WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar OASE Bersama KDS Mall, 50 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dan Belanja Bahagia

Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menghadirkan program kepedulian sosial melalui kegiatan OASE (Orang Tua Asuh Sehari) dengan menggandeng KDS Mall Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa menerima santunan sebesar Rp350.000 per anak yang diwujudkan dalam bentuk belanja bersama serta ditutup dengan buka puasa bersama pada Senin, 02 Maret 2026.

Kegiatan yang digelar di hall room KDS Mall ini berlangsung penuh kehangatan serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan mereka, mulai dari perlengkapan sekolah hingga pakaian. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat para anak didampingi relawan dan panitia berkeliling pusat perbelanjaan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa program OASE merupakan bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi kebaikan antara lembaga zakat dan dunia usaha.

“Program OASE ini bukan hanya tentang santunan, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Kami ingin mereka merasakan kasih sayang, perhatian, serta pengalaman berharga yang mungkin jarang mereka dapatkan. Terima kasih kepada KDS Mall Bojonegoro yang telah menjadi mitra kebaikan dalam program ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Pimpinan Manajemen KDS Mall Bojonegoro, Titus Willy Goenadi, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kegiatan mulia ini. KDS Mall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ingin hadir sebagai ruang berbagi dan memberi manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Semoga kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus berbagi,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Tawa dan senyum anak-anak menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana.

Salah satu orang tua mustahik, Surtinah, ibu dari salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan KDS Mall. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya sangat senang bisa memilih sendiri kebutuhannya dan merasakan suasana berbuka bersama. Semoga semua yang terlibat mendapatkan balasan kebaikan dari Allah,” tuturnya haru.

Melalui kegiatan OASE ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membangun kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Bojonegoro.

02/03/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Distribusikan Gerobak Usaha, Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Pesantren

Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi umat melalui program pendistribusian gerobak usaha kepada para mustahik (12/02). Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan ekonomi berbasis pesantren yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya santri dan lingkungan pesantren.

Kegiatan pendistribusian gerobak tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pendayagunaan zakat produktif yang tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk memiliki usaha mandiri yang berkelanjutan. Melalui program ini, BAZNAS berharap para penerima dapat mengembangkan usaha kecil sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan pesantren.

Pengembangan ekonomi berbasis pesantren dinilai memiliki potensi besar karena pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya dukungan sarana usaha seperti gerobak, diharapkan para santri dan masyarakat sekitar mampu memanfaatkan peluang ekonomi secara optimal.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan zakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

“Pendistribusian gerobak usaha ini merupakan bentuk nyata dari pengelolaan zakat produktif yang kami arahkan untuk pengembangan ekonomi berbasis pesantren. Kami berharap para penerima tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri. Pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pemberdayaan umat, sehingga program ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem ekonomi yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar beliau.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga akan melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala kepada para penerima manfaat guna memastikan program berjalan efektif. Pendampingan ini meliputi pembinaan usaha, manajemen sederhana, serta penguatan nilai-nilai kewirausahaan berbasis syariah.

Sejalan dengan kegiatan tersebut, pengasuh Pondok Pesantren Ar Rosyid Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, menyambut baik program pendistribusian gerobak usaha dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro sebagai langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Menurut beliau, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya dalam pembinaan spiritual dan pendidikan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi umat.

“Program ini sangat bermanfaat karena memberikan peluang bagi santri dan masyarakat sekitar pesantren untuk belajar mandiri secara ekonomi. Kami berharap bantuan gerobak usaha ini tidak hanya menjadi sarana berdagang, tetapi juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan adanya sinergi antara pesantren dan BAZNAS, diharapkan lahir pelaku usaha yang berakhlak, tangguh, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkap beliau.

 

Beliau juga menambahkan bahwa pengembangan ekonomi berbasis pesantren merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem ekonomi umat yang berkelanjutan, sehingga pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan adanya program ini, diharapkan zakat tidak hanya menjadi instrumen sosial, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat yang produktif, khususnya melalui penguatan peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

13/02/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
Spirit Isra Mi’raj dan Sambut Ramadhan, BAZNAS Bojonegoro Salurkan Santunan di RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesoemo

BOJONEGORO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana khidmat menyelimuti Masjid Baiturrahim RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro pada Kamis (29/01/2026). Acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar sekaligus dirangkaikan dengan penyaluran santunan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan rumah sakit dan masyarakat sekitar. Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema penguatan iman dan disiplin ibadah. Dalam sambutannya, ketua takmir masjid RSUD Dr. Sosodoro, Dr. Farid Al-Hasan SPPD., Finasim menyampaikan bahwa nilai-nilai dari peristiwa Isra Mi’raj, khususnya juga dalam berzakat dan bersodaqoh.

Selain memperingati perjalanan agung Rasulullah, acara ini juga menjadi sarana Tarhib Ramadhan. Mengingat bulan puasa akan segera tiba, para jamaah diajak untuk mempersiapkan diri secara spiritual agar dapat menjalankan ibadah dengan maksimal.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh pengurus BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Santunan ini diberikan kepada sejumlah 20 penerima manfaat (mustahik) yang membutuhkan, sebagai wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran. BAZNAS menegaskan bahwa santunan ini bertujuan untuk memberikan "bekal" kegembiraan bagi para mustahik dalam menyambut Ramadhan, sehingga mereka dapat beribadah dengan lebih tenang dan layak.

"Santunan ini adalah amanah dari para muzakki. Di momen Isra Mi'raj ini, kita diingatkn bahwa kesalehan ritual harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi penerima dan pembersih harta bagi pemberi," ujar Drs. H. Wakhid Priyono selaku ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

29/01/2026 | Kontributor: Ria Ratna
Asa Baru di Gerobak Bakso: Ikhtiar BAZNAS Bojonegoro Mengangkat Kemandirian Ekonomi Keluarga

BOJONEGORO – Suasana haru menyelimuti kediaman Sutikno (53), seorang warga di wilayah Kecamatan Trucuk, saat rombongan dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro tiba. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan membawa "napas baru" bagi ekonomi keluarga Sutikno melalui penyerahan bantuan modal usaha berupa satu unit gerobak bakso lengkap (28/01)

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI. Dalam kesempatan tersebut, beliau tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga memberikan motivasi langsung kepada Sutikno. Beliau menyampaikan bahwa bantuan ini adalah titipan amanah dari para muzakki yang diharapkan dapat bertransformasi menjadi sumber penghasilan yang berkah dan berkelanjutan.

"Bantuan gerobak ini bukan sekadar alat kerja, tapi adalah sarana untuk mandiri secara ekonomi. Kami berharap Pak Sutikno bisa merawat dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, sehingga dari usaha bakso ini, kesejahteraan keluarga bisa meningkat," tutur Drs. H. Wakhid Priyono dengan penuh hangat di sela-sela penyerahan.

Bagi Sutikno, bantuan ini adalah jawaban dari doa-doa panjangnya. Di usianya yang sudah kepala lima, memiliki modal usaha yang layak adalah impian yang sulit dijangkau tanpa bantuan pihak lain. Kini, dengan gerobak bakso yang bersih dan kokoh, ia siap kembali menjemput rezeki di jalanan Kecamatan Trucuk dengan semangat baru.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen dalam program "Bojonegoro Makmur". Melalui pendistribusian yang tepat sasaran seperti ini, zakat tidak lagi hanya bersifat konsumtif, tetapi menjadi modal produktif yang mampu mengubah kehidupan seorang mustahik menjadi lebih berdaya.

28/01/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
Baznas Kab. Bojonegoro Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Kaki Palsu, Langkah Menuju Hidup yang Lebih Mandiri

Bojonegoro — Harapan baru kini menyelimuti kehidupan Sri Nur Hanik, warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Setelah lama hidup dengan keterbatasan akibat amputasi kaki karena kecelakaan, Sri Nur Hanik akhirnya dapat kembali melangkah berkat bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum menerima bantuan tersebut, Sri Nur Hanik mengaku mengalami masa-masa sulit. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk berjalan membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Bahkan, ia sempat merasa hampir putus asa karena tidak mampu beraktivitas secara mandiri seperti sebelumnya.

Namun keadaan berubah setelah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan kesehatan berupa kaki palsu. Bantuan ini menjadi titik balik yang menghadirkan semangat dan harapan baru dalam hidupnya.

“Alhamdulillah, sekarang saya punya harapan lagi untuk bisa beraktivitas. Terima kasih BAZNAS, terima kasih para muzaki,” ungkap Sri Nur Hanik penuh haru.

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kun Sucahyono, S.KM.Mkes. menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini merupakan bagian dari program BAZNAS pada bidang kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu para mustahik yang mengalami keterbatasan fisik agar dapat kembali berdaya dan menjalani kehidupan dengan lebih layak.

“Program bantuan kaki palsu ini bersumber dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, dan disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menumbuhkan semangat untuk kembali beraktivitas,” jelasnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, sekaligus menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

30/12/2025 | Kontributor: DELA WINDA

Berita Terbaru

Ramadhan 2025, BAZNAS Gaungkan Tagline Cahaya Zakat
Ramadhan 2025, BAZNAS Gaungkan Tagline Cahaya Zakat
BAZNAS mengusung tagline Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik sebagai tema utama tahun 2025, termasuk dalam kampanye selama bulan Ramadhan. Tagline ini menjadi simbol bahwa zakat tidak hanya memberi manfaat bagi mustahik, tetapi juga mendatangkan keberkahan serta kebahagiaan bagi para muzaki yang menunaikan kewajibannya. Hal ini disampaikan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., pada "Konferensi Pers Program Ramadhan BAZNAS 2025, Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik", di Jakarta, baru-baru ini. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A. Ketua BAZNAS RI, menegaskan bahwa zakat adalah sarana berbagi yang membawa keberkahan bagi semua. "Cahaya Zakat diinklusikan bahwa zakat menjadi bagian dari diri seseorang dalam menebar kebaikan. Dengan berzakat, kita memperkuat hubungan antara hamba dengan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa ini akan membangkitkan kesadaran kita bahwa ‘Nur’ atau cahaya Allah SWT bisa dirasakan oleh semua,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa kampanye Cahaya Zakat bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam berzakat, dengan keyakinan bahwa semakin banyak yang menunaikan zakat, semakin luas pula manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan. "Kita meyakini bahwa Allah akan terus menambah rezeki kita. BAZNAS bukan hanya sekadar lembaga filantropi biasa, tetapi lembaga filantropi ketuhanan. Di mana kita tidak hanya menyalurkan bantuan material, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai zakat," tegasnya. Kiai Noor juga berharap tagline Cahaya Zakat dapat dimaknai secara mendalam, sebagaimana tagline BAZNAS di tahun-tahun sebelumnya. "Pada tahun 2021, kita memperkenalkan Gerakan Cinta Zakat yang diluncurkan oleh Pak Jokowi di Istana, dengan harapan bahwa dukungan dari istana akan memperkuat pengaruhnya. Kemudian, tahun 2022 kita mengusung Berkah Zakat, karena dari rasa cinta terhadap zakat akan lahir keberkahan," jelasnya. Pada tahun 2024, lanjut Kiai Noor, BAZNAS mengangkat tagline Nikmat Zakat, yang menegaskan bahwa keberkahan dari zakat membawa kenikmatan dalam kehidupan. "Dan tahun ini, kita memilih Cahaya Zakat, karena cahaya memiliki makna yang luas dan mencerminkan kekuasaan Allah SWT. Harapannya, Cahaya Zakat dapat menghadirkan keajaiban, sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an," pungkasnya. Dengan adanya kampanye Cahaya Zakat, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, sehingga manfaatnya dapat terus menyebar dan membawa perubahan positif bagi kehidupan umat.
BERITA07/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dukung Mahasiswa Berprestasi, Penerima Beasiswa Raih Cumlaude
BAZNAS Dukung Mahasiswa Berprestasi, Penerima Beasiswa Raih Cumlaude
Beberapa waktu lalu, Dika Wiguna, mahasiswa S1 Keperawatan di Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah, meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,74. Dika merupakan penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi. Selain meraih prestasi akademik, Dika juga memenangkan berbagai kompetisi nasional dan internasional, di antaranya juara pertama Duta Bahasa Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi serta peringkat Harapan di tingkat Provinsi Jambi. Ia menerima Beasiswa Unit Pengembangan Bahasa Wonosobo pada semester 1-4 serta Beasiswa BAZNAS pada semester 5-8. Dika aktif sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa S1 Keperawatan dan anggota PMI. Ia juga mengembangkan usaha jual beli smartphone untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama kuliah. BAZNAS terus berkomitmen mendukung mahasiswa berprestasi agar dapat mengembangkan potensinya dan berkontribusi bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | Najwa Najihah
Zakat Fitrah Rp 45.000, BAZNAS Bojonegoro Pastikan Mustahik Terima Beras Kualitas Premium
Zakat Fitrah Rp 45.000, BAZNAS Bojonegoro Pastikan Mustahik Terima Beras Kualitas Premium
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi untuk menetapkan besaran Zakat Fitrah tahun 1446 H / 2025 M. Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Abdullah Hafidz selaku perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI. selaku perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro, serta Diyah Endriani selaku perwakilan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Dalam rapat ini, peserta membahas berbagai faktor yang menjadi dasar penentuan besaran Zakat Fitrah, termasuk harga beras yang berlaku di pasaran serta kebutuhan dasar masyarakat. Setelah melalui diskusi yang mendalam dan mempertimbangkan kondisi ekonomi, disepakati bahwa besaran Zakat Fitrah untuk tahun 1446 H / 2025 M adalah Rp. 45.000.00 (Setara 3Kg beras), dengan acuan harga beras kualitas premium. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa penetapan besaran Zakat Fitrah ini telah mempertimbangkan prinsip keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya para mustahik (penerima zakat). “Zakat Fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan harus diberikan dalam bentuk yang terbaik. Oleh karena itu, kami menetapkan besaran zakat dengan acuan harga beras kualitas premium agar para penerima dapat merasakan manfaat yang lebih baik dan lebih layak,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kajian harga beras terkini di pasaran dan konsultasi dengan pihak terkait, serta mempertimbangkan kaidah ilmu fikih, khususnya dalam aspek kehati-hatian (ihtiyath). “Dalam Islam, kita diajarkan untuk mengambil sikap kehati-hatian dalam menentukan perkara ibadah, termasuk dalam zakat. Sebagaimana kaidah fikih "keluar dari perbedaan pendapat itu dianjurkan", maka kami memilih besaran yang lebih aman agar zakat yang dibayarkan benar-benar sah dan dapat memenuhi hak para mustahik dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. Dengan adanya penetapan ini, diharapkan masyarakat dapat menunaikan Zakat Fitrah dengan tenang dan yakin bahwa yang diberikan sesuai dengan standar terbaik. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga mengimbau kepada seluruh umat Islam agar menyalurkan Zakat Fitrah tepat waktu sehingga dapat segera didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima. Melalui keputusan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersama Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bojonegoro, serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengelola dan menyalurkan zakat secara transparan, profesional, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
BERITA05/03/2025 | Bagus N
Dedikasi Peternak Binaan BAZNAS Gunungkidul dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Dedikasi Peternak Binaan BAZNAS Gunungkidul dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Wagiman dan Romli, anggota kelompok Balai Ternak BAZNAS di Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan dedikasi tinggi dalam merawat ternak kelompok. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan pemeliharaan, seperti mencacah hijauan pakan dan menjaga kebersihan kandang, guna memastikan kesehatan ternak tetap optimal. Sebagai bagian dari penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi oleh BAZNAS, kedua peternak ini menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Perawatan yang mereka lakukan tidak hanya mencakup pemberian pakan berkualitas, tetapi juga pengawasan kesehatan ternak agar terhindar dari penyakit. Dengan kerja keras dan komitmen mereka, kondisi ternak di kelompok Balai Ternak Getas tetap terjaga dengan baik. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
BERITA02/03/2025 | Abdullah Azzam
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu mengembangkan usaha Bakso Sultan, salah satu mustahik binaan Alia Safriana, melalui program bantuan modal pembiayaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Aceh. Setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS, penghasilan bersih usaha Bakso Sultan milik Alia kini mencapai Rp500.000 per hari. Bahkan, ia telah memiliki karyawan untuk membantu operasional usahanya. Pencapaian ini mendapat apresiasi dari Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Alia Safriana merupakan bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi mustahik. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendampingi dan membina para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap program ini terus mendorong lebih banyak mustahik untuk naik kelas dan menjadi muzaki di masa depan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta baru baru ini. Saidah juga menambahkan bahwa keberhasilan usaha Bakso Sultan menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. “BAZNAS akan terus mendorong program pemberdayaan berbasis zakat, terutama dalam sektor usaha mikro, agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Alia bersama suaminya merintis usaha Bakso Sultan sejak 2020 dari rumah sederhana mereka di daerah Baitussalam, Aceh Besar. Dengan modal terbatas, ia memulai usaha kecil-kecilan dengan omzet awal hanya Rp100.000–Rp150.000 per hari. Untuk meningkatkan penjualan, Alia berpindah ke lokasi yang lebih strategis dan menargetkan pelanggan dari kalangan mahasiswa di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry (UINAR) Darussalam, Banda Aceh. Strategi ini membuahkan hasil dengan meningkatnya omzet usaha hingga dua kali lipat. Namun, saat kampus memasuki libur panjang, usaha Alia mengalami kendala akibat berkurangnya jumlah pelanggan. Kondisi ini memaksanya mencari lokasi baru yang lebih strategis agar tetap dapat menopang kebutuhan keluarganya. Melalui bantuan modal usaha dari BAZNAS serta tambahan modal pribadi, Alia berhasil menyewa lapak di Jalan Laksamana Malahayati dengan biaya sewa Rp6 juta per tahun. Keputusan ini terbukti tepat, karena jumlah pelanggan tidak hanya berasal dari mahasiswa tetapi juga masyarakat umum. Omzet usaha pun meningkat pesat hingga Rp1 juta–Rp1,5 juta per hari. Beberapa waktu lalu, Alia kembali mengembangkan usahanya dengan menyewa tempat yang lebih luas di lokasi yang lebih strategis. Kini, Bakso Sultan beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00, dengan dibantu tiga karyawan. Berkat kerja keras dan bantuan dari BAZNAS, omzet usahanya melonjak hingga Rp2,5 juta per hari, dengan pendapatan bersih sekitar Rp500.000 per hari. Sebagai penerima manfaat program BMD, Alia Safriana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS atas dukungan yang diberikan. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian yang saya raih," ucapnya. Alia juga berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu usahanya berkembang hingga seperti sekarang. Baginya, bantuan ini bukan sekadar modal, tetapi juga harapan dan dorongan untuk terus maju. BMD merupakan program pembiayaan produktif bagi mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
BERITA02/03/2025 | Anita Dwi Zulyatin
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI baru-baru ini meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan Ramadan. Program ini berfokus pada pembinaan masyarakat kurang mampu melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Pesantren 1000 Cahaya melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari berbagai kampus di Indonesia untuk mengajar anak jalanan, anak yatim, dan kelompok disabilitas. Kegiatan yang diadakan mencakup pengajian, ceramah, tilawah, serta buka puasa bersama. Dengan tersebar di lebih dari 160 titik, program ini bertujuan untuk menanamkan nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Peluncuran program ini dilakukan secara daring oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., didampingi oleh Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., melalui kanal YouTube resmi BAZNAS. Ketua BAZNAS RI menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan masa depan. "Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global," ucap dia. Ia juga menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki ketahanan ilmu pengetahuan dan spiritual. "Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat," kata dia. Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menyoroti manfaat program ini bagi penerima manfaat. "Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Quran, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujar dia. Ia juga berharap mahasiswa penerima beasiswa yang terlibat dalam program ini dapat memperoleh pengalaman sosial yang berharga. "Insya Allah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap dia. Dengan adanya program ini, BAZNAS RI berharap dapat menghadirkan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
BERITA24/02/2025 | Mada Martha Deansyah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Bojonegoro, 21 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sarana ibadah di lingkungan pendidikan. Pada Jumat (21/2), BAZNAS Bojonegoro menyalurkan bantuan senilai Rp10.000.000 untuk renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2 yang berlokasi di Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2, Hery Bawono, S.Pd., sebagai upaya untuk meningkatkan fasilitas ibadah bagi siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Renovasi mushola ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan representatif bagi para siswa dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program bantuan renovasi tempat ibadah ini merupakan bagian dari program prioritas BAZNAS dalam mendukung penguatan keagamaan dan pendidikan. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan tenaga pengajar di SDN Glagahwangi 2. Dengan mushola yang lebih layak, semoga dapat meningkatkan semangat dalam menjalankan ibadah serta menciptakan suasana sekolah yang lebih religius,” ujar Wakhid Priyono. Sementara itu, Hery Bawono, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2 mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Bojonegoro. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian BAZNAS terhadap fasilitas ibadah di sekolah kami. Mushola ini sangat penting bagi siswa untuk beribadah dan mengaji. Dengan renovasi ini, kami berharap suasana beribadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk,” ungkapnya. Program renovasi mushola ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan spiritual masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Bojonegoro terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung program-program kemanusiaan dan keagamaan guna menciptakan dampak positif yang lebih luas. Dengan adanya renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2, diharapkan siswa dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah, sehingga nilai-nilai keislaman dapat tertanam sejak dini. BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ibadah dan pendidikan guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan religius.
BERITA21/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berkomitmen dalam memberdayakan petani melalui program bantuan dan pendampingan. Salah satu penerima manfaat, Ibu Raudah, petani perempuan inspiratif di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur, sukses mengelola lahan padi seluas 1,5 hektare dengan metode tradisional "tujah". Dengan cara ini, keseimbangan alam tetap terjaga, sementara hasil panen diharapkan melimpah. Program pemberdayaan BAZNAS memberikan dukungan berupa akses permodalan, pendampingan, dan pelatihan agar petani lokal dapat lebih produktif dan mandiri. Melalui bimbingan yang berkelanjutan, Ibu Raudah bersama timnya mampu mengoptimalkan potensi padi lokal Siam Runtai yang menjadi andalan masyarakat setempat. Keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong mereka menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Dengan adanya program pemberdayaan petani, hasil pertanian semakin berkualitas, dan kesejahteraan umat pun meningkat.
BERITA17/02/2025 | Fikri
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat di Kabupaten Siak dengan menerapkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal ini disampaikan dalam kunjungan Pimpinan BAZNAS RI bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani ke BAZNAS Kabupaten Siak. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, beserta jajaran pengurus di kantor BAZNAS Kabupaten Siak, Riau baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Nur Chamdani menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel agar masyarakat semakin percaya dalam menunaikan zakat. "Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta semangat kepada pengurus BAZNAS Kabupaten Siak agar terus berinovasi dalam mengelola zakat," ujar dia. Ia juga menambahkan bahwa sistem pengelolaan zakat yang baik dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Selain itu, Nur Chamdani turut memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Siak untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap arahan yang diberikan dapat semakin memperkuat komitmen dalam mengelola zakat di daerahnya. "Kunjungan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat pengurus BAZNAS Kabupaten Siak dalam menjalankan tugasnya serta mendorong kesadaran masyarakat untuk berzakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ekonomi umat," ucap dia.
BERITA17/02/2025 | Adam Fakhrian
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Bojonegoro, 16 Februari 2025 – Dalam upaya mencetak generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas, Baznas Bojonegoro mendukung penuh pelatihan istimewa yang digelar oleh DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bojonegoro di Masjid Babusshofa, Bojonegoro. Acara ini berhasil menarik puluhan peserta yang antusias untuk mendalami strategi pengelolaan zakat secara tepat sasaran serta memahami ilmu falaq guna menentukan awal bulan Ramadan dengan akurat. Ketua Baznas Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., sebagai pemateri utama, menegaskan pentingnya zakat yang dikelola sesuai syariat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Selain itu, ilmu falaq diperkenalkan sebagai salah satu ilmu penting bagi umat Islam dalam menentukan waktu ibadah dengan lebih pasti. “Baznas Bojonegoro terus berupaya agar zakat yang dihimpun dapat disalurkan kepada yang berhak secara efektif. Selain itu, pemahaman yang benar mengenai ilmu falaq juga sangat penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan penuh keyakinan,” ungkap Drs. Wakhid Priyono. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk remaja masjid sebagai agen perubahan di masyarakat. Dengan wawasan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu mengelola zakat dengan lebih baik dan memahami aspek astronomi dalam ibadah Islam. Peserta menyambut baik acara ini karena memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, Baznas Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi keislaman yang berdampak positif bagi masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Salah satu penerima manfaat program ini, Muhammad Zulfikar, berhasil mengembangkan usaha bakso bakarnya hingga meraih laba bersih sebesar Rp 7 juta per bulan. Program BMD merupakan skema pembiayaan produktif berbasis non profit yang ditujukan bagi mustahik untuk membantu pengembangan usaha mereka. Melalui program ini, BAZNAS memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di berbagai sektor, termasuk kuliner, pertanian, peternakan, dan perikanan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, di Jakarta, belum ini, menyampaikan, program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mustahik. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki harus dikelola dengan baik untuk memperkuat ekonomi umat. Ia juga mengapresiasi ketekunan Zulfikar dalam mengembangkan usaha baksonya. Menurut dia, usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Zulfikar tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Berkat dukungan modal usaha dari BAZNAS, Zulfikar mampu menambah stok bahan baku, memperbaiki gerobak, dan melengkapi peralatan dagangnya. Sebelum mendapat bantuan, laba bersih hariannya berkisar Rp100.000. Setelah menerima dukungan dari BAZNAS, keuntungannya meningkat menjadi Rp250.000 per hari. Saat ini, Zulfikar berjualan di kawasan Pantai Gampong Jawa, Kec. Kutaraja, Kota Banda Aceh. Dengan semangat yang tinggi, ia terus mengembangkan usaha Bakso Bakar Bang Fikar agar semakin maju dan bermanfaat bagi lebih banyak orang.
BERITA16/02/2025 | Nurma Nafisa
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
Kelompok Balai Ternak Domba Budak Angon Sehate di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, berhasil memproduksi 300 kg pakan silase berkualitas dari limbah pertanian seperti tebon jagung, rumput odot, dan rumput gajah. Inovasi ini menjadi solusi ketahanan pakan ternak sekaligus upaya pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang mendukung para mustahik dalam program pemberdayaan ekonomi. Melalui bantuan modal dan pendampingan, BAZNAS mendorong kelompok peternak untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri. Produksi pakan silase ini menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun, sehingga usaha peternakan semakin berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para anggotanya. BAZNAS terus berkomitmen dalam memberdayakan mustahik melalui berbagai program ekonomi produktif, termasuk sektor peternakan. Dengan adanya inovasi dalam produksi pakan ternak, mustahik tidak hanya memperoleh manfaat secara ekonomi tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem peternakan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/02/2025 | Reihan Ramadhan
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI menerima penghargaan Elshinta Award 2025 untuk kategori Outstanding Bussiness Collaboration. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran BAZNAS yang memberikan perspektif dan mendukung kerja sama dalam siaran Radio Elshinta. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyebarkan literasi zakat kepada masyarakat. " Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga menyatakan harapan agar Radio Elshinta tetap konsisten menyiarkan informasi dan edukasi tentang zakat, serta terus menjalin kerja sama dengan BAZNAS RI untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. " BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya. Di samping itu, Kiai Noor menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah rutin menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari penerapan prinsip "3A"Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI yang menjadi landasan pengelolaan zakat di BAZNAS RI.
BERITA12/02/2025 | Najwa Najihah
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
Bojonegoro, 31 Januari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan fidyah kepada mereka yang berhak menerima. Penyaluran fidyah ini ditujukan untuk orang-orang fakir dan miskin secara khusus, bukan sisa golongan penerima zakat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Fidyah adalah kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa dengan alasan tertentu, seperti usia lanjut, penyakit kronis, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagai pengganti, mereka diwajibkan membayar fidyah yang kemudian disalurkan kepada fakir miskin dalam bentuk makanan siap saji atau bahan pokok. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro memastikan bahwa fidyah yang diterima dari masyarakat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang berhak.roses penyaluran dilakukan dengan transparan dan akuntabel, sehingga amanah dari para pemberi fidyah dapat tersampaikan dengan baik. Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan fidyah, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyediakan layanan pembayaran fidyah secara online melalui situs resmi mereka di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/bayarzakat. Dengan layanan ini, masyarakat dapat menunaikan fidyah dengan mudah, aman, dan sesuai dengan syariat Islam. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah untuk menunaikannya melalui BAZNAS, sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara tepat dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyaluran fidyah dan layanan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/ atau menghubungi kantor BAZNAS setempat. Mari bersama-sama menunaikan kewajiban fidyah dan berkontribusi dalam membantu sesama melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
BERITA31/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
Bojonegoro, 30 Januari 2025 – KSPPS BMT Mekah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bojonegoro. Penyerahan zakat maal ini dilakukan pada Kamis, 30 Januari 2025, di kantor BAZNAS Bojonegoro. Penyerahan zakat maal tersebut dipimpin langsung oleh Miftahul Mufid, M.Pd.I, selaku Manajer KSPPS BMT Mekah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya KSPPS BMT Mekah dalam mendukung distribusi zakat yang lebih merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya. "Kami percaya bahwa zakat maal yang kami salurkan melalui BAZNAS Bojonegoro dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat," ujar Miftahul Mufid. BAZNAS Bojonegoro menyambut baik dan mengapresiasi langkah KSPPS BMT Mekah dalam mengoptimalkan penyaluran zakat melalui lembaga resmi. Zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariah dan program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS Bojonegoro. Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mendapatkan manfaat dari dana zakat yang disalurkan dengan transparan dan tepat guna.
BERITA30/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Bojonegoro, 19 Januari 2024 — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, KH Ahsanul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada hari ini, Minggu, 19 Januari 2024. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., beserta jajaran wakil pimpinan. Dalam kunjungan tersebut, KH Ahsanul Haq meninjau berbagai program kerja yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta memberikan arahan strategis terkait optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah ini. Beliau juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang dinilai telah berhasil menjalankan program-program inovatif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, terutama bagi mustahik (penerima zakat). “BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengelola dana zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar KH Ahsanul Haq dalam sambutannya. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini dan menjelaskan beberapa program unggulan yang telah berjalan, seperti bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial lainnya. “Kehadiran KH Ahsanul Haq memberikan motivasi dan arahan yang sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Kunjungan ini juga menjadi momen evaluasi dan diskusi terkait sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten untuk memastikan pengelolaan zakat lebih transparan, akuntabel, dan berdampak positif. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan program-program BAZNAS dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
BAZNAS dan Kemensos RI Bangun Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI menginisiasi pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini dirancang untuk membantu 93 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana rob. BAZNAS memberikan berbagai bentuk bantuan, seperti pembangunan Masjid Cahaya Zakat, Balai Warga Serbaguna, ZCorner sebagai pusat kuliner, sentra kerajinan UMKM, hingga pembangunan unit rumah dengan total bantuan awal sebesar Rp4,7 miliar yang akan terus bertambah. Peninjauan proyek ini dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Mensos RI Saifullah Yusuf. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina di lokasi, beberapa waktu lalu. Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor, menjelaskan bahwa kawasan pesisir di Desa Eretan Kulon kerap mengalami banjir rob, yang mengancam hunian dan penghidupan masyarakat nelayan. “BAZNAS akan berperan serta dalam pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu. Insya Allah kita akan membangun masjid senilai Rp2,1 miliar. Jadi nanti masjidnya di atas berdampingan dengan UMKM di bawah,” ungkapnya. KIA Noor menambahkan, BAZNAS berencana memberikan Rumah Layak Huni BAZNAS senilai Rp1,9 miliar serta bantuan untuk UMKM sebesar Rp684 juta, yang semuanya ditujukan untuk mustahik. “Insya Allah bantuan total sementara dari BAZNAS itu sebesar Rp4,7 miliar yang nanti akan berkembang. Tadi kami mendengar bangunan seperti ini tidak hanya disini tapi ditempat lain, jadi insya Allah BAZNAS akan selalu bersama Kementerian Sosial untuk memperhatikan nasib para Mustahik," ucap kiai Noor. Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS dan Kemensos untuk mengoptimalkan dampak dari program-program kebaikan. “Kami berharap, program ini dapat menjadi contoh sukses yang akan diikuti oleh wilayah-wilayah lain di Indonesia. Tentu harapan yang utama kami juga nantinya banyak mustahik-Mustahik yang menjadi Muzaki," harapnya. Mensos RI Saifullah Yusuf menambahkan bahwa Kampung Nelayan Sejahtera akan mencakup 93 rumah tipe 36, dilengkapi fasilitas umum seperti balai warga, sarana olahraga, taman ramah anak, dan sentra UMKM. “Kami mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga, dengan fokus pada pengelolaan ikan, seperti kerupuk ikan, bakso, dan dimsum. Pemberdayaan ini diharapkan dapat menopang perekonomian jangka panjang masyarakat setempat," kata Mensos. Saifullah berharap pembangunan ini mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi para nelayan terdampak rob. Program ini merupakan hasil kolaborasi Kemensos, Pemerintah Kabupaten Indramayu, BAZNAS, dan Habitat for Humanity, dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI, kepada Bupati Indramayu, yang cekatan untuk menerima ajakan Kementrian Sosial. Beliau-beliau ini tanpa menolak, justru malah ingin kerja bersama, kerja bareng, kerja keroyokan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya. Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina turut menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, yang tidak hanya membantu membangun rumah, tetapi juga meningkatkan kemandirian warga. “Rencana pembangunan ini diharapkan selesai pada akhir Januari 2025. Tentu untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, perlu diberikan bantuan berupa pelatihan bantuan berupa pelatihan serta modal usaha. Hal ini diharapkan dapat menyangga ekonomi keluarga secara berkelanjutan," harap Nina. Turut hadir dalam kunjungan ini Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Sekjen Kemensos Robben Rico, serta sejumlah jajaran terkait.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Memperingati HUT ke-24 BAZNAS: Tasyakuran dan Pindah Kantor Baru BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro, (17/01)– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-24 dengan penuh syukur dan semangat baru. Acara ini dirangkai dengan tasyakuran pindah kantor baru BAZNAS Bojonegoro yang kini beralamat di Jalan Untung Suropati No. 39, Bojonegoro. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya sinergi dan dedikasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I.; Segenap Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro; Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Muji Martopo, S.H., Hum.; Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur; Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah, S.E., M.M.; Kepala Bidang Aset Daerah, Andi Panca Wardana, S.E., Ak., MMG; Pimpinan BSI, Chrisna Ariwijaya; Bapak Saifudin Idris, M.Pd.; Bapak Dr. H. Mundar Fahman, M.M.; serta staf BAZNAS Bojonegoro. Acara diawali dengan Khotmil Qur’an, sebuah doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., yang menyampaikan rasa syukur dan harapan besar atas momen ini. “Pindahnya kantor baru ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak demi mendukung kesejahteraan umat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Bapak Muji Martopo, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas dedikasi dan kontribusinya terhadap masyarakat Bojonegoro. “BAZNAS telah menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat yang amanah. Dengan adanya kantor baru ini, saya yakin BAZNAS dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya,” ucapnya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada lima anak yatim, simbol kepedulian dan komitmen BAZNAS untuk mendukung generasi penerus bangsa. Selain itu, diserahkan secara simbolis lima beasiswa Genius S1 sebagai wujud dukungan nyata BAZNAS dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Acara ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Bojonegoro, K.H. Alamul Huda Masyur, yang memohon keberkahan dan kelancaran atas perjalanan BAZNAS di masa depan. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan potong tumpeng dan makan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Dengan semangat HUT ke-24 dan suasana baru di kantor yang representatif, BAZNAS Bojonegoro optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung acara ini. Semoga BAZNAS terus menjadi lembaga yang terpercaya dan bermanfaat bagi umat.
BERITA17/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Lokasi Baru, Semangat Baru: Kantor BAZNAS Bojonegoro Pindah ke Jl. Untung Suropati
Bojonegoro, (16/01) – BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bojonegoro dengan bangga mengumumkan perpindahan kantor mereka ke lokasi baru yang beralamat di Jl. Untung Suropati No. 39. Perpindahan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Lokasi baru ini dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai dan berada di tempat yang lebih strategis, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat. Alasan Perpindahan KantorPerpindahan kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dilakukan berdasarkan pertimbangan berikut:1. Aksesibilitas yang Lebih Baik Lokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Bojonegoro.2. Fasilitas yang Memadai Kantor baru dilengkapi dengan ruang pelayanan yang luas, ruang rapat, serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung pelayanan yang maksimal.3. Peningkatan Kualitas Layanan Dengan lingkungan kerja yang lebih kondusif, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Keunggulan Lokasi BaruLokasi baru di Jl. Untung Suropati No. 39 memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:• Dekat dengan Pusat Kota: Lokasi strategis untuk mempermudah akses masyarakat.• Fasilitas Parkir Luas: Memberikan kenyamanan bagi pengunjung.• Lingkungan Nyaman: Suasana kondusif mendukung pelayanan yang optimal. Harapan dan Dampak PositifDengan perpindahan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat:• Meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah.• Memperluas jangkauan program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.• Mempererat kerja sama dengan berbagai lembaga, seperti masjid, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat. Informasi KontakBAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengundang masyarakat untuk mengunjungi kantor baru kami dengan rincian sebagai berikut:• Alamat: Jl. Untung Suropati No. 39, Bojonegoro• Jam Operasional: Senin – Jumat, pukul 08.00 – 16.00 WIB• Kontak: 0812-3995-6080 (WhatsApp) atau email ke [email protected] Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia di kantor baru kami untuk bersama-sama membangun Bojonegoro yang lebih sejahtera melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kontak yang tersedia. Humas BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
BERITA16/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Pak Daman, Petani Binaan BAZNAS Sukabumi Panen Padi Organik Berlimpah
Seorang petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berhasil memanen padi organik yang melimpah. Dengan memanfaatkan lahan seluas 0,4 hektar. Daman mampu mencapai hasil panen setara 6 ton per hektar. Daman mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen padi organiknya. Karenanya, hasil panen padi organik yang didapatnya jauh lebih baik kualitas dan kuantitasnya dibandingkan panen sebelumnya. Dalam hal ini sistem budidaya tanaman organik memang memerlukan kerja ekstra. Namun hasil tidak membohongi proses, panen yang dihasilkan jauh lebih sehat dan bermanfaat. Oleh karena itu, program binaan BAZNAS ini bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar lebih mandiri dan produktif. Melalui pendampingan intensif, petani dibekali teknik budidaya organik yang efektif dan berkelanjutan. Keberhasilan Daman menjadi bukti nyata dampak positif dari program ini. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kerja keras Daman dan petani lainnya yang terus berkomitmen menjalankan sistem pertanian organik. Pertanian organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai hasil pertanian. Dengan Keberhasilan panen tersebut diharapkan ke depan dapat menjadi contoh bagi petani lain di wilayah Sukabumi. BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program budidaya padi organik ke desa-desa lain di Sukabumi. Langkah ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
BERITA13/01/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat