WhatsApp Icon
Kedepankan Pemerataan, BAZNAS Bojonegoro Salurkan Beasiswa Genius bagi Mahasiswa

Bojonegoro - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Genius BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Program beasiswa pendidikan sarjana ini menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro pada Senin, 31 Agustus 2026.

Para penerima Beasiswa Genius berasal dari IKIP PGRI Bojonegoro, ISTek ICsada, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Universitas Bojonegoro (UNIGORO), STIKES Rajekwesi Bojonegoro, Institut At-Tanwir, STEBI Al-Rosyid, dan Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa Beasiswa Genius merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

“Melalui Beasiswa Genius, BAZNAS ingin memastikan mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan sarjana. Penerima program berasal dari berbagai perguruan tinggi agar manfaat zakat tersebar secara lebih merata,” ujar Wakhid.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kemandirian keluarga. Karena itu, Beasiswa Genius tidak hanya diarahkan untuk meringankan biaya pendidikan, tetapi juga mendorong penerima agar memiliki semangat belajar, kepedulian sosial, dan komitmen untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kami berharap para penerima dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, dan kelak ikut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Bantuan ini harus menjadi penyemangat untuk terus tumbuh dan berprestasi,” tambahnya.

Nuril, penerima Beasiswa Genius dari IKIP PGRI Bojonegoro, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Program tersebut membantunya melanjutkan perkuliahan dengan lebih tenang.

“Alhamdulillah, Beasiswa Genius BAZNAS Kabupaten Bojonegoro sangat membantu biaya pendidikan saya. Bantuan ini menjadi penyemangat untuk belajar lebih giat, menyelesaikan kuliah dengan baik, dan nantinya mengabdikan ilmu yang saya peroleh kepada masyarakat,” ungkap Nuril.

Melalui Beasiswa Genius, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa dana zakat dapat memberikan manfaat jangka panjang. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi terdidik, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga mengajak masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dukungan masyarakat akan memperluas jangkauan Beasiswa Genius dan membuka kesempatan pendidikan bagi lebih banyak mahasiswa di Kabupaten Bojonegoro.

01/09/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Turut Konstribusi Berikan 100 Mushaf dan Bantuan Untuk Anak Yatim Di Acara Medhayoh Bersama Bupati Bojonegoro

Dalam rangka implementasi Program Kemasyarakatan (Medhayoh) Pemkab Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro turut berkonstribusi berikan 100 Mushaf dan Bantuan Untuk Anak Yatim berupa 16 tas beserta peralatan sekolah di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Woro Kepohbaru Bojonegoro. Agenda ini dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026 mulai pukul 07.00 WIB.

Program ini merupakan bentuk realisasi dari program Bojonegoro Agamis dan Filantropis BAZNAS Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Bojonegoro Bapak Drs. H. Wakhid Prioyono mengungkapkan, “Bantuan 100 mushaf dan perlengkapan sekolah untuk 16 anak yatim di Ponpes Darul Istiqomah Woro Kepohbaru sebagai bentuk realisasi BAZNAS agamis dan filantropis. Adanya bantuan ini semoga bermanfaat dan tentunya semoga menjadi keberkahan untuk kita semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro dan Ketua BAZNAS Bojonegoro juga turut menyerahkan bantuan kepada K.H. Abdul Hamid Saifudin Zuhri pengasuh Ponpes Darul Istiqomah Woro Kepohbaru Bojonegoro. Ke depan, semoga BAZNAS Bojonegoro akan terus memberikan support guna mendukung agenda Medhayoh Pemkab Bojonegoro ini untuk membantu mustahik lain yang lebih luas.

 

12/08/2026 | Kontributor: Rahayu Lestari
Di Kawasan “Teksas Bojonegoro”, BAZNAS Salurkan Beasiswa untuk Murid Sekolah Dasar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan beasiswa kepada murid Sekolah Dasar di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu, 29 Juli 2026. Kecamatan Kedewan dikenal masyarakat sebagai salah satu kawasan “Teksas Bojonegoro” karena aktivitas pertambangan minyak tradisional yang terdapat di wilayah tersebut.

Pendistribusian beasiswa diikuti oleh sejumlah perwakilan murid dari beberapa Sekolah Dasar penerima manfaat. Para penerima dikoordinasikan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

Program tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah, seperti buku, alat tulis, seragam, dan perlengkapan belajar lainnya.

Suasana haru terasa ketika jajaran BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bertemu secara langsung dengan para murid penerima beasiswa. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, anak-anak tersebut tetap menunjukkan semangat belajar dan keinginan kuat untuk meraih cita-cita.

Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Kun Sucahyono, S.KM., M.Kes., mengaku terenyuh saat melihat kondisi para murid penerima bantuan.

“Ketika bertemu langsung dengan anak-anak di Kecamatan Kedewan, kami merasa sangat terenyuh. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, mereka tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Senyum dan rasa syukur mereka menjadi pengingat bagi kami bahwa bantuan pendidikan ini sangat berarti,” ujar H. Kun Sucahyono.

Ia menjelaskan bahwa program beasiswa menjadi salah satu prioritas pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam bidang pendidikan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak. Jangan sampai keterbatasan ekonomi mengurangi semangat mereka untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” lanjutnya.

Menurut H. Kun Sucahyono, koordinasi bersama K3S dan pihak sekolah memiliki peran penting dalam proses pendataan calon penerima. Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima oleh murid yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki dan munfik yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Amanah tersebut harus kami distribusikan secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap beasiswa tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar para murid serta mendorong mereka untuk terus berprestasi. Sinergi antara BAZNAS, K3S, dan pihak sekolah juga akan terus diperkuat agar program bantuan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara amanah dapat membantu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus Bojonegoro.

03/08/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Rp254,7 Juta melalui UPZ SD dan SMP se-Kabupaten Bojonegoro

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah sebesar Rp254.700.000 kepada para penerima manfaat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada satuan pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Bojonegoro.

Pendistribusian tersebut merupakan bagian dari program BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam memperluas manfaat zakat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan di lingkungan pendidikan. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap melalui kegiatan safari pendistribusian ke sekolah-sekolah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa pendistribusian melalui UPZ sekolah bertujuan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melakukan pendistribusian melalui safari ke sekolah-sekolah. Kami hadir secara langsung untuk memastikan dana zakat yang telah dihimpun melalui UPZ dapat diterima oleh mereka yang berhak dan benar-benar membutuhkan,” ujar Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan UPZ di lingkungan SD dan SMP memiliki peran penting dalam menghimpun potensi zakat, infak, dan sedekah sekaligus membantu melakukan pendataan terhadap calon penerima manfaat di masing-masing wilayah.

“UPZ merupakan mitra strategis BAZNAS dalam membangun tata kelola zakat yang tertib dan akuntabel. Melalui koordinasi yang baik dengan sekolah, bantuan dapat disalurkan secara lebih cepat, merata, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Kegiatan safari pendistribusian juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan koordinasi antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, UPZ, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, serta seluruh pihak yang mendukung pengelolaan zakat di lingkungan pendidikan.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap pendistribusian dana sebesar Rp254,7 juta tersebut dapat membantu meringankan beban penerima manfaat serta meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan pendidikan.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus memperkuat sinergi dengan UPZ SD dan SMP se-Kabupaten Bojonegoro agar penghimpunan dan pendistribusian ZIS dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

03/08/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Safari Santunan Anak Yatim di Kecamatan Bubulan

Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali melanjutkan rangkaian kegiatan santunan anak yatim bertajuk “Lebaran Anak Yatim”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 09 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dari wilayah Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Bubulan. Program ini menjadi bagian dari safari santunan anak yatim yang sebelumnya telah dimulai di Halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada 27 Juni 2026.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, santunan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral kepada anak-anak yatim.

“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka merasa disayangi dan didukung,” ujar Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Dana yang terkumpul dapat disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar kepedulian yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat Bojonegoro,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bubulan, Ahmad Nurul Komari, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim yang digelar di wilayah Kecamatan Bubulan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi positif antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah kecamatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim, khususnya dari Kecamatan Bubulan dan Kecamatan Ngraho. Kegiatan ini sangat berarti karena memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak kita,” ungkap Ahmad Nurul Komari, SE., MM.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Pemerintah kecamatan siap mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.

09/07/2026 | Kontributor: Bagus Novianto

Berita Terbaru

Wujudkan Generasi Cerdas Berzakat, Baznas Bojonegoro Syiarkan "Cahaya Zakat" ke Sekolah-sekolah
Wujudkan Generasi Cerdas Berzakat, Baznas Bojonegoro Syiarkan "Cahaya Zakat" ke Sekolah-sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bojonegoro kembali menggelorakan semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui program Pensyiaran Cahaya Zakat, yang tahun ini menyasar berbagai sekolah di wilayah Bojonegoro. Program yang berlangsung dari 12 hingga 19 Maret 2025 ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran zakat sejak dini kepada para pelajar sekaligus memperdalam pemahaman mereka tentang nilai-nilai keislaman di bulan Ramadan. Dalam agenda penuh makna ini, Baznas Bojonegoro akan hadir di lima sekolah unggulan, yaitu: SMPN 1 Baureno SMPN 1 Kalitidu SMPN 2 Kalitidu SMPN 1 Malo SMPN 4 Bojonegoro Tidak sekadar menyampaikan dakwah tentang kewajiban dan manfaat zakat, program ini juga menyuguhkan kajian kilat Ramadan yang mendalam. Materi yang diberikan mencakup akhlak, akidah, hingga ilmu fikih, sehingga diharapkan para siswa tidak hanya memahami pentingnya zakat, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Baznas Bojonegoro dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang tinggi. Dengan membumikan semangat zakat di kalangan pelajar, diharapkan mereka tumbuh menjadi individu yang gemar berbagi, memiliki empati terhadap sesama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan. Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, dan momentum ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Baznas Bojonegoro untuk mengajak generasi muda agar lebih memahami makna zakat serta kontribusinya dalam membangun kesejahteraan umat. Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan semangat berzakat terus menyala dan menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Baznas Bojonegoro mengajak seluruh pihak, baik tenaga pendidik, siswa, maupun masyarakat luas, untuk bersama-sama menyebarkan cahaya zakat. Karena dengan zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menyinari kehidupan sesama dengan keberkahan yang tiada tara. Mari jadikan zakat sebagai cahaya kebaikan yang menerangi perjalanan hidup kita!
BERITA20/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Jawa Timur dan Pesantren IT Santuni Yatim 16 Desa di Kecamatan Padangan
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Jawa Timur dan Pesantren IT Santuni Yatim 16 Desa di Kecamatan Padangan
Bojonegoro, Rabu 19 Maret 2025 - BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Timur melaksanakan Santunan Yatim di Wilayah Barat Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 200 Anak Yatim yang terbagi dan tersebar dari 16 Desa yang ada di Kecamatan Padangan hadir memeriahkan acara dan menyambut dengan antusias. Bertepat di Pondok Pesantren IT dusun Rowobayan, desa Kuncen, Kecamatan Padangan acara ini dihadiri oleh Ketua PKK Kabupaten Bojonegoro yaitu Ibu Cantika Wahono, Camat Padangan, dan KUA Padangan. Acara dimulai pukul 15.30 sampai dengan 17.00 dengan Sambutan-sambutan dan dilanjutkan Pembagian 1 Paket Peralatan Sekolah dan Uang Santunan. "Alhamdulilah anak-anak sangat antusias dan bahagia mendapatkan santunan di bulan ramadhan ini ditambah mendapatkan alat-alat sekolah sehingga bisa menambah semangat anak-anak belajar dan bersekolah" Ujar Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.HI "Kami dan Saya mewakili pembina Pondok Pesantren IT merasa sangat terhormat bisa melaksanakan kegiatan yang mulia ini, semoga BAZNAS bisa memberikan manfaat lebih banyak dan menghimpun lebih banyak Zakat-Zakat dari pada Muzakki" Ujar Ibu Cantika Wahono yang juga sebagai Pembina Pondok Pesantren ITAcara ini merupakan rangkaian acara dari Program Safari Ramadhan Santunan 1000 Yatim dari BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di tahun 2025.
BERITA19/03/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
Safari Ramadhan 1446! BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Kolaborasi dengan Pertamina EP Cepu Zona 12 Salurkan Kado Lebaran untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
Safari Ramadhan 1446! BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Kolaborasi dengan Pertamina EP Cepu Zona 12 Salurkan Kado Lebaran untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
Bojonegoro, Senin 17 Maret 2025 - Pertamina EP Cepu Zona 12 Jambaran Tiung Biru dan Baznas Kabupaten Bojonegoro berkolaborasi dalam rangka mendistribusikan Paket Kado Lebaran. Sejumlah 100 Paket Kado Lebaran atau Senilai dengan 20 Juta Rupiah akan dirupakan dalam bentuk Makanan dan Minuman Pokok serta Jajanan untuk menyambut Idul Fitri akan di Distribusikan ke beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro. "Alhamdulilah Bapak-Ibu Zakat dan Infaq panjenengan semua memberikan Manfaat bagi masyarakat luas dan sekitar Bojonegoro, Semoga Kolaborasi dan Sinergi terus terjaga hingga tahun-tahun ke depan" Ujar Bapak Drs.Wakhid Priyono, M.HI selaku Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro. "Terimakasih sudah membantu Pertamina EP Cepu Zona 12 dalam menyalurkan Infaq dari Perusahaan ataupun Pegawai sehingga kita mengamanahkan kepada Baznas sebagai lembaga yang kami percaya dalam menyampaikan amanah ini" Ucap Bapak Muhammad Arifin selaku Direktur Regional 4.Kolaborasi antara Baznas Bojonegoro dan Pertamina EP Cepu Zona 12 telah berlangsung selama 4 tahun atau periode. Program ini adalah bukti Jembatan Kebaikan antara Corporasi dan Baznas dalam mengelola Zakat, Infaq, dan Sedekah di wilayah kabupaten Bojonegoro.
BERITA17/03/2025 | Bayu Jaya Noor Arisma
BAZNAS dan Badan Bank Tanah Jalin Kerja Sama untuk Pembangunan Masjid
BAZNAS dan Badan Bank Tanah Jalin Kerja Sama untuk Pembangunan Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Badan Bank Tanah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) guna mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dalam pemanfaatan lahan bagi pembangunan masjid di berbagai wilayah Indonesia. Baru-baru ini, penandatanganan MoU dilaksanakan di Kantor Badan Bank Tanah, Jakarta dengan dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si., Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja, Deputi Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah Perdananto Aribowo, serta jajaran terkait. Noor Achmad menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya pemanfaatan lahan untuk kesejahteraan umat. “Saya baru memahami bahwa Badan Bank Tanah memiliki misi sosial yang besar dalam distribusi tanah untuk menciptakan keadilan bagi masyarakat, dan apa yang kita lakukan hari ini adalah langkah nyata dalam membantu mereka yang membutuhkan," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen merealisasikan kerja sama ini dengan langkah konkret dalam pemanfaatan lahan bagi kepentingan umat, khususnya pembangunan masjid dan fasilitas keagamaan lainnya. Menurutnya, sinergi ini membuktikan bahwa optimalisasi ZIS dan DSKL dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. "BAZNAS memiliki peran utama dalam menghimpun dan menyalurkan dana dari muzaki kepada mustahik. Salah satu fokus utama BAZNAS adalah memutus rantai kemiskinan dengan mendayagunakan dana ZIS dan DSKL secara optimal," kata Noor Achmad. Ia menambahkan, MoU ini menjadi awal yang baik dalam menciptakan akses lahan yang lebih inklusif bagi masyarakat yang membutuhkan. “Semoga apa yang kita rencanakan bersama ini benar-benar bisa terwujud di masa depan,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja mengatakan, kerja sama dengan BAZNAS merupakan langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penyediaan lahan bagi pembangunan rumah ibadah dan fasilitas sosial. “Di bulan suci Ramadhan ini, kita menandatangani MoU sebagai bentuk implementasi sinergi antara Badan Bank Tanah dan BAZNAS,” ujar Parman. Ia juga menyoroti berbagai permasalahan kemiskinan yang tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga kondisi mental dan spiritual masyarakat, yang dalam beberapa kasus berujung pada persoalan sosial lebih luas. Melalui kerja sama ini, Parman berharap berbagai program sosial seperti pembangunan masjid, pondok pesantren bagi kaum dhuafa, serta penyediaan lahan bagi masyarakat miskin dapat terwujud. “Lahan yang dialokasikan untuk kepentingan sosial ini dapat digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, fasilitas umum, serta mendukung pemerataan ekonomi,” jelasnya. "Semoga kerja sama ini dapat diimplementasikan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat," tutup Parman.
BERITA17/03/2025 | Natasya Aurel Maulidya
Harukan! 1000 Anak Yatim di Bojonegoro Dapat Santunan dari BAZNAS di Safari Ramadhan
Harukan! 1000 Anak Yatim di Bojonegoro Dapat Santunan dari BAZNAS di Safari Ramadhan
Bojonegoro, Sabtu, 15 Maret 2025 - Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang penuh berkah dan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk berbagi dengan sesama. Dalam rangka menyemarakkan bulan penuh rahmat ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Safari Ramadhan. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan santunan kepada 1000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap mereka yang membutuhkan. Program ini bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Bojonegoro, sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang dalam pengelolaan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan yang dihimpun dari masyarakat dapat tersalurkan kepada yang berhak secara transparan dan tepat sasaran. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Malowopati dengan khidmat ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah. Dari pihak BAZNAS Jawa Timur, hadir Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., beserta jajaran Wakil Ketua BAZNAS Jawa Timur, yakni Drs. KH. Masnuh, M.A., Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. yang turut serta dalam penyaluran santunan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., beserta jajaran pimpinan lengkap dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga hadir dalam kegiatan ini, menunjukkan sinergi kuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutanya sangat menyanyangkan pengumpulan zakat di Kabupaten Bojonegoro yang baru 2,8 miliar per tahun "Kabupaten Bojonegoro dikenal dengan APBD yang tinggi, sangat disayangkan oleh jika pengumpulan zakatnya masih terbilang rendah cuma 2,8 miliar per tahun, jika dibanding dengan Kota Surabaya melalui kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi berhasil menyumbang dana zakat 2 milliar setiap bulan yang dipotong dari gaji ASN" "Baznas tidak memiliki anggaran APBN namun memiliki tugas untuk membantu warga yang miskin dhuafa baik anak yatim maupun janda yang tidak mampu berdasarkan aturan Undang-Undang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat” ungkapnya. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengumpulan dana Baznas Kabupaten Bojonegoro hingga minimal Rp5 miliar pada tahun 2025. Ia menilai Baznas memiliki peran penting dalam membantu masyarakat kurang mampu, anak yatim piatu, serta mendorong kemandirian ekonomi. "Saya mendukung penuh upaya Baznas, dan kami siap membantu agar pengumpulan dana bisa mencapai minimal Rp5 miliar tahun depan," ujar Bupati Wahono. Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana, serta komunikasi yang akuntabel. "Saya berharap Baznas tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatannya," tambahnya. Di akhir sambutannya, ia berharap keberadaan Baznas dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Dengan kehadiran Baznas, semoga angka kemiskinan di Bojonegoro bisa terus menurun," tutupnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berzakat dan bersedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan.
BERITA15/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS RI Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Yogyakarta, Hasil Sedekah Konsumen Alfamidi
BAZNAS RI Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Yogyakarta, Hasil Sedekah Konsumen Alfamidi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengadakan program "Ramadhan Sehat Bercahaya" (RSB) dengan tema "Gerakan Mata Sehat" yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Bumi Cendekia Yogyakarta pada beberapa hari yang lalu. Program ini merupakan hasil dari sedekah konsumen Alfamidi pada periode November-Desember 2024, bekerja sama dengan Yayasan Amal Mata Indonesia dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Layanan pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata gratis ini ditujukan untuk 10.500 santri pesantren yang mengalami gangguan penglihatan. Program Ramadhan Sehat Bercahaya ini juga dilaksanakan di 24 Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang tersebar di berbagai daerah, antara lain Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo, Makassar, Pangkalpinang, dan daerah lainnya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemeriksaan mata serta kacamata gratis bagi santri. “Kami ingin memastikan bahwa para santri di pondok pesantren Bumi Cendekia memiliki penglihatan yang baik untuk mendukung pembelajaran mereka," kata Prof. Noor. Sebanyak 190 santri menerima layanan pemeriksaan mata gratis, dan 100 santri lainnya mendapatkan kacamata gratis. "Kami berharap, program ini dapat membantu para santri dalam meningkatkan kualitas belajar mereka. Semoga para santri dapat lebih produktif dalam menuntut ilmu tanpa terkendala masalah penglihatan," tambahnya. Ketua Yayasan Amal Mata Indonesia, Subandriyo, juga memberikan apresiasi terhadap program ini, menyebutkan bahwa layanan pemeriksaan mata sangat dibutuhkan, terutama pasca-pandemi, ketika masalah kesehatan mata semakin banyak ditemukan, terutama di kalangan anak-anak. “Mata memang menjadi unsur paling penting dalam mendapatkan atau mengeluarkan potensi anak-anak. Kita tahu bahwa setelah pandemi, kasus kelainan refraksi, seperti Rabun Jauh, merajalela di antara anak-anak kita," tambah Subandriyo. Ketua Dewan Masyayikh PP. Bumi Cendekia, KH. M. Imam Aziz, juga menyambut baik program ini dan menekankan pentingnya kesehatan mata untuk menunjang aktivitas belajar para santri. "rogram ini amatlah penting karena kalau mata kurang sehat, maka yang lain terganggu. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap kesehatan santri-santri kami. Kesehatan mata sangat penting bagi mereka yang setiap harinya belajar dan mengaji," ujarnya. KH. M. Imam berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut untuk menjalankan berbagai program kemanusiaan lainnya. "Semoga program-program seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga pertemuan-pertemuan seperti ini bisa memberikan barokah," harapnya. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bantul, Nur Azis, serta sejumlah tokoh lainnya.
BERITA15/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Sukses Gelar Program OASE Bersama Anak Yatim
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Sukses Gelar Program OASE Bersama Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan KDS Mall Bojonegoro sukses menggelar Program Orang Tua Asuh Sehari (OASE), sebuah inisiatif sosial yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di wilayah Bojonegoro. Acara ini berlangsung meriah di KDS Mall Bojonegoro dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta para pengelola KDS Mall. Program OASE ini menghadirkan berbagai macam kegiatan, mulai dari pemberian santunan, belanja kebutuhan sekolah dan pakaian bagi anak-anak yatim, hingga sesi motivasi dan hiburan. Anak-anak yang hadir tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara dan merasakan kebahagiaan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam acara tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program ini. “Program OASE merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap anak-anak yatim. Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan KDS Mall Bojonegoro yang turut serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Harapan kami, program ini tidak hanya memberikan kebahagiaan sesaat, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Sementara itu, perwakilan dari KDS Mall Bojonegoro juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari program OASE ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta berbagi,” tuturnya. Dengan terlaksananya Program OASE ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak-anak yatim dan kaum dhuafa di Bojonegoro. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial demi kesejahteraan bersama.
BERITA11/03/2025 | Bagus Novianto
Panen Rumput Melimpah, Peternak Muntilan Kian Sejahtera Berkat BAZNAS
Panen Rumput Melimpah, Peternak Muntilan Kian Sejahtera Berkat BAZNAS
Peternak yang tergabung dalam Balai Ternak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sukses memanen 500 kilogram rumput Gama Umami. Hasil panen ini menjadi suplai utama pakan bagi 72 indukan dan 2 pejantan ternak, yang berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas peternakan. Taofik yang merupakan salah satu anggota Balai Ternak BAZNAS, mengungkapkan bahwa hasil panen kali ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan nutrisi ternak. "Dengan rumput Gama Umami yang kaya nutrisi ini, pertumbuhan ternak lebih optimal dan produksi susu meningkat. Kami sangat bersyukur atas pendampingan dari BAZNAS," ujarnya. Rumput Gama Umami dikenal memiliki kandungan gizi yang tinggi dan mampu mencegah stunting pada ternak. Dengan suplai pakan yang cukup, peternak Muntilan optimistis dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ternak dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Program pendampingan BAZNAS pun semakin dirasakan manfaatnya bagi para peternak di daerah tersebut.
BERITA11/03/2025 | Natasya
Ramadhan 2025, BAZNAS Gaungkan Tagline Cahaya Zakat
Ramadhan 2025, BAZNAS Gaungkan Tagline Cahaya Zakat
BAZNAS mengusung tagline Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik sebagai tema utama tahun 2025, termasuk dalam kampanye selama bulan Ramadhan. Tagline ini menjadi simbol bahwa zakat tidak hanya memberi manfaat bagi mustahik, tetapi juga mendatangkan keberkahan serta kebahagiaan bagi para muzaki yang menunaikan kewajibannya. Hal ini disampaikan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., pada "Konferensi Pers Program Ramadhan BAZNAS 2025, Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik", di Jakarta, baru-baru ini. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A. Ketua BAZNAS RI, menegaskan bahwa zakat adalah sarana berbagi yang membawa keberkahan bagi semua. "Cahaya Zakat diinklusikan bahwa zakat menjadi bagian dari diri seseorang dalam menebar kebaikan. Dengan berzakat, kita memperkuat hubungan antara hamba dengan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa ini akan membangkitkan kesadaran kita bahwa ‘Nur’ atau cahaya Allah SWT bisa dirasakan oleh semua,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa kampanye Cahaya Zakat bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam berzakat, dengan keyakinan bahwa semakin banyak yang menunaikan zakat, semakin luas pula manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan. "Kita meyakini bahwa Allah akan terus menambah rezeki kita. BAZNAS bukan hanya sekadar lembaga filantropi biasa, tetapi lembaga filantropi ketuhanan. Di mana kita tidak hanya menyalurkan bantuan material, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai zakat," tegasnya. Kiai Noor juga berharap tagline Cahaya Zakat dapat dimaknai secara mendalam, sebagaimana tagline BAZNAS di tahun-tahun sebelumnya. "Pada tahun 2021, kita memperkenalkan Gerakan Cinta Zakat yang diluncurkan oleh Pak Jokowi di Istana, dengan harapan bahwa dukungan dari istana akan memperkuat pengaruhnya. Kemudian, tahun 2022 kita mengusung Berkah Zakat, karena dari rasa cinta terhadap zakat akan lahir keberkahan," jelasnya. Pada tahun 2024, lanjut Kiai Noor, BAZNAS mengangkat tagline Nikmat Zakat, yang menegaskan bahwa keberkahan dari zakat membawa kenikmatan dalam kehidupan. "Dan tahun ini, kita memilih Cahaya Zakat, karena cahaya memiliki makna yang luas dan mencerminkan kekuasaan Allah SWT. Harapannya, Cahaya Zakat dapat menghadirkan keajaiban, sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an," pungkasnya. Dengan adanya kampanye Cahaya Zakat, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, sehingga manfaatnya dapat terus menyebar dan membawa perubahan positif bagi kehidupan umat.
BERITA07/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dukung Mahasiswa Berprestasi, Penerima Beasiswa Raih Cumlaude
BAZNAS Dukung Mahasiswa Berprestasi, Penerima Beasiswa Raih Cumlaude
Beberapa waktu lalu, Dika Wiguna, mahasiswa S1 Keperawatan di Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah, meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,74. Dika merupakan penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi. Selain meraih prestasi akademik, Dika juga memenangkan berbagai kompetisi nasional dan internasional, di antaranya juara pertama Duta Bahasa Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi serta peringkat Harapan di tingkat Provinsi Jambi. Ia menerima Beasiswa Unit Pengembangan Bahasa Wonosobo pada semester 1-4 serta Beasiswa BAZNAS pada semester 5-8. Dika aktif sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa S1 Keperawatan dan anggota PMI. Ia juga mengembangkan usaha jual beli smartphone untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama kuliah. BAZNAS terus berkomitmen mendukung mahasiswa berprestasi agar dapat mengembangkan potensinya dan berkontribusi bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | Najwa Najihah
Zakat Fitrah Rp 45.000, BAZNAS Bojonegoro Pastikan Mustahik Terima Beras Kualitas Premium
Zakat Fitrah Rp 45.000, BAZNAS Bojonegoro Pastikan Mustahik Terima Beras Kualitas Premium
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi untuk menetapkan besaran Zakat Fitrah tahun 1446 H / 2025 M. Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Abdullah Hafidz selaku perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI. selaku perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro, serta Diyah Endriani selaku perwakilan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Dalam rapat ini, peserta membahas berbagai faktor yang menjadi dasar penentuan besaran Zakat Fitrah, termasuk harga beras yang berlaku di pasaran serta kebutuhan dasar masyarakat. Setelah melalui diskusi yang mendalam dan mempertimbangkan kondisi ekonomi, disepakati bahwa besaran Zakat Fitrah untuk tahun 1446 H / 2025 M adalah Rp. 45.000.00 (Setara 3Kg beras), dengan acuan harga beras kualitas premium. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa penetapan besaran Zakat Fitrah ini telah mempertimbangkan prinsip keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya para mustahik (penerima zakat). “Zakat Fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan harus diberikan dalam bentuk yang terbaik. Oleh karena itu, kami menetapkan besaran zakat dengan acuan harga beras kualitas premium agar para penerima dapat merasakan manfaat yang lebih baik dan lebih layak,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kajian harga beras terkini di pasaran dan konsultasi dengan pihak terkait, serta mempertimbangkan kaidah ilmu fikih, khususnya dalam aspek kehati-hatian (ihtiyath). “Dalam Islam, kita diajarkan untuk mengambil sikap kehati-hatian dalam menentukan perkara ibadah, termasuk dalam zakat. Sebagaimana kaidah fikih "keluar dari perbedaan pendapat itu dianjurkan", maka kami memilih besaran yang lebih aman agar zakat yang dibayarkan benar-benar sah dan dapat memenuhi hak para mustahik dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. Dengan adanya penetapan ini, diharapkan masyarakat dapat menunaikan Zakat Fitrah dengan tenang dan yakin bahwa yang diberikan sesuai dengan standar terbaik. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga mengimbau kepada seluruh umat Islam agar menyalurkan Zakat Fitrah tepat waktu sehingga dapat segera didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima. Melalui keputusan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersama Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bojonegoro, serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengelola dan menyalurkan zakat secara transparan, profesional, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
BERITA05/03/2025 | Bagus N
Dedikasi Peternak Binaan BAZNAS Gunungkidul dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Dedikasi Peternak Binaan BAZNAS Gunungkidul dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Wagiman dan Romli, anggota kelompok Balai Ternak BAZNAS di Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan dedikasi tinggi dalam merawat ternak kelompok. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan pemeliharaan, seperti mencacah hijauan pakan dan menjaga kebersihan kandang, guna memastikan kesehatan ternak tetap optimal. Sebagai bagian dari penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi oleh BAZNAS, kedua peternak ini menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Perawatan yang mereka lakukan tidak hanya mencakup pemberian pakan berkualitas, tetapi juga pengawasan kesehatan ternak agar terhindar dari penyakit. Dengan kerja keras dan komitmen mereka, kondisi ternak di kelompok Balai Ternak Getas tetap terjaga dengan baik. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
BERITA02/03/2025 | Abdullah Azzam
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu mengembangkan usaha Bakso Sultan, salah satu mustahik binaan Alia Safriana, melalui program bantuan modal pembiayaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Aceh. Setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS, penghasilan bersih usaha Bakso Sultan milik Alia kini mencapai Rp500.000 per hari. Bahkan, ia telah memiliki karyawan untuk membantu operasional usahanya. Pencapaian ini mendapat apresiasi dari Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Alia Safriana merupakan bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi mustahik. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendampingi dan membina para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap program ini terus mendorong lebih banyak mustahik untuk naik kelas dan menjadi muzaki di masa depan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta baru baru ini. Saidah juga menambahkan bahwa keberhasilan usaha Bakso Sultan menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. “BAZNAS akan terus mendorong program pemberdayaan berbasis zakat, terutama dalam sektor usaha mikro, agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Alia bersama suaminya merintis usaha Bakso Sultan sejak 2020 dari rumah sederhana mereka di daerah Baitussalam, Aceh Besar. Dengan modal terbatas, ia memulai usaha kecil-kecilan dengan omzet awal hanya Rp100.000–Rp150.000 per hari. Untuk meningkatkan penjualan, Alia berpindah ke lokasi yang lebih strategis dan menargetkan pelanggan dari kalangan mahasiswa di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry (UINAR) Darussalam, Banda Aceh. Strategi ini membuahkan hasil dengan meningkatnya omzet usaha hingga dua kali lipat. Namun, saat kampus memasuki libur panjang, usaha Alia mengalami kendala akibat berkurangnya jumlah pelanggan. Kondisi ini memaksanya mencari lokasi baru yang lebih strategis agar tetap dapat menopang kebutuhan keluarganya. Melalui bantuan modal usaha dari BAZNAS serta tambahan modal pribadi, Alia berhasil menyewa lapak di Jalan Laksamana Malahayati dengan biaya sewa Rp6 juta per tahun. Keputusan ini terbukti tepat, karena jumlah pelanggan tidak hanya berasal dari mahasiswa tetapi juga masyarakat umum. Omzet usaha pun meningkat pesat hingga Rp1 juta–Rp1,5 juta per hari. Beberapa waktu lalu, Alia kembali mengembangkan usahanya dengan menyewa tempat yang lebih luas di lokasi yang lebih strategis. Kini, Bakso Sultan beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00, dengan dibantu tiga karyawan. Berkat kerja keras dan bantuan dari BAZNAS, omzet usahanya melonjak hingga Rp2,5 juta per hari, dengan pendapatan bersih sekitar Rp500.000 per hari. Sebagai penerima manfaat program BMD, Alia Safriana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS atas dukungan yang diberikan. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian yang saya raih," ucapnya. Alia juga berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu usahanya berkembang hingga seperti sekarang. Baginya, bantuan ini bukan sekadar modal, tetapi juga harapan dan dorongan untuk terus maju. BMD merupakan program pembiayaan produktif bagi mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
BERITA02/03/2025 | Anita Dwi Zulyatin
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI baru-baru ini meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan Ramadan. Program ini berfokus pada pembinaan masyarakat kurang mampu melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Pesantren 1000 Cahaya melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari berbagai kampus di Indonesia untuk mengajar anak jalanan, anak yatim, dan kelompok disabilitas. Kegiatan yang diadakan mencakup pengajian, ceramah, tilawah, serta buka puasa bersama. Dengan tersebar di lebih dari 160 titik, program ini bertujuan untuk menanamkan nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Peluncuran program ini dilakukan secara daring oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., didampingi oleh Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., melalui kanal YouTube resmi BAZNAS. Ketua BAZNAS RI menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan masa depan. "Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global," ucap dia. Ia juga menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki ketahanan ilmu pengetahuan dan spiritual. "Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat," kata dia. Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menyoroti manfaat program ini bagi penerima manfaat. "Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Quran, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujar dia. Ia juga berharap mahasiswa penerima beasiswa yang terlibat dalam program ini dapat memperoleh pengalaman sosial yang berharga. "Insya Allah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap dia. Dengan adanya program ini, BAZNAS RI berharap dapat menghadirkan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
BERITA24/02/2025 | Mada Martha Deansyah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Bojonegoro, 21 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sarana ibadah di lingkungan pendidikan. Pada Jumat (21/2), BAZNAS Bojonegoro menyalurkan bantuan senilai Rp10.000.000 untuk renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2 yang berlokasi di Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2, Hery Bawono, S.Pd., sebagai upaya untuk meningkatkan fasilitas ibadah bagi siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Renovasi mushola ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan representatif bagi para siswa dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program bantuan renovasi tempat ibadah ini merupakan bagian dari program prioritas BAZNAS dalam mendukung penguatan keagamaan dan pendidikan. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan tenaga pengajar di SDN Glagahwangi 2. Dengan mushola yang lebih layak, semoga dapat meningkatkan semangat dalam menjalankan ibadah serta menciptakan suasana sekolah yang lebih religius,” ujar Wakhid Priyono. Sementara itu, Hery Bawono, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2 mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Bojonegoro. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian BAZNAS terhadap fasilitas ibadah di sekolah kami. Mushola ini sangat penting bagi siswa untuk beribadah dan mengaji. Dengan renovasi ini, kami berharap suasana beribadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk,” ungkapnya. Program renovasi mushola ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan spiritual masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Bojonegoro terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung program-program kemanusiaan dan keagamaan guna menciptakan dampak positif yang lebih luas. Dengan adanya renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2, diharapkan siswa dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah, sehingga nilai-nilai keislaman dapat tertanam sejak dini. BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ibadah dan pendidikan guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan religius.
BERITA21/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berkomitmen dalam memberdayakan petani melalui program bantuan dan pendampingan. Salah satu penerima manfaat, Ibu Raudah, petani perempuan inspiratif di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur, sukses mengelola lahan padi seluas 1,5 hektare dengan metode tradisional "tujah". Dengan cara ini, keseimbangan alam tetap terjaga, sementara hasil panen diharapkan melimpah. Program pemberdayaan BAZNAS memberikan dukungan berupa akses permodalan, pendampingan, dan pelatihan agar petani lokal dapat lebih produktif dan mandiri. Melalui bimbingan yang berkelanjutan, Ibu Raudah bersama timnya mampu mengoptimalkan potensi padi lokal Siam Runtai yang menjadi andalan masyarakat setempat. Keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong mereka menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Dengan adanya program pemberdayaan petani, hasil pertanian semakin berkualitas, dan kesejahteraan umat pun meningkat.
BERITA17/02/2025 | Fikri
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat di Kabupaten Siak dengan menerapkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal ini disampaikan dalam kunjungan Pimpinan BAZNAS RI bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani ke BAZNAS Kabupaten Siak. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, beserta jajaran pengurus di kantor BAZNAS Kabupaten Siak, Riau baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Nur Chamdani menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel agar masyarakat semakin percaya dalam menunaikan zakat. "Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta semangat kepada pengurus BAZNAS Kabupaten Siak agar terus berinovasi dalam mengelola zakat," ujar dia. Ia juga menambahkan bahwa sistem pengelolaan zakat yang baik dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Selain itu, Nur Chamdani turut memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Siak untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap arahan yang diberikan dapat semakin memperkuat komitmen dalam mengelola zakat di daerahnya. "Kunjungan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat pengurus BAZNAS Kabupaten Siak dalam menjalankan tugasnya serta mendorong kesadaran masyarakat untuk berzakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ekonomi umat," ucap dia.
BERITA17/02/2025 | Adam Fakhrian
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Bojonegoro, 16 Februari 2025 – Dalam upaya mencetak generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas, Baznas Bojonegoro mendukung penuh pelatihan istimewa yang digelar oleh DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bojonegoro di Masjid Babusshofa, Bojonegoro. Acara ini berhasil menarik puluhan peserta yang antusias untuk mendalami strategi pengelolaan zakat secara tepat sasaran serta memahami ilmu falaq guna menentukan awal bulan Ramadan dengan akurat. Ketua Baznas Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., sebagai pemateri utama, menegaskan pentingnya zakat yang dikelola sesuai syariat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Selain itu, ilmu falaq diperkenalkan sebagai salah satu ilmu penting bagi umat Islam dalam menentukan waktu ibadah dengan lebih pasti. “Baznas Bojonegoro terus berupaya agar zakat yang dihimpun dapat disalurkan kepada yang berhak secara efektif. Selain itu, pemahaman yang benar mengenai ilmu falaq juga sangat penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan penuh keyakinan,” ungkap Drs. Wakhid Priyono. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk remaja masjid sebagai agen perubahan di masyarakat. Dengan wawasan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu mengelola zakat dengan lebih baik dan memahami aspek astronomi dalam ibadah Islam. Peserta menyambut baik acara ini karena memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, Baznas Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi keislaman yang berdampak positif bagi masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Salah satu penerima manfaat program ini, Muhammad Zulfikar, berhasil mengembangkan usaha bakso bakarnya hingga meraih laba bersih sebesar Rp 7 juta per bulan. Program BMD merupakan skema pembiayaan produktif berbasis non profit yang ditujukan bagi mustahik untuk membantu pengembangan usaha mereka. Melalui program ini, BAZNAS memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di berbagai sektor, termasuk kuliner, pertanian, peternakan, dan perikanan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, di Jakarta, belum ini, menyampaikan, program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mustahik. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki harus dikelola dengan baik untuk memperkuat ekonomi umat. Ia juga mengapresiasi ketekunan Zulfikar dalam mengembangkan usaha baksonya. Menurut dia, usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Zulfikar tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Berkat dukungan modal usaha dari BAZNAS, Zulfikar mampu menambah stok bahan baku, memperbaiki gerobak, dan melengkapi peralatan dagangnya. Sebelum mendapat bantuan, laba bersih hariannya berkisar Rp100.000. Setelah menerima dukungan dari BAZNAS, keuntungannya meningkat menjadi Rp250.000 per hari. Saat ini, Zulfikar berjualan di kawasan Pantai Gampong Jawa, Kec. Kutaraja, Kota Banda Aceh. Dengan semangat yang tinggi, ia terus mengembangkan usaha Bakso Bakar Bang Fikar agar semakin maju dan bermanfaat bagi lebih banyak orang.
BERITA16/02/2025 | Nurma Nafisa
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
Kelompok Balai Ternak Domba Budak Angon Sehate di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, berhasil memproduksi 300 kg pakan silase berkualitas dari limbah pertanian seperti tebon jagung, rumput odot, dan rumput gajah. Inovasi ini menjadi solusi ketahanan pakan ternak sekaligus upaya pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang mendukung para mustahik dalam program pemberdayaan ekonomi. Melalui bantuan modal dan pendampingan, BAZNAS mendorong kelompok peternak untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri. Produksi pakan silase ini menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun, sehingga usaha peternakan semakin berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para anggotanya. BAZNAS terus berkomitmen dalam memberdayakan mustahik melalui berbagai program ekonomi produktif, termasuk sektor peternakan. Dengan adanya inovasi dalam produksi pakan ternak, mustahik tidak hanya memperoleh manfaat secara ekonomi tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem peternakan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/02/2025 | Reihan Ramadhan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bojonegoro.

Lihat Daftar Rekening →