WhatsApp Icon
Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri

Bojonegoro — Harapan baru kini menyelimuti kehidupan Sri Nur Hanik, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Setelah lama hidup dengan keterbatasan akibat amputasi kaki karena kecelakaan, Sri Nur Hanik akhirnya dapat kembali melangkah berkat bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum menerima bantuan tersebut, Sri Nur Hanik mengaku mengalami masa-masa sulit. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk berjalan membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Bahkan, ia sempat merasa hampir putus asa karena tidak mampu beraktivitas secara mandiri seperti sebelumnya.

Namun keadaan berubah setelah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan kesehatan berupa kaki palsu. Bantuan ini menjadi titik balik yang menghadirkan semangat dan harapan baru dalam hidupnya.

“Alhamdulillah, sekarang saya punya harapan lagi untuk bisa beraktivitas. Terima kasih BAZNAS, terima kasih para muzaki,” ungkap Sri Nur Hanik penuh haru.

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kun Sucahyono, S.KM.Mkes. menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini merupakan bagian dari program BAZNAS pada bidang kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu para mustahik yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat kembali berdaya dan menjalani kehidupan dengan lebih layak.

“Program bantuan kaki palsu ini bersumber dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, dan disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menumbuhkan semangat untuk kembali beraktivitas,” jelasnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, sekaligus menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

30/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bantuan Pengembangan Usaha sebagai upaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan tersebut diberikan kepada Riya Iliyana, warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki usaha pembuatan roti dan donat.

Dalam program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin oven guna menunjang proses produksi usaha agar lebih optimal, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha yang telah dijalankan sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.H.I, menyampaikan bahwa “Bantuan ini adalah bentuk komitmen kami atas amanah yang diberikan oleh para muzakki, untuk disalurkan kembali melalui program peningkatan pendapatan ekonomi mustahik. Harapannya, mustahik dapat semakin berdaya, mandiri, dan pada akhirnya zakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar beliau.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan berzakat, kita turut berperan dalam memberdayakan ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan bersama.

29/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro

BojonegoroBAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan memberdayakan masyarakat melalui penyaluran bantuan kursi roda serta santunan kepada fakir miskin. Bantuan tersebut disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.

Bantuan kursi roda diberikan kepada mustahik yang mengalami keterbatasan mobilitas, sementara santunan disalurkan kepada fakir miskin guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Bantuan kursi roda dan santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mustahik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu mustahik penerima bantuan kursi roda, Sutarmi (42) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari saya. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan keberkahan,” ungkapnya dengan haru.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta memastikan bahwa zakat benar-benar hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik di Kabupaten Bojonegoro.

18/12/2025 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti

Bojonegoro — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan implementasi nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti.

“Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, kami ingin memastikan bahwa nilai pengabdian dan kepedulian sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan penguatan keadilan sosial.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.HI, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan santunan sebagai cerminan nilai pengabdian aparatur Kementerian Agama kepada umat.

“Hari Amal Bakti bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi pengabdian. Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melalui kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus hadir secara nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat terus berlanjut dan diperluas dalam berbagai program sosial-keagamaan yang berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Hari Amal Bakti dengan aksi nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kabupaten Bojonegoro.

18/12/2025 | Kontributor: Bagus Novianto
Baznas Kabupaten Bojonegoro Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Santri

Bojonegoro — Baznas Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada 30 santri di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di tingkat desa. Bantuan yang diberikan berupa mukena, sarung, dan peci, yang diserahkan langsung kepada para santri melalui perwakilan lembaga pendidikan setempat.

 

Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan implementasi pendayagunaan zakat untuk mendukung kegiatan keagamaan para santri.

“Kami berharap bantuan ini dapat menunjang kenyamanan santri dalam beribadah serta menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu agama. Baznas berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Perwakilan guru, Nyunarwati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dari Baznas Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar santri.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu para santri. Semoga menjadi berkah bagi semuanya dan mendorong mereka untuk lebih rajin beribadah dan belajar,” ungkapnya.

 

Dengan adanya bantuan ini, Baznas Kabupaten Bojonegoro berharap peran lembaga zakat semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan.

03/12/2025 | Kontributor: TABRONI

Berita Terbaru

Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu mengembangkan usaha Bakso Sultan, salah satu mustahik binaan Alia Safriana, melalui program bantuan modal pembiayaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Aceh. Setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS, penghasilan bersih usaha Bakso Sultan milik Alia kini mencapai Rp500.000 per hari. Bahkan, ia telah memiliki karyawan untuk membantu operasional usahanya. Pencapaian ini mendapat apresiasi dari Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Alia Safriana merupakan bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi mustahik. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendampingi dan membina para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap program ini terus mendorong lebih banyak mustahik untuk naik kelas dan menjadi muzaki di masa depan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta baru baru ini. Saidah juga menambahkan bahwa keberhasilan usaha Bakso Sultan menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. “BAZNAS akan terus mendorong program pemberdayaan berbasis zakat, terutama dalam sektor usaha mikro, agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Alia bersama suaminya merintis usaha Bakso Sultan sejak 2020 dari rumah sederhana mereka di daerah Baitussalam, Aceh Besar. Dengan modal terbatas, ia memulai usaha kecil-kecilan dengan omzet awal hanya Rp100.000–Rp150.000 per hari. Untuk meningkatkan penjualan, Alia berpindah ke lokasi yang lebih strategis dan menargetkan pelanggan dari kalangan mahasiswa di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry (UINAR) Darussalam, Banda Aceh. Strategi ini membuahkan hasil dengan meningkatnya omzet usaha hingga dua kali lipat. Namun, saat kampus memasuki libur panjang, usaha Alia mengalami kendala akibat berkurangnya jumlah pelanggan. Kondisi ini memaksanya mencari lokasi baru yang lebih strategis agar tetap dapat menopang kebutuhan keluarganya. Melalui bantuan modal usaha dari BAZNAS serta tambahan modal pribadi, Alia berhasil menyewa lapak di Jalan Laksamana Malahayati dengan biaya sewa Rp6 juta per tahun. Keputusan ini terbukti tepat, karena jumlah pelanggan tidak hanya berasal dari mahasiswa tetapi juga masyarakat umum. Omzet usaha pun meningkat pesat hingga Rp1 juta–Rp1,5 juta per hari. Beberapa waktu lalu, Alia kembali mengembangkan usahanya dengan menyewa tempat yang lebih luas di lokasi yang lebih strategis. Kini, Bakso Sultan beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00, dengan dibantu tiga karyawan. Berkat kerja keras dan bantuan dari BAZNAS, omzet usahanya melonjak hingga Rp2,5 juta per hari, dengan pendapatan bersih sekitar Rp500.000 per hari. Sebagai penerima manfaat program BMD, Alia Safriana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS atas dukungan yang diberikan. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian yang saya raih," ucapnya. Alia juga berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu usahanya berkembang hingga seperti sekarang. Baginya, bantuan ini bukan sekadar modal, tetapi juga harapan dan dorongan untuk terus maju. BMD merupakan program pembiayaan produktif bagi mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
BERITA02/03/2025 | Anita Dwi Zulyatin
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI baru-baru ini meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan Ramadan. Program ini berfokus pada pembinaan masyarakat kurang mampu melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Pesantren 1000 Cahaya melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari berbagai kampus di Indonesia untuk mengajar anak jalanan, anak yatim, dan kelompok disabilitas. Kegiatan yang diadakan mencakup pengajian, ceramah, tilawah, serta buka puasa bersama. Dengan tersebar di lebih dari 160 titik, program ini bertujuan untuk menanamkan nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Peluncuran program ini dilakukan secara daring oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., didampingi oleh Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., melalui kanal YouTube resmi BAZNAS. Ketua BAZNAS RI menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan masa depan. "Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global," ucap dia. Ia juga menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki ketahanan ilmu pengetahuan dan spiritual. "Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat," kata dia. Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menyoroti manfaat program ini bagi penerima manfaat. "Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Quran, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujar dia. Ia juga berharap mahasiswa penerima beasiswa yang terlibat dalam program ini dapat memperoleh pengalaman sosial yang berharga. "Insya Allah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap dia. Dengan adanya program ini, BAZNAS RI berharap dapat menghadirkan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
BERITA24/02/2025 | Mada Martha Deansyah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Bojonegoro, 21 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sarana ibadah di lingkungan pendidikan. Pada Jumat (21/2), BAZNAS Bojonegoro menyalurkan bantuan senilai Rp10.000.000 untuk renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2 yang berlokasi di Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2, Hery Bawono, S.Pd., sebagai upaya untuk meningkatkan fasilitas ibadah bagi siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Renovasi mushola ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan representatif bagi para siswa dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program bantuan renovasi tempat ibadah ini merupakan bagian dari program prioritas BAZNAS dalam mendukung penguatan keagamaan dan pendidikan. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan tenaga pengajar di SDN Glagahwangi 2. Dengan mushola yang lebih layak, semoga dapat meningkatkan semangat dalam menjalankan ibadah serta menciptakan suasana sekolah yang lebih religius,” ujar Wakhid Priyono. Sementara itu, Hery Bawono, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2 mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Bojonegoro. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian BAZNAS terhadap fasilitas ibadah di sekolah kami. Mushola ini sangat penting bagi siswa untuk beribadah dan mengaji. Dengan renovasi ini, kami berharap suasana beribadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk,” ungkapnya. Program renovasi mushola ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan spiritual masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Bojonegoro terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung program-program kemanusiaan dan keagamaan guna menciptakan dampak positif yang lebih luas. Dengan adanya renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2, diharapkan siswa dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah, sehingga nilai-nilai keislaman dapat tertanam sejak dini. BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ibadah dan pendidikan guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan religius.
BERITA21/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berkomitmen dalam memberdayakan petani melalui program bantuan dan pendampingan. Salah satu penerima manfaat, Ibu Raudah, petani perempuan inspiratif di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur, sukses mengelola lahan padi seluas 1,5 hektare dengan metode tradisional "tujah". Dengan cara ini, keseimbangan alam tetap terjaga, sementara hasil panen diharapkan melimpah. Program pemberdayaan BAZNAS memberikan dukungan berupa akses permodalan, pendampingan, dan pelatihan agar petani lokal dapat lebih produktif dan mandiri. Melalui bimbingan yang berkelanjutan, Ibu Raudah bersama timnya mampu mengoptimalkan potensi padi lokal Siam Runtai yang menjadi andalan masyarakat setempat. Keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong mereka menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Dengan adanya program pemberdayaan petani, hasil pertanian semakin berkualitas, dan kesejahteraan umat pun meningkat.
BERITA17/02/2025 | Fikri
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat di Kabupaten Siak dengan menerapkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal ini disampaikan dalam kunjungan Pimpinan BAZNAS RI bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani ke BAZNAS Kabupaten Siak. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, beserta jajaran pengurus di kantor BAZNAS Kabupaten Siak, Riau baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Nur Chamdani menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel agar masyarakat semakin percaya dalam menunaikan zakat. "Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta semangat kepada pengurus BAZNAS Kabupaten Siak agar terus berinovasi dalam mengelola zakat," ujar dia. Ia juga menambahkan bahwa sistem pengelolaan zakat yang baik dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Selain itu, Nur Chamdani turut memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Siak untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap arahan yang diberikan dapat semakin memperkuat komitmen dalam mengelola zakat di daerahnya. "Kunjungan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat pengurus BAZNAS Kabupaten Siak dalam menjalankan tugasnya serta mendorong kesadaran masyarakat untuk berzakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ekonomi umat," ucap dia.
BERITA17/02/2025 | Adam Fakhrian
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Bojonegoro, 16 Februari 2025 – Dalam upaya mencetak generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas, Baznas Bojonegoro mendukung penuh pelatihan istimewa yang digelar oleh DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bojonegoro di Masjid Babusshofa, Bojonegoro. Acara ini berhasil menarik puluhan peserta yang antusias untuk mendalami strategi pengelolaan zakat secara tepat sasaran serta memahami ilmu falaq guna menentukan awal bulan Ramadan dengan akurat. Ketua Baznas Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., sebagai pemateri utama, menegaskan pentingnya zakat yang dikelola sesuai syariat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Selain itu, ilmu falaq diperkenalkan sebagai salah satu ilmu penting bagi umat Islam dalam menentukan waktu ibadah dengan lebih pasti. “Baznas Bojonegoro terus berupaya agar zakat yang dihimpun dapat disalurkan kepada yang berhak secara efektif. Selain itu, pemahaman yang benar mengenai ilmu falaq juga sangat penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan penuh keyakinan,” ungkap Drs. Wakhid Priyono. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk remaja masjid sebagai agen perubahan di masyarakat. Dengan wawasan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu mengelola zakat dengan lebih baik dan memahami aspek astronomi dalam ibadah Islam. Peserta menyambut baik acara ini karena memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, Baznas Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi keislaman yang berdampak positif bagi masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Salah satu penerima manfaat program ini, Muhammad Zulfikar, berhasil mengembangkan usaha bakso bakarnya hingga meraih laba bersih sebesar Rp 7 juta per bulan. Program BMD merupakan skema pembiayaan produktif berbasis non profit yang ditujukan bagi mustahik untuk membantu pengembangan usaha mereka. Melalui program ini, BAZNAS memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di berbagai sektor, termasuk kuliner, pertanian, peternakan, dan perikanan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, di Jakarta, belum ini, menyampaikan, program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mustahik. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki harus dikelola dengan baik untuk memperkuat ekonomi umat. Ia juga mengapresiasi ketekunan Zulfikar dalam mengembangkan usaha baksonya. Menurut dia, usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Zulfikar tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Berkat dukungan modal usaha dari BAZNAS, Zulfikar mampu menambah stok bahan baku, memperbaiki gerobak, dan melengkapi peralatan dagangnya. Sebelum mendapat bantuan, laba bersih hariannya berkisar Rp100.000. Setelah menerima dukungan dari BAZNAS, keuntungannya meningkat menjadi Rp250.000 per hari. Saat ini, Zulfikar berjualan di kawasan Pantai Gampong Jawa, Kec. Kutaraja, Kota Banda Aceh. Dengan semangat yang tinggi, ia terus mengembangkan usaha Bakso Bakar Bang Fikar agar semakin maju dan bermanfaat bagi lebih banyak orang.
BERITA16/02/2025 | Nurma Nafisa
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
Kelompok Balai Ternak Domba Budak Angon Sehate di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, berhasil memproduksi 300 kg pakan silase berkualitas dari limbah pertanian seperti tebon jagung, rumput odot, dan rumput gajah. Inovasi ini menjadi solusi ketahanan pakan ternak sekaligus upaya pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang mendukung para mustahik dalam program pemberdayaan ekonomi. Melalui bantuan modal dan pendampingan, BAZNAS mendorong kelompok peternak untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri. Produksi pakan silase ini menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun, sehingga usaha peternakan semakin berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para anggotanya. BAZNAS terus berkomitmen dalam memberdayakan mustahik melalui berbagai program ekonomi produktif, termasuk sektor peternakan. Dengan adanya inovasi dalam produksi pakan ternak, mustahik tidak hanya memperoleh manfaat secara ekonomi tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem peternakan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/02/2025 | Reihan Ramadhan
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI menerima penghargaan Elshinta Award 2025 untuk kategori Outstanding Bussiness Collaboration. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran BAZNAS yang memberikan perspektif dan mendukung kerja sama dalam siaran Radio Elshinta. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyebarkan literasi zakat kepada masyarakat. " Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga menyatakan harapan agar Radio Elshinta tetap konsisten menyiarkan informasi dan edukasi tentang zakat, serta terus menjalin kerja sama dengan BAZNAS RI untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. " BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya. Di samping itu, Kiai Noor menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah rutin menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari penerapan prinsip "3A"Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI yang menjadi landasan pengelolaan zakat di BAZNAS RI.
BERITA12/02/2025 | Najwa Najihah
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
Bojonegoro, 31 Januari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan fidyah kepada mereka yang berhak menerima. Penyaluran fidyah ini ditujukan untuk orang-orang fakir dan miskin secara khusus, bukan sisa golongan penerima zakat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Fidyah adalah kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa dengan alasan tertentu, seperti usia lanjut, penyakit kronis, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagai pengganti, mereka diwajibkan membayar fidyah yang kemudian disalurkan kepada fakir miskin dalam bentuk makanan siap saji atau bahan pokok. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro memastikan bahwa fidyah yang diterima dari masyarakat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang berhak.roses penyaluran dilakukan dengan transparan dan akuntabel, sehingga amanah dari para pemberi fidyah dapat tersampaikan dengan baik. Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan fidyah, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyediakan layanan pembayaran fidyah secara online melalui situs resmi mereka di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/bayarzakat. Dengan layanan ini, masyarakat dapat menunaikan fidyah dengan mudah, aman, dan sesuai dengan syariat Islam. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah untuk menunaikannya melalui BAZNAS, sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara tepat dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyaluran fidyah dan layanan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/ atau menghubungi kantor BAZNAS setempat. Mari bersama-sama menunaikan kewajiban fidyah dan berkontribusi dalam membantu sesama melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
BERITA31/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
Bojonegoro, 30 Januari 2025 – KSPPS BMT Mekah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bojonegoro. Penyerahan zakat maal ini dilakukan pada Kamis, 30 Januari 2025, di kantor BAZNAS Bojonegoro. Penyerahan zakat maal tersebut dipimpin langsung oleh Miftahul Mufid, M.Pd.I, selaku Manajer KSPPS BMT Mekah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya KSPPS BMT Mekah dalam mendukung distribusi zakat yang lebih merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya. "Kami percaya bahwa zakat maal yang kami salurkan melalui BAZNAS Bojonegoro dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat," ujar Miftahul Mufid. BAZNAS Bojonegoro menyambut baik dan mengapresiasi langkah KSPPS BMT Mekah dalam mengoptimalkan penyaluran zakat melalui lembaga resmi. Zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariah dan program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS Bojonegoro. Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mendapatkan manfaat dari dana zakat yang disalurkan dengan transparan dan tepat guna.
BERITA30/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Bojonegoro, 19 Januari 2024 — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, KH Ahsanul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada hari ini, Minggu, 19 Januari 2024. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., beserta jajaran wakil pimpinan. Dalam kunjungan tersebut, KH Ahsanul Haq meninjau berbagai program kerja yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta memberikan arahan strategis terkait optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah ini. Beliau juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang dinilai telah berhasil menjalankan program-program inovatif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, terutama bagi mustahik (penerima zakat). “BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengelola dana zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar KH Ahsanul Haq dalam sambutannya. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini dan menjelaskan beberapa program unggulan yang telah berjalan, seperti bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial lainnya. “Kehadiran KH Ahsanul Haq memberikan motivasi dan arahan yang sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Kunjungan ini juga menjadi momen evaluasi dan diskusi terkait sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten untuk memastikan pengelolaan zakat lebih transparan, akuntabel, dan berdampak positif. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan program-program BAZNAS dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI menginisiasi pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini dirancang untuk membantu 93 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana rob. BAZNAS memberikan berbagai bentuk bantuan, seperti pembangunan Masjid Cahaya Zakat, Balai Warga Serbaguna, ZCorner sebagai pusat kuliner, sentra kerajinan UMKM, hingga pembangunan unit rumah dengan total bantuan awal sebesar Rp4,7 miliar yang akan terus bertambah. Peninjauan proyek ini dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Mensos RI Saifullah Yusuf. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina di lokasi, beberapa waktu lalu. Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor, menjelaskan bahwa kawasan pesisir di Desa Eretan Kulon kerap mengalami banjir rob, yang mengancam hunian dan penghidupan masyarakat nelayan. “BAZNAS akan berperan serta dalam pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu. Insya Allah kita akan membangun masjid senilai Rp2,1 miliar. Jadi nanti masjidnya di atas berdampingan dengan UMKM di bawah,” ungkapnya. KIA Noor menambahkan, BAZNAS berencana memberikan Rumah Layak Huni BAZNAS senilai Rp1,9 miliar serta bantuan untuk UMKM sebesar Rp684 juta, yang semuanya ditujukan untuk mustahik. “Insya Allah bantuan total sementara dari BAZNAS itu sebesar Rp4,7 miliar yang nanti akan berkembang. Tadi kami mendengar bangunan seperti ini tidak hanya disini tapi ditempat lain, jadi insya Allah BAZNAS akan selalu bersama Kementerian Sosial untuk memperhatikan nasib para Mustahik," ucap kiai Noor. Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS dan Kemensos untuk mengoptimalkan dampak dari program-program kebaikan. “Kami berharap, program ini dapat menjadi contoh sukses yang akan diikuti oleh wilayah-wilayah lain di Indonesia. Tentu harapan yang utama kami juga nantinya banyak mustahik-Mustahik yang menjadi Muzaki," harapnya. Mensos RI Saifullah Yusuf menambahkan bahwa Kampung Nelayan Sejahtera akan mencakup 93 rumah tipe 36, dilengkapi fasilitas umum seperti balai warga, sarana olahraga, taman ramah anak, dan sentra UMKM. “Kami mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga, dengan fokus pada pengelolaan ikan, seperti kerupuk ikan, bakso, dan dimsum. Pemberdayaan ini diharapkan dapat menopang perekonomian jangka panjang masyarakat setempat," kata Mensos. Saifullah berharap pembangunan ini mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi para nelayan terdampak rob. Program ini merupakan hasil kolaborasi Kemensos, Pemerintah Kabupaten Indramayu, BAZNAS, dan Habitat for Humanity, dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI, kepada Bupati Indramayu, yang cekatan untuk menerima ajakan Kementrian Sosial. Beliau-beliau ini tanpa menolak, justru malah ingin kerja bersama, kerja bareng, kerja keroyokan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya. Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina turut menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, yang tidak hanya membantu membangun rumah, tetapi juga meningkatkan kemandirian warga. “Rencana pembangunan ini diharapkan selesai pada akhir Januari 2025. Tentu untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, perlu diberikan bantuan berupa pelatihan bantuan berupa pelatihan serta modal usaha. Hal ini diharapkan dapat menyangga ekonomi keluarga secara berkelanjutan," harap Nina. Turut hadir dalam kunjungan ini Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Sekjen Kemensos Robben Rico, serta sejumlah jajaran terkait.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro, (17/01)– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-24 dengan penuh syukur dan semangat baru. Acara ini dirangkai dengan tasyakuran pindah kantor baru BAZNAS Bojonegoro yang kini beralamat di Jalan Untung Suropati No. 39, Bojonegoro. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya sinergi dan dedikasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I.; Segenap Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro; Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Muji Martopo, S.H., Hum.; Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur; Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah, S.E., M.M.; Kepala Bidang Aset Daerah, Andi Panca Wardana, S.E., Ak., MMG; Pimpinan BSI, Chrisna Ariwijaya; Bapak Saifudin Idris, M.Pd.; Bapak Dr. H. Mundar Fahman, M.M.; serta staf BAZNAS Bojonegoro. Acara diawali dengan Khotmil Qur’an, sebuah doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., yang menyampaikan rasa syukur dan harapan besar atas momen ini. “Pindahnya kantor baru ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak demi mendukung kesejahteraan umat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Bapak Muji Martopo, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas dedikasi dan kontribusinya terhadap masyarakat Bojonegoro. “BAZNAS telah menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat yang amanah. Dengan adanya kantor baru ini, saya yakin BAZNAS dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya,” ucapnya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada lima anak yatim, simbol kepedulian dan komitmen BAZNAS untuk mendukung generasi penerus bangsa. Selain itu, diserahkan secara simbolis lima beasiswa Genius S1 sebagai wujud dukungan nyata BAZNAS dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Acara ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur, yang memohon keberkahan dan kelancaran atas perjalanan BAZNAS di masa depan. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan potong tumpeng dan makan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Dengan semangat HUT ke-24 dan suasana baru di kantor yang representatif, BAZNAS Bojonegoro optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung acara ini. Semoga BAZNAS terus menjadi lembaga yang terpercaya dan bermanfaat bagi umat.
BERITA17/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Bojonegoro, (16/01) – BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bojonegoro dengan bangga mengumumkan perpindahan kantor mereka ke lokasi baru yang beralamat di Jl. Untung Suropati No. 39. Perpindahan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Lokasi baru ini dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai dan berada di tempat yang lebih strategis, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat. Alasan Perpindahan KantorPerpindahan kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dilakukan berdasarkan pertimbangan berikut:1. Aksesibilitas yang Lebih Baik Lokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Bojonegoro.2. Fasilitas yang Memadai Kantor baru dilengkapi dengan ruang pelayanan yang luas, ruang rapat, serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung pelayanan yang maksimal.3. Peningkatan Kualitas Layanan Dengan lingkungan kerja yang lebih kondusif, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Keunggulan Lokasi BaruLokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:• Dekat dengan Pusat Kota: Lokasi strategis untuk mempermudah akses masyarakat.• Fasilitas Parkir Luas: Memberikan kenyamanan bagi pengunjung.• Lingkungan Nyaman: Suasana kondusif mendukung pelayanan yang optimal. Harapan dan Dampak PositifDengan perpindahan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat:• Meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah.• Memperluas jangkauan program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.• Mempererat kerja sama dengan berbagai lembaga, seperti masjid, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat. Informasi KontakBAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengundang masyarakat untuk mengunjungi kantor baru kami dengan rincian sebagai berikut:• Alamat: Jl. Untung Suropati No. 39, Bojonegoro• Jam Operasional: Senin – Jumat, pukul 08.00 – 16.00 WIB• Kontak: 0812-3995-6080 (WhatsApp) atau email ke [email protected] Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia di kantor baru kami untuk bersama-sama membangun Bojonegoro yang lebih sejahtera melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kontak yang tersedia. Humas BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
BERITA16/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Seorang petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berhasil memanen padi organik yang melimpah. Dengan memanfaatkan lahan seluas 0,4 hektar. Daman mampu mencapai hasil panen setara 6 ton per hektar. Daman mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen padi organiknya. Karenanya, hasil panen padi organik yang didapatnya jauh lebih baik kualitas dan kuantitasnya dibandingkan panen sebelumnya. Dalam hal ini sistem budidaya tanaman organik memang memerlukan kerja ekstra. Namun hasil tidak membohongi proses, panen yang dihasilkan jauh lebih sehat dan bermanfaat. Oleh karena itu, program binaan BAZNAS ini bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar lebih mandiri dan produktif. Melalui pendampingan intensif, petani dibekali teknik budidaya organik yang efektif dan berkelanjutan. Keberhasilan Daman menjadi bukti nyata dampak positif dari program ini. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kerja keras Daman dan petani lainnya yang terus berkomitmen menjalankan sistem pertanian organik. Pertanian organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai hasil pertanian. Dengan Keberhasilan panen tersebut diharapkan ke depan dapat menjadi contoh bagi petani lain di wilayah Sukabumi. BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program budidaya padi organik ke desa-desa lain di Sukabumi. Langkah ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
BERITA13/01/2025 | Humas
Pendekatan Inovatif Jadi Strategi Penggalangan Dana Kebencanaan dari BAZNAS di ICONZ 2024
Pendekatan Inovatif Jadi Strategi Penggalangan Dana Kebencanaan dari BAZNAS di ICONZ 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memaparkan pendekatan inovatif untuk penggalangan dana (fundraising) dalam membantu penanggulangan bencana di Indonesia. Strategi ini disampaikan oleh H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, dalam Plenary Session 3 Konferensi Zakat Internasional ke-8 (The 8th International Conference on Zakat/ICONZ) 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (17/12/2024). Dalam paparannya, Rizaludin menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia sebagai negara yang kerap dilanda berbagai jenis bencana alam. "Indonesia ini terkenal dengan negara penuh bencana, ring of fire. Di sekitar kita ada hampir sepuluh macam bencana, baik itu kebakaran hutan, topan, banjir, gempa, badai, dan sebagainya. Itulah yang membuat Indonesia kuat menghadapi bencana, karena sangat akrab dengan bencana. Bicara soal sedekah kebencanaan, maka kita bicara bagaimana sedekah kebencanaan mampu membantu memulihkan masyarakat yang terdampak bencana dan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya. Rizaludin menjelaskan bahwa dasar hukum untuk pengelolaan dana zakat dalam penanggulangan bencana telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 66 Tahun 2022. Fatwa ini mengatur bahwa harta zakat dapat digunakan untuk berbagai aspek terkait kebencanaan, termasuk edukasi, pendampingan, perencanaan, hingga rehabilitasi bencana. "Ada fatwa MUI yang menjadi basis fundraising untuk kebencanaan ini, yaitu Fatwa MUI Nomor 66 Tahun 2022. Di situ disebutkan bahwa harta zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan kebencanaan dan masuk kepada asnaf fi sabilillah. Bahkan segala bentuk kepentingan pencegahan bencana, seperti biaya fasilitator, edukasi kebencanaan, pendampingan, perencanaan penanggulangan bencana, yang tidak dapat dipenuhi dari harta zakat, dapat dipenuhi dari dana infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," jelas Rizaludin. Dalam sesi tersebut, Rizaludin juga menggarisbawahi pentingnya lembaga zakat seperti BAZNAS untuk memahami perspektif para muzakki terkait kebencanaan. Ia menyebut bahwa muzakki umumnya memperhatikan tiga hal utama dalam mendukung program kebencanaan. "Pertama, apakah programnya substantif; kedua, apakah programnya terlihat atau visible; dan ketiga, apakah pengelolaannya reputable. Ini penting di mata muzakki. Mereka akan menyalurkan dananya dengan melihat ketiga hal ini," terangnya. Lebih lanjut, Rizaludin menekankan pentingnya reputasi lembaga zakat dalam menarik kepercayaan muzakki. "Dalam konteks reputasi, yang dilihat itu adalah pertama performance, kedua behavior, dan ketiga communication lembaganya. Tentang performance, itu kita bicara tentang tepat sasaran, programnya berkelanjutan, dampaknya terukur, dan efisiensi sumber daya. Terkait behavior, kita bicara tentang transparansi, akuntabilitas, dan etika. Sementara pada communication, ini bicara keterbukaan, responsivitas, dan koordinasi," papar Rizaludin. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga terkait untuk mengoptimalkan penanggulangan bencana. Menurutnya, upaya bersama ini tidak hanya diperlukan pada tahap tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan pascabencana dan mitigasi risiko jangka panjang. "Kolaborasi nasional menjadi penting, karena bicara bencana tidak ada yang bisa menyelesaikannya sendiri. Maka kolaborasi seluruh komponen masyarakat, termasuk pemerintah, juga penting. Insyaallah kebaikan akan menjadi baik dan semakin baik bersama BAZNAS," tutupnya. Melalui konferensi ini, BAZNAS RI terus menegaskan perannya sebagai lembaga zakat yang tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam memberikan solusi untuk isu-isu besar seperti penanggulangan bencana, dengan mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan kolaborasi.
BERITA23/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro
Kolaborasi, BAZNAS Bojonegoro Berikan Bantuan 50 Tas Sekolah di Hari Ulang tahun ke-38 SMP N 4 Bojonegoro BOJONEGORO – Baznas Bojonegoro turut berpartisipasi pada peringatan Hari Ulang Tahun sekolah ke-38 SMPN 4 Bojonegoro, dengan memberikan bantuan tas sekolah kepada 50 siswa yang tergolong kurang mampu. Hadir dalam acara tersebut Bapak Wakhid Priyono selaku Ketua Baznas Bojonegoro didampingi Imam tabroni selaku staf pelaksana. Bapak Wakhid Priyono mengucapkan selamat ulang tahun kepada SMP N 4 Bojonegoro. “Selamat ulang tahun SMP N 4 Bojonegoro! Semoga semakin jaya dan melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan membawa perubahan positif bagi bangsa.” ujarnya. Sementara itu, Agus Sugianto,S,Pd selaku kepala sekolah SMP N 4 Bojonegoro menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap siswa-siswi kami. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka, terutama bagi siswa yang kurang mampu,” ujarnya. Salah satu penerima bantuan, mengaku sangat senang. “Saya sangat senang mendapat tas sekolah baru, tas saya yang lama sudah rusak. Terima kasih BAZNAS Bojonegoro” ungkapnya dengan riang. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan semangat belajar siswa-siswi SMP N 4 Bojonegoro semakin meningkat. Semoga kerjasama antara BAZNAS Bojonegoro dan SMP N 4 Bojonegoro dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA20/12/2024 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Terima Kunjungan dan Sharing Program Kerja BAZNAS Kabupaten Tuban
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Terima Kunjungan dan Sharing Program Kerja BAZNAS Kabupaten Tuban
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Tuban pada Kamis (19/12/2024). Pertemuan ini diadakan dalam rangka silaturahmi dan sharing program kerja yang dilakukan oleh BAZNAS Tuban untuk bersama-sama meningkatkan program-program penghimpunan dan pendistribusian zakat, dengan tujuan agar tata kelola zakat di BAZNAS Tuban maupun BAZNAS Bojonegoro bisa lebih optimal. Hadir selaku tuan rumah, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I., Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Moch. Bakhtiar, M.Pd., Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian Kun Sucahyono, S.KM, M.MKes., Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan Drs. Tondo Wasito, M.Pd. Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Umum, dan seluruh staf pelaksana. Sedangkan, dari pihak BAZNAS Kabupaten Tuban, hadir Ketua Ir. Agus Suryanto, MM., M.Agr. Seluruh Wakil Ketua, Satuan Audit Internal, dan seluruh staf pelaksana. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. Wakhid Priyono, M.H.I. menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Tuban. “Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kunjungan ini. Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ajang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan zakat, serta dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan BAZNAS Kabupaten Tuban,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Tuban Ir. Agus Suryanto, MM., M.Agr, menjelaskan bahwa tujuan dari kedatangan BAZNAS Tuban ini adalah untuk silaturahmi dan bersama-sama meningkatkan pengelolaan zakat secara profesional dan transparan. “kami berharap bisa bertukar wawasan dan pengalaman sehingga bisa meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban” ujarnya. Kunjungan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana kedua pihak saling bertukar informasi mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan zakat. Diskusi ini membahas berbagai aspek penting seperti mekanisme pengumpulan zakat, sistem pendistribusian yang efisien, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah berhasil dilaksanakan. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari kedua pihak, simbol dari komitmen untuk saling mendukung dalam pengembangan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA19/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga
Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga
Di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, terdapat kisah inspiratif dari Sumiati, seorang perempuan tangguh yang mengelola Warung Zmart. Warung ini bukan sekadar tempat berjualan, tetapi juga simbol perjuangan dan harapan. Melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sumiati berhasil menjadikan usahanya sebagai penopang utama perekonomian keluarganya. Dengan menjual berbagai kebutuhan harian, dari keripik singkong hingga peralatan rumah tangga, Sumiati memberikan kontribusi nyata bagi keluarganya sekaligus melayani kebutuhan masyarakat sekitar. Sumiati memulai usahanya dengan penuh keterbatasan. Sebelum ada Warung Zmart, ia hanya mengandalkan pendapatan dari usaha kecil-kecilan yang belum mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, hidupnya berubah ketika ia menjadi salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Melalui program ini, Sumiati tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi juga pelatihan manajemen usaha yang membantunya meningkatkan keterampilan dalam mengelola bisnis. “Alhamdulillah, sejak mendapatkan bantuan dari BAZNAS, warung saya semakin berkembang. Modal yang diberikan sangat membantu saya untuk menambah barang dagangan,” ungkap Sumiati dengan senyum penuh syukur. Program Zmart adalah salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberdayakan mustahik (penerima zakat) agar lebih mandiri secara ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha, BAZNAS juga memberikan pendampingan intensif bagi para penerima manfaat. Pendekatan ini bertujuan agar usaha yang dikelola dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang. Warung Zmart yang dikelola Sumiati kini menjadi salah satu pusat perbelanjaan favorit warga setempat. Dengan berbagai produk yang dijual, seperti keripik singkong, bahan pokok, hingga perlengkapan rumah tangga, warung ini mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau. “Saya senang karena warung ini tidak hanya membantu saya, tapi juga memudahkan warga sekitar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Mereka tidak perlu pergi jauh ke pasar,” tambah Sumiati. Meski sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan, perjalanan Sumiati dalam mengelola Warung Zmart tidak selalu mulus. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah persaingan dengan toko-toko modern yang menjamur di kawasan tersebut. Namun, Sumiati tidak menyerah. Dengan semangat pantang menyerah, ia terus berinovasi, mulai dari menambah variasi produk hingga memberikan layanan yang lebih ramah kepada pelanggan. “Saya ingin warung ini terus berkembang dan bisa menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi keluarga. Selain itu, saya juga berharap bisa membantu orang lain yang membutuhkan, seperti saya dulu,” kata Sumiati penuh harap. BAZNAS tidak hanya berhenti pada pemberian modal awal. Melalui program pendampingan, BAZNAS terus memonitor perkembangan usaha Sumiati dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapinya. Selain itu, BAZNAS juga menghubungkan Warung Zmart dengan jaringan distribusi barang yang lebih luas, sehingga Sumiati dapat memperoleh barang dagangan dengan harga yang lebih kompetitif. Program seperti Zmart ini merupakan bukti nyata bagaimana zakat dapat berperan sebagai penggerak roda ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat secara produktif, mustahik seperti Sumiati dapat bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan. Kisah Sumiati adalah salah satu contoh nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan. Melalui BAZNAS, umat Islam diajak untuk lebih peduli dan aktif berkontribusi dalam membantu sesama. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberdayakan sehingga mustahik dapat mandiri secara ekonomi. Bagi Sumiati, Warung Zmart bukan hanya tentang mencari penghidupan, tetapi juga tentang memberikan manfaat bagi orang lain. “Saya berharap, apa yang saya lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Bahwa dengan kerja keras dan bantuan yang tepat, kita bisa bangkit dari kesulitan,” tutup Sumiati. Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kisah Sumiati mengingatkan kita bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita salurkan melalui lembaga seperti BAZNAS dapat memberikan dampak yang luar biasa. Dengan mendukung program-program pemberdayaan seperti Zmart, kita tidak hanya membantu mustahik untuk bertahan hidup, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk berkembang dan menjadi lebih mandiri. Mari terus berkontribusi dan mendukung program-program BAZNAS agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan mampu mengubah hidupnya seperti Sumiati. Semoga setiap amal yang kita lakukan menjadi keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.
BERITA17/12/2024 | Mada Martha Deansyah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat