WhatsApp Icon
Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri

Bojonegoro — Harapan baru kini menyelimuti kehidupan Sri Nur Hanik, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Setelah lama hidup dengan keterbatasan akibat amputasi kaki karena kecelakaan, Sri Nur Hanik akhirnya dapat kembali melangkah berkat bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum menerima bantuan tersebut, Sri Nur Hanik mengaku mengalami masa-masa sulit. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk berjalan membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Bahkan, ia sempat merasa hampir putus asa karena tidak mampu beraktivitas secara mandiri seperti sebelumnya.

Namun keadaan berubah setelah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan kesehatan berupa kaki palsu. Bantuan ini menjadi titik balik yang menghadirkan semangat dan harapan baru dalam hidupnya.

“Alhamdulillah, sekarang saya punya harapan lagi untuk bisa beraktivitas. Terima kasih BAZNAS, terima kasih para muzaki,” ungkap Sri Nur Hanik penuh haru.

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kun Sucahyono, S.KM.Mkes. menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini merupakan bagian dari program BAZNAS pada bidang kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu para mustahik yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat kembali berdaya dan menjalani kehidupan dengan lebih layak.

“Program bantuan kaki palsu ini bersumber dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, dan disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menumbuhkan semangat untuk kembali beraktivitas,” jelasnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, sekaligus menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

30/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bantuan Pengembangan Usaha sebagai upaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan tersebut diberikan kepada Riya Iliyana, warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki usaha pembuatan roti dan donat.

Dalam program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin oven guna menunjang proses produksi usaha agar lebih optimal, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha yang telah dijalankan sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.H.I, menyampaikan bahwa “Bantuan ini adalah bentuk komitmen kami atas amanah yang diberikan oleh para muzakki, untuk disalurkan kembali melalui program peningkatan pendapatan ekonomi mustahik. Harapannya, mustahik dapat semakin berdaya, mandiri, dan pada akhirnya zakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar beliau.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan berzakat, kita turut berperan dalam memberdayakan ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan bersama.

29/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro

BojonegoroBAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan memberdayakan masyarakat melalui penyaluran bantuan kursi roda serta santunan kepada fakir miskin. Bantuan tersebut disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.

Bantuan kursi roda diberikan kepada mustahik yang mengalami keterbatasan mobilitas, sementara santunan disalurkan kepada fakir miskin guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Bantuan kursi roda dan santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mustahik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu mustahik penerima bantuan kursi roda, Sutarmi (42) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari saya. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan keberkahan,” ungkapnya dengan haru.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta memastikan bahwa zakat benar-benar hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik di Kabupaten Bojonegoro.

18/12/2025 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti

Bojonegoro — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan implementasi nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti.

“Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, kami ingin memastikan bahwa nilai pengabdian dan kepedulian sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan penguatan keadilan sosial.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.HI, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan santunan sebagai cerminan nilai pengabdian aparatur Kementerian Agama kepada umat.

“Hari Amal Bakti bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi pengabdian. Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melalui kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus hadir secara nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat terus berlanjut dan diperluas dalam berbagai program sosial-keagamaan yang berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Hari Amal Bakti dengan aksi nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kabupaten Bojonegoro.

18/12/2025 | Kontributor: Bagus Novianto
Baznas Kabupaten Bojonegoro Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Santri

Bojonegoro — Baznas Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada 30 santri di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di tingkat desa. Bantuan yang diberikan berupa mukena, sarung, dan peci, yang diserahkan langsung kepada para santri melalui perwakilan lembaga pendidikan setempat.

 

Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan implementasi pendayagunaan zakat untuk mendukung kegiatan keagamaan para santri.

“Kami berharap bantuan ini dapat menunjang kenyamanan santri dalam beribadah serta menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu agama. Baznas berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Perwakilan guru, Nyunarwati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dari Baznas Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar santri.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu para santri. Semoga menjadi berkah bagi semuanya dan mendorong mereka untuk lebih rajin beribadah dan belajar,” ungkapnya.

 

Dengan adanya bantuan ini, Baznas Kabupaten Bojonegoro berharap peran lembaga zakat semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan.

03/12/2025 | Kontributor: TABRONI

Berita Terbaru

Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri
Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri
Bojonegoro — Harapan baru kini menyelimuti kehidupan Sri Nur Hanik, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Setelah lama hidup dengan keterbatasan akibat amputasi kaki karena kecelakaan, Sri Nur Hanik akhirnya dapat kembali melangkah berkat bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Sebelum menerima bantuan tersebut, Sri Nur Hanik mengaku mengalami masa-masa sulit. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk berjalan membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Bahkan, ia sempat merasa hampir putus asa karena tidak mampu beraktivitas secara mandiri seperti sebelumnya. Namun keadaan berubah setelah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan kesehatan berupa kaki palsu. Bantuan ini menjadi titik balik yang menghadirkan semangat dan harapan baru dalam hidupnya. “Alhamdulillah, sekarang saya punya harapan lagi untuk bisa beraktivitas. Terima kasih BAZNAS, terima kasih para muzaki,” ungkap Sri Nur Hanik penuh haru. Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kun Sucahyono, S.KM.Mkes. menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini merupakan bagian dari program BAZNAS pada bidang kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu para mustahik yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat kembali berdaya dan menjalani kehidupan dengan lebih layak. “Program bantuan kaki palsu ini bersumber dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, dan disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menumbuhkan semangat untuk kembali beraktivitas,” jelasnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, sekaligus menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA30/12/2025 | DELA WINDA
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bantuan Pengembangan Usaha sebagai upaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan tersebut diberikan kepada Riya Iliyana, warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki usaha pembuatan roti dan donat. Dalam program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin oven guna menunjang proses produksi usaha agar lebih optimal, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha yang telah dijalankan sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.H.I, menyampaikan bahwa “Bantuan ini adalah bentuk komitmen kami atas amanah yang diberikan oleh para muzakki, untuk disalurkan kembali melalui program peningkatan pendapatan ekonomi mustahik. Harapannya, mustahik dapat semakin berdaya, mandiri, dan pada akhirnya zakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar beliau. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan berzakat, kita turut berperan dalam memberdayakan ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan bersama.
BERITA29/12/2025 | DELA WINDA
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan memberdayakan masyarakat melalui penyaluran bantuan kursi roda serta santunan kepada fakir miskin. Bantuan tersebut disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan. Bantuan kursi roda diberikan kepada mustahik yang mengalami keterbatasan mobilitas, sementara santunan disalurkan kepada fakir miskin guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab. “Bantuan kursi roda dan santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mustahik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya. Salah satu mustahik penerima bantuan kursi roda, Sutarmi (42) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari saya. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan keberkahan,” ungkapnya dengan haru. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta memastikan bahwa zakat benar-benar hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA18/12/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti
Bojonegoro — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan implementasi nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti. “Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, kami ingin memastikan bahwa nilai pengabdian dan kepedulian sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan penguatan keadilan sosial. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.HI, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan santunan sebagai cerminan nilai pengabdian aparatur Kementerian Agama kepada umat. “Hari Amal Bakti bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi pengabdian. Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melalui kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus hadir secara nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya. Ia berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat terus berlanjut dan diperluas dalam berbagai program sosial-keagamaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Hari Amal Bakti dengan aksi nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA18/12/2025 | Bagus Novianto
Baznas Kabupaten Bojonegoro Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Santri
Baznas Kabupaten Bojonegoro Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Santri
Bojonegoro — Baznas Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada 30 santri di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di tingkat desa. Bantuan yang diberikan berupa mukena, sarung, dan peci, yang diserahkan langsung kepada para santri melalui perwakilan lembaga pendidikan setempat. Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan implementasi pendayagunaan zakat untuk mendukung kegiatan keagamaan para santri. “Kami berharap bantuan ini dapat menunjang kenyamanan santri dalam beribadah serta menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu agama. Baznas berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya. Perwakilan guru, Nyunarwati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dari Baznas Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar santri. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu para santri. Semoga menjadi berkah bagi semuanya dan mendorong mereka untuk lebih rajin beribadah dan belajar,” ungkapnya. Dengan adanya bantuan ini, Baznas Kabupaten Bojonegoro berharap peran lembaga zakat semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan.
BERITA03/12/2025 | TABRONI
Belajar Sambil Bermain di Balai Ternak Jaya Mandiri Farm Binaan BAZNAS Bojonegoro
Belajar Sambil Bermain di Balai Ternak Jaya Mandiri Farm Binaan BAZNAS Bojonegoro
Balai Ternak Jaya Mandiri Farm, Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, merupakan binaan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, yang menjadi pusat edukasi peternakan bagi warga Bojonegoro dan sekitarnya. Belajar tak melulu di ruang kelas, bisa juga di luar kelas. Seperti halnya 45 siswa dari TK PKK Tulungagung dan KB Mutiara Bunda diajak belajar mengenal dunia ternak secara langsung, mulai dari memberi makan kambing, melihat proses pembuatan pakan silase, hingga mengetahui bahwa kotoran dan urin kambing bisa diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman. Sabtu (29/11/2025). Pendamping program Balai Ternak, Tabroni, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk berternak kambing agar mampu membantu perekonomian warga di Desa Tulungagung. Selain itu, anak-anak juga bisa belajar sambil bermain dan mendapatkan edukasi tentang hewan dan lingkungan sejak dini. "Dari sini, kami berharap anak-anak bisa mendapat edukasi terhadap hewan dan lingkungan sejak dini. Mereka tidak hanya kenal kambing, tapi juga belajar menjaga kebersihan lingkungan melalui daur ulang limbah organik," kata Tabroni. Pengelola kandang, Mukri, berterimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang telah membantu dan menginisiasi berbagai kegiatan, sehingga balai ternak menjadi ruang belajar terbuka. "Dan dari kegiatan semacam ini, bisa menanamkan tanggungjawab sejak dini, cinta terhadap hewan dan peduli dengan lingkungan yang berada disekitarnya," katanya. Sementara itu, salah satu guru pendamping, Kholistiana, menyebut bahwa anak-anak sangat senang melihat kambing secara langsung. "Mereka senang sekali melihat kambing secara langsung. Sambil bermain, mereka juga belajar tentang tanaman dan lingkungan — benar-benar pengalaman belajar yang menyenangkan," katanya. Ke depan, Balai Ternak Jaya Mandiri Farm bisa berkolaborasi dengan banyak lembaga, agar lokasi ini dapat berkembang menjadi wisata edukasi berkelanjutan. Dengan begitu, Balai Ternak tak hanya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, tetapi juga tempat inspiratif bagi generasi muda untuk belajar mencintai alam — bahkan dari seekor kambing sekalipun.
BERITA01/12/2025 | Tabroni
BAZNAS Bojonegoro Kerahkan Relawan untuk Membangun Rumah Warga Terdampak Angin Puting Beliung
BAZNAS Bojonegoro Kerahkan Relawan untuk Membangun Rumah Warga Terdampak Angin Puting Beliung
Bojonegoro, Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro mengerahkan relawan yang tergabung dalam BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu membangun kembali rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro pada pekan lalu (2/10). Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BAZNAS Bojonegoro terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus hasil kerja sama erat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam penanganan dan pemulihan pasca-bencana. Angin puting beliung yang terjadi pada 2 Oktober 2025 menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat, terutama di Kelurahan Ngrowo Kabupaten Bojonegoro. Menanggapi hal tersebut, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera bergerak cepat melakukan pendataan, menyalurkan bantuan, serta menurunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu perbaikan rumah warga terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Kami merasa terpanggil untuk segera turun membantu saudara-saudara kita yang terdampak angin puting beliung. Bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami bergerak cepat mengerahkan relawan BTB dan memberikan bantuan material untuk membangun kembali rumah warga. Ini adalah wujud nyata semangat zakat yang membawa manfaat dan kebaikan bagi umat,” ujar H. Wakhid. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan sinergi antar lembaga. “Kami ingin memastikan bahwa warga yang terdampak tidak merasa sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS menjadi kekuatan utama dalam memulihkan kondisi pasca-bencana,” imbuhnya. Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Darwati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Bojonegoro dan para relawan yang sudah membantu memperbaiki rumah saya. Setelah angin kencang merobohkan sebagian rumah, saya tidak tahu harus mulai dari mana. Alhamdulillah, sekarang rumah kami mulai berdiri kembali berkat bantuan dan kerja sama dari BAZNAS,” tutur Ibu Darwati dengan haru. Ucapan tulus dari warga ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran BAZNAS melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mampu memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Relawan BTB BAZNAS Bojonegoro bersama masyarakat bahu membahu memperbaiki bagian rumah yang rusak, mulai dari atap, dinding, hingga pembersihan reruntuhan. Selain tenaga relawan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan material bangunan dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak. Melalui aksi ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan segera. Dengan semangat kepedulian dan gotong royong, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi kemanusiaan, membawa manfaat zakat yang nyata bagi kesejahteraan dan ketahanan sosial masyarakat Bojonegoro.
BERITA14/10/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Siap Wujudkan Pengelolaan Zakat Modern dan Amanah Lewat Rakorda Jawa Timur
BAZNAS Bojonegoro Siap Wujudkan Pengelolaan Zakat Modern dan Amanah Lewat Rakorda Jawa Timur
Surabaya, Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang modern, amanah, dan berdaya guna melalui partisipasinya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang digelar di Surabaya pada 8-10 Oktober 2025. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur ini menjadi forum penting dalam menyatukan visi dan langkah strategis pengelolaan zakat di tingkat daerah. Rakorda membahas berbagai topik, mulai dari digitalisasi layanan zakat, peningkatan akuntabilitas lembaga, hingga strategi pemberdayaan ekonomi umat yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro hadir secara lengkap, dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, beserta seluruh jajaran pimpinan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa Rakorda menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi dan mempercepat terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat. “Rapat Koordinasi Daerah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi gerakan zakat di Jawa Timur. Melalui Rakorda, kita tidak hanya memperkuat koordinasi antar BAZNAS, tetapi juga memperbarui semangat dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan amanah,” ujar H. Wakhid. Beliau menambahkan bahwa BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan transformasi, baik dalam bidang penghimpunan dana zakat maupun pemberdayaan mustahik. “Kami bertekad menjadikan BAZNAS Bojonegoro sebagai lembaga zakat yang terpercaya dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Sinergi dengan BAZNAS Provinsi dan seluruh kabupaten/kota menjadi kunci agar zakat semakin berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. Melalui Rakorda ini, BAZNAS Bojonegoro berkomitmen memperkuat implementasi sistem digital, pelaporan akuntabel, dan program pendayagunaan zakat berbasis produktif yang mampu menggerakkan ekonomi lokal. Selain itu, forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman antar daerah dalam menghadirkan inovasi layanan zakat yang memudahkan muzaki dan menyejahterakan mustahik. Dengan semangat kolaborasi dan modernisasi, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro siap menjadi pelopor pengelolaan zakat yang efektif, terpercaya, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat di Jawa Timur.
BERITA14/10/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Giat Salurkan Bantuan Mustahik Menjadi Lebih Produktif
BAZNAS Bojonegoro Giat Salurkan Bantuan Mustahik Menjadi Lebih Produktif
Bojonegoro - Rabu, 1 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro melihat semangat baru dari Pak Yusuf (53 Tahun) Pejuang keluarga dari Desa Wedi RT 10 RW 02 Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya kebahagiaan terpancar dari raut wajah beliau dengan hadirnya bantuan Becak atau Alat Bantu Kerja yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bojonegoro. Program ini merupakan upaya atau dalam rangka pengentasan kemiskinan berbentuk bantuan usaha dari pendayagunaan zakat produktif dari muzakki yang ada di Kabupaten Bojonegoro. "Becak ini akan jadi manfaat buat Pak Yusuf dan keluarga serta menjadi pahala jariyah buat para Muzakki atau Munfiq yang berzakat atau berinfaq melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, semoga bisa terus dipakai untuk mencari nafkah dan bisa jadi wasilah meringankan beban ekonomi keluarga Pak Yusuf" Ujar Pak Kun Sucahyono, S.KM, M.Kes selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro "Terimakasih saya ucapkan kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Pak Kun, Mas Imam dan segenap tim BAZNAS semoga bisa terus membantu kami rakyat kecil ini untuk menyambung hidup dan meringankan ekonomi masyarakat yang ada di Bojonegoro" Ucap Pak Yusuf Program Pemberdayaan ekonomi dari Zakat Produktif ini selain bantuan gerobak dan modal usaha yang umumnya sudah di distribusikan ke banyak titik yang ada di desa dan kecamatan di Bojonegoro, bantuan dalam bentuk alat kerja seperti Becak yang diterima oleh Pak Yusuf ini merupakan inovasi baru yang ke depan akan terus di giatkan.
BERITA01/10/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
BAZNAS dan KEMENAG Bojonegoro Jalin Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat
BAZNAS dan KEMENAG Bojonegoro Jalin Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat
Bojonegoro - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro sepakat memperkuat sinergi dalam program pendampingan pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan kolaborasi ini dihadiri oleh Ketua Kemenag Bojonegoro, Dr. H. Amanullah, M.HI., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., dan turut melibatkan Mustahik binaan BAZNAS beserta Kantor Urusan Agama (KUA) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Dalam sambutannya, Dr. H. Amanullah, M.HI., menegaskan bahwa sinergi Kemenag dan BAZNAS sangat penting dalam memperkuat peran zakat untuk kemandirian umat. “Zakat bukan hanya instrumen bantuan, melainkan juga sarana pemberdayaan agar masyarakat mampu bangkit dan mandiri,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa melalui kolaborasi ini, program pemberdayaan Mustahik akan difokuskan pada sektor-sektor produktif, mulai dari usaha mikro, perdagangan, hingga keterampilan. Selain memberikan modal, mustahik akan mendapatkan pendampingan intensif dari BAZNAS dan KUA. “Kami ingin zakat benar-benar menghadirkan perubahan hidup mustahik, dari penerima menjadi pemberi,” tegasnya. Kehadiran para mustahik binaan dari seluruh wilayah Bojonegoro menjadi bukti nyata bahwa program ini tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi juga langsung menyentuh masyarakat penerima manfaat. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemenag Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat, menekan angka kemiskinan, serta membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA26/09/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Hadirkan Solusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas di Kedungadem
BAZNAS Bojonegoro Hadirkan Solusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas di Kedungadem
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Pada Rabu (17/9/2025), BAZNAS Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin jahit elektronik kepada penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menciptakan solusi ekonomi berkelanjutan bagi Mustahik, dengan memberikan bantuan alat usaha yang sesuai dengan keterampilan dan kebutuhan mereka. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat. “BAZNAS Bojonegoro terus berkomitmen untuk menghadirkan program zakat yang produktif. Bantuan mesin jahit elektronik ini kami berikan kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar mereka dapat terus berkarya, mandiri secara ekonomi, dan tidak bergantung pada orang lain. Ini adalah wujud nyata bahwa zakat mampu mengangkat harkat dan martabat mustahik,” jelas Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI. Beliau juga menambahkan bahwa program ini akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Bojonegoro, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Salah satu penerima bantuan, Eko Mulyadi, warga Desa/Kecamatan Kedungadem yang merupakan penyandang disabilitas, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Bojonegoro. “Saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada BAZNAS. Mesin jahit ini sangat membantu saya untuk bisa kembali produktif. Sekarang saya bisa menerima pesanan jahitan dari tetangga dan warga sekitar. Semoga bantuan ini bisa saya manfaatkan sebaik mungkin untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Eko Mulyadi. BAZNAS Bojonegoro juga berencana memberikan pelatihan tambahan bagi para penerima bantuan, agar mereka tidak hanya memiliki alat, tetapi juga keterampilan usaha yang mumpuni dalam mengembangkan potensi ekonomi mereka secara mandiri. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dan amanah, mampu menjadi solusi konkret bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas.
BERITA19/09/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Dukung Usaha Kuliner Mustahik Lewat Bantuan Gerobak Siomay
BAZNAS Bojonegoro Dukung Usaha Kuliner Mustahik Lewat Bantuan Gerobak Siomay
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan permodalan produktif bagi mustahik. Kali ini, Baznas memberikan bantuan berupa gerobak usaha siomay sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari strategi pendayagunaan zakat secara produktif yang digalakkan BAZNAS Bojonegoro. Dengan adanya bantuan gerobak, diharapkan mustahik penerima manfaat dapat lebih mudah mengembangkan usaha kulinernya sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Salah satu penerima bantuan, Taufik, mengaku sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan BAZNAS Bojonegoro. “Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Baznas Bojonegoro yang telah memberikan bantuan gerobak ini. InsyaAllah dengan adanya gerobak baru, usaha siomay saya bisa lebih maju dan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Taufik. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa bantuan gerobak usaha ini adalah wujud nyata pengelolaan zakat produktif. “Kami ingin zakat yang dititipkan masyarakat kepada Baznas benar-benar memberikan dampak berkelanjutan. Dengan bantuan gerobak usaha siomay ini, kami berharap mustahik bisa mandiri, meningkatkan taraf hidup, bahkan di kemudian hari mampu menjadi muzakki,” jelas Wakhid Priyono. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen memperluas program serupa pada berbagai sektor usaha kecil dan menengah. Dengan pendekatan variatif dan berkelanjutan, zakat diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu mengangkat derajat ekonomi masyarakat mustahik.
BERITA11/09/2025 | Bagus Novianto
Santri Binaan Baznas Bojonegoro: Dari Mustahik Menuju Generasi Berpendidikan
Santri Binaan Baznas Bojonegoro: Dari Mustahik Menuju Generasi Berpendidikan
BOJONEGORO - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan. Salah satunya dengan menghadirkan santri binaan yang tergolong mustahik dan kini sedang menempuh pendidikan di tingkat Menengah Atas (SMA/SMK/MA) pada Senin, 08 September 2025. Pengarahan terhadap para santri binaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Kun Sucahyono, S.Km., M.Kes., yang menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing dan berakhlak mulia. “Santri binaan BAZNAS Bojonegoro ini adalah bagian dari upaya kita membimbing mustahik agar bisa berubah menjadi generasi berpendidikan dan mandiri. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat, kami ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga bisa meraih masa depan yang lebih cerah,” ujar Kun Sucahyono. Program pembinaan santri mustahik ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan biaya sekolah, tetapi juga pendampingan karakter, motivasi belajar, serta pembekalan keterampilan hidup. Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, Baznas berharap santri binaan dapat menjadi contoh nyata transformasi dari penerima zakat menjadi generasi yang berdaya guna bagi masyarakat. Baznas Kabupaten Bojonegoro menegaskan akan terus memperluas program pendidikan yang lebih variatif, mulai dari Beasiswa Genius tingkat SD–SMP, santri binaan tingkat SMA/SMK/MA, hingga dukungan pendidikan tinggi. Semua itu bertujuan agar zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mustahik di berbagai lapisan, khususnya dalam mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berkarakter Islami.
BERITA11/09/2025 | Bagus Novianto
Perkuat Sinergi, Baznas Kabupaten Bojonegoro Dorong UPZ Tingkatkan Kolaborasi
Perkuat Sinergi, Baznas Kabupaten Bojonegoro Dorong UPZ Tingkatkan Kolaborasi
BOJONEGORO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bojonegoro menghimbau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi dan lembaga untuk terus meningkatkan kerjasama, khususnya dalam pengelolaan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Himbauan ini disampaikan pasca penyaluran Beasiswa Genius tingkat SD dan SMP yang berlangsung pada Rabu, 10 September 2025. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menegaskan pentingnya sinergi antara Baznas dan UPZ agar program-program pemberdayaan umat dapat lebih optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Beasiswa Genius ini adalah salah satu bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap ke depan, melalui kerjasama yang lebih kuat dengan UPZ, semakin banyak program serupa yang bisa dijalankan. Sinergi ini penting agar potensi zakat di Bojonegoro dapat benar-benar memberi dampak luas bagi masyarakat,” ujar Wakhid Priyono. Selain program beasiswa, BAZNAS Bojonegoro juga tengah menyiapkan program yang lebih variatif seperti bantuan modal usaha untuk keluarga prasejahtera, santunan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, pelatihan keterampilan kerja, hingga dukungan bagi program ketahanan pangan masyarakat desa. Dengan berbagai inovasi tersebut, diharapkan manfaat zakat dapat menyentuh lebih banyak sektor kehidupan. Menurut Ketua BAZNAS Bojonegoro, keberadaan UPZ di setiap instansi merupakan ujung tombak pengumpulan zakat. Dengan penguatan kolaborasi, diharapkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat semakin terjaga, sekaligus mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program strategis, variatif, dan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. Melalui dukungan dan sinergi yang erat dengan UPZ, seluruh potensi zakat diharapkan dapat termanfaatkan secara maksimal demi kemaslahatan umat.
BERITA11/09/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius Tingkat SD dan SMP tahun 2025
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius Tingkat SD dan SMP tahun 2025
Bojonegoro - Rabu, 27 Agustus 2025 - BAZNAS Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bojonegoro Genius yaitu Beasiswa Genius Tingkat SD dan SMP. Program ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya dengan Penerima Manfaat adalah Siswa-Siswi atau Pelajar dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Bojonegoro. Simbolis tahun ini dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kecamatan Kepohbaru dan SMP Negeri 1 Kepohbaru. "Program ini adalah sebagai wujud sinergi dan kerjasama dari para UPZ yang ada di Tingkat Sekolah Dasar yang tergabung dalam Korwil di Kecamatan masing-masing dan Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Bojonegoro, dan Korwil Kepohbaru ini merupakan salah satu UPZ penyetor ZIS terbanyak nomor 2 kalau setelah Korwil Sugihwaras dan semoga kedepan setorannya tetap konsisten kalau bisa bertambah agar dana 70% dari setoran tersebut bisa dikembalikan dalam bentuk Program seperti ini maupun yang lain" Ujar Bapak Kun Sucahyono, S.KM, M.Kes dalam Sambutannya Perlu diketahui bahwa UPZ Korwil aktif di BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ada sekitar 17-20 dan untuk SMP ada 45 Sekolah yang aktif menyalurkan atau menyetorkan Zakat, Infaq dan Shodaqohnya melalui BAZNAS dan BAZNAS mengelola serta menyalurkan kembali dalam bentuk Program seperti Beasiswa Genius ataupun Program yang lainnya.
BERITA27/08/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
Dorong Pendidikan Tinggi, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius S-1
Dorong Pendidikan Tinggi, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius S-1
Bojonegoro, 25 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyaluran Beasiswa GENIUS untuk mahasiswa program Sarjana (S-1). Penyaluran beasiswa ini berlangsung pada Selasa (26/8) di Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan dipimpin langsung oleh Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Program ini ditujukan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki prestasi akademik baik dan semangat belajar tinggi. “Program Beasiswa GENIUS ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan amanah zakat yang kami kelola. Harapan kami, para penerima mampu menjadi generasi yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kontribusi sosial dan keagamaan,” ujar Drs. H. Wakhid Priyono dalam sambutannya. Para penerima beasiswa berjumlah 30 mahasiswa dan berasal dari berbagai perguruan tinggi di Bojonegoro dan sekitarnya, seperti, (1) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro (UNUGIRI); (2) Universitas Bojonegoro (UNIGORO); (3) STEBI Al Rosyid Bojonegoro; (4) Institut At Tanwir Bojonegoro; (5) IAI Al Fatimah Bojonegoro dan ragam kampus lainnya. Beasiswa GENIUS ini mencakup bantuan biaya hidup bulanan, bimbingan karakter, pelatihan kepemimpinan, dan pembinaan spiritual secara berkala, yang menjadi ciri khas program pendidikan dari BAZNAS. Salah satu penerima, Hambali, mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro (UNUGIRI), mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya setelah menerima bantuan ini. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro atas beasiswa ini. Bantuan ini sangat meringankan beban orang tua saya. InsyaAllah saya akan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk terus semangat belajar, aktif di kampus, dan bisa memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tutur Hambali. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berintegritas, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membanggakan.
BERITA26/08/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Selenggarakan Seleksi Beasiswa Genius S1 tahun 2025
BAZNAS Bojonegoro Selenggarakan Seleksi Beasiswa Genius S1 tahun 2025
Bojonegoro - Senin, 4 Agustus 2025 - Bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di Jalan Untung Suropati No.39, Sumbang, Bojonegoro. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan seleksi Beasiswa Genius S1 tahun 2025. Sebanyak 47 Mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Bojonegoro seperti UNUGIRI, UNIGORO, STIKES Rajekwesi, Stebi Al-Rosyid, dan Institut At-Tanwir turut hadir dengan diwakili beberapa mahasiswa-mahasiswi. Proses Seleksi Beasiswa Genius S1 dimulai dari beberapa tahapan yaitu Tahap Administrasi pada periode 23 Juli - 30 Juli, Tes Skill dan Wawancara yang diadakan hari ini serta Survey Lokasi Rumah calon penerima Beasiswa Genius S1 tahun 2025 mulai tanggal 7 Agustus - 11 Agustus 2025 dan yang terakhir adalah Tahap Kelulusan yang mana merupakan hasil akhir dan serangkaian tahapan diatas. "Beasiswa genius ini harapannya adalah menjadi ujung tombak sekaligus menjadi relawan pembantu BAZNAS dalam rangka melaksanakan tugas sehari-hari berkaitan dengan Penerimaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh serta dalam Pendistribusiannya seperti pada Bulan Ramadhan atau Kegiatan Bulanan dan Harian di kantor BAZNAS maupun di Lapangan yang masih masuk area Kabupaten Bojonegoro. Ujar Drs. Wakhid Priyono, M.HI selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro"
BERITA04/08/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
BAZNAS Bojonegoro dan Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro adakan Rakor Program Kerja Zakat 2025
BAZNAS Bojonegoro dan Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro adakan Rakor Program Kerja Zakat 2025
Bojonegoro - Jum'at, 25 Juli 2025 - Bertempat di Aula Lantai 1 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro. BAZNAS Bojonegoro bersinergi bersama Kemenag Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Rakor Program Kerja Zakat tahun 2025. Mengundang Ketua Kemenag Kabupaten Bojonegoro Bapak Dr. Amanullah, M.HI, Bapak PLT Penyelengara Zawa Kemenag Kabupaten Bojonegoro Dr. M.Abdullah Hafidz, M.HI dan Ketua Baznas Bojonegoro Bapak Drs. Wakhid Priyono, M.HI beserta seluruh Kepala KUA Kecamatan-Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro dan Perwakilan Pimpinan LAZ yang ada di Kabupaten Bojonegoro. "Rakor ini harapannya bisa menjadi pemersatu atau upaya bersama-sama dalam mengoptimalisasikan Potensi Zakat dan mendistribusikan Zakat dari yang sudah dihimpun bersama antara BAZNAS, KUA, dan LAZ untuk di integrasikan dan dilaporkan kepada Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk capaian dan hasil kinerja bersama-sama seluruh Stakeholder Zakat yang ada di Kabupaten Bojonegoro" ujar Bapak Dr. Amanullah, M.HI
BERITA25/07/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
BAZNAS Bojonegoro Lakukan Upgrading bersama Ketua dan Waka 2 BAZNAS Provinsi Jatim
BAZNAS Bojonegoro Lakukan Upgrading bersama Ketua dan Waka 2 BAZNAS Provinsi Jatim
Bojonegoro - Senin, 14 Juli 2025 - Bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di Jalan Untung Suropati No.39, Sumbang, Bojonegoro. Seluruh Jajaran Pimpinan dan Staf Pelaksana serta Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Upgrading bersama Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bapak Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si dan Wakil Ketua 2 BAZNAS Provinsi Bapak Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I. "Saya berpesan 3 hal kepada Bapak-Ibu dan Mas-Mbak semua; satu pentingnya menjaga niat fiddunya wal akhirat dalam menjalankan tugas sebagai Amil Zakat dimana tugas Amil sudah tercantum dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah:103, dua pentingnya bekerja sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing Divisi, tiga Kebersamaan dan Kekompakan serta Transparansi, menjadi poin penting dalam rangka menjaga eksistensi dan keberlanjutan dalam menjalankan roda Organisasi BAZNAS ini" Ujar Bapak Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I. "Majelis Terbaik adalah Majelis yang disana membahas hal untuk kemaslahatan banyak orang, dan kita membaca untuk saat ini ekonomi negara kita sedang lesu maka BAZNAS wajib hadir dalam memberikan solusi bersama untuk keberlangsungan Ummat dan Masyarakat di sekitar kita" Ucap Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si "Tujuan Upgrading ini tidak lain adalah untuk kita semua bersama-sama melangkah menyongsong tantangan ke depan dalam bertugas menjalankan tugas dan amanah sebagai Amil BAZNAS di Kabupaten Bojonegoro, Target masih jauh dan semoga dengan hadirnya Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Bapak Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si dan Wakil Ketua 2 BAZNAS Provinsi Bapak Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I. di Kantor ini adalah dalam rangka untuk menyambut target dan menjawab tantangan tersebut" Ucap Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam Sambutannya.
BERITA14/07/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
BAZNAS Bojonegoro bersama dengan IPHI Kabupaten Bojonegoro Laksanakan Lebaran Yatim
BAZNAS Bojonegoro bersama dengan IPHI Kabupaten Bojonegoro Laksanakan Lebaran Yatim
Bojonegoro - Selasa, 8 Juli 2025 - BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkolaborasi dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bojonegoro melangsungkan Santunan Anak Yatim di momen Lebaran Yatim BAZNAS 2025 "Tebarkan Kebaikan, Tumbuhkan Keceriaan". Sejumlah 30 Anak yatim beserta Orang Tua hadir dan datang di Acara Pelantikan IPHI Kabupaten Bojonegoro Periode 2025-2030. Bertempat di Aula Angkling Dharma Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dihadiri oleh Ketua IPHI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur, Perwakilan IPHI Provinsi Jawa Timur, Bapak Sekda Bojonegoro, Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan 200 lebih Undangan yang hadir di Acara Pelantikan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Bojonegoro periode 2025-2030 sekaligus mengukuhkan Majelis Taklim Perempuan (MTP) masa khidmat 2025-2030. "Alhamdulilah acara berjalan dengan lancar, khidmat, dan semoga menjadi jalan keberkahan untuk kita semua di bulan Muharram ini dengan melantik bapak dan ibu berbarengan dengan Santunan kepada adek-adek Yatim, Aamiin" Ujar Bapak Drs. H.Wakhid Priyono, M.HI selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
BERITA08/07/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat