolaan zakat produktif.
“Kami ingin zakat yang dititipkan masyarakat kepada Baznas benar-benar memberikan dampak berkelanjutan. Dengan bantuan gerobak usaha siomay ini, kami berharap mustahik bisa mandiri, meningkatkan taraf hidup, bahkan di kemudian hari mampu menjadi muzakki,” jelas Wakhid Priyono.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen memperluas program serupa pada berbagai sektor usaha kecil dan menengah. Dengan pendekatan variatif dan berkelanjutan, zakat diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu mengangkat derajat ekonomi masyarakat mustahik.
BERITA11/09/2025 | Bagus Novianto

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bojonegoro.
Lihat Daftar Rekening →