WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Safari Santunan Anak Yatim di Kecamatan Bubulan

Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali melanjutkan rangkaian kegiatan santunan anak yatim bertajuk “Lebaran Anak Yatim”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 09 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dari wilayah Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Bubulan. Program ini menjadi bagian dari safari santunan anak yatim yang sebelumnya telah dimulai di Halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada 27 Juni 2026.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, santunan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral kepada anak-anak yatim.

“BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka merasa disayangi dan didukung,” ujar Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Dana yang terkumpul dapat disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar kepedulian yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat Bojonegoro,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bubulan, Ahmad Nurul Komari, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim yang digelar di wilayah Kecamatan Bubulan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi positif antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah kecamatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim, khususnya dari Kecamatan Bubulan dan Kecamatan Ngraho. Kegiatan ini sangat berarti karena memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak kita,” ungkap Ahmad Nurul Komari, SE., MM.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Pemerintah kecamatan siap mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.

09/07/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
Kolaborasi BAZNAS Bojonegoro dengan UPZ Kemenag Bojonegoro Salurkan 300 Santunan untuk anak yatim dan disabilitas

Sebanyak 250 anak yatim dan 50 disabilitas menerima santunan dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang berkolaborasi dengan UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam rangka Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah. 

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kemenag pada Selasa, (30 Juni 2026). Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Bojonegoro, Kepala Kemenag Bojonegoro dan juga turut hadir pula ketua UPZ Kemenag Bojonegoro dan segenap tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari BAZNAS Bojonegoro bersama UPZ Kemenag yang menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Ketua BAZNAS Bojonegoro Bapak Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui momentum bulan Muharram.

Terpisah, Kepala Kemenag Bojonegoro Dr. Amanulloh, S.Ag., M.HI. mengungkapkan, bulan Muharram merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperbanyak amal sosial.

Acara santunan ini mengundang 250 anak yatim dan 50 disabilitas. Adapun total santunan yang di salurkan mencapai 90 juta. Dengan rincian per penerima mendapatkan uang tunai sebesar 300 ribu rupiah.

30/06/2026 | Kontributor: Rahayu Lestari Putri
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Muharam 1448 H

Bojonegoro - BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan diikuti oleh 50 anak yatim.

Acara berlangsung dengan hangat dan khidmat. Sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan tausiyah, kemudian penyerahan santunan secara simbolis kepada para penerima manfaat.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terhadap anak-anak yatim. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Proyono, M.HI., menyampaikan bahwa peringatan Lebaran Anak Yatim bukan hanya kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan anak-anak yatim.

“Anak-anak yatim merupakan amanah yang harus kita perhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan agar mereka tetap semangat dalam belajar, beribadah, serta meraih cita-cita. Semoga santunan ini membawa keberkahan bagi para penerima dan menjadi amal kebaikan bagi para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS,” ujar Wakhid Proyono.

Sekretaris MUI Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas langkah BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai program sosial seperti ini sangat penting karena langsung menyentuh masyarakat, terutama anak-anak yatim.

“Islam memberikan perhatian besar kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari ajaran kasih sayang, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan,” tutur H. Ali Musthofa.

Melalui peringatan Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap semangat berbagi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong kepedulian bersama terhadap sesama.

BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan. Dengan pengelolaan tersebut, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

27/06/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
Kolaborasi BAZNAS Bojonegoro dan BAZNAS Jawa Timur: Beasiswa Digelontorkan Serentak di Tiga Sekolah

Bojonegoro – BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program beasiswa bagi pelajar. Kali ini, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama strategis dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dengan menyasar tiga lembaga pendidikan di Kabupaten Bojonegoro, yaitu MA Bahrul Ulum Kepohbaru, MA Al Rosyid Bojonegoro, dan SMK Negeri 1 Dander Bojonegoro.

Program pendistribusian beasiswa ini dilaksanakan secara serentak di ketiga lokasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara BAZNAS tingkat kabupaten dan provinsi dalam memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari upaya sistematis dalam membangun generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam pelaksanaannya, proses penyaluran beasiswa dilakukan melalui tahapan asesmen yang ketat dan terukur. Tim dari BAZNAS bersama pihak sekolah melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima, mulai dari latar belakang ekonomi, kondisi keluarga, hingga prestasi akademik siswa. Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran serta mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan para penerima.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang harus disalurkan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Program beasiswa ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat belajar yang tinggi. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas dalam program pendistribusian BAZNAS, karena diyakini mampu menjadi jalan keluar dalam memutus rantai kemiskinan.

“Dengan pendidikan yang baik, kita berharap para penerima beasiswa ini dapat meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan, bahkan menjadi bagian dari generasi yang kelak turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, H. Kun Sucahyono, S.KM., M.MKes., menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap proses penyaluran bantuan.

“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari asesmen hingga pendistribusian, berjalan secara transparan dan akuntabel. Sinergi dengan pihak sekolah sangat penting, karena mereka yang paling memahami kondisi dan kebutuhan siswa secara langsung,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi akan terus dilakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan efektivitas program.

“Kami berharap beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para siswa untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka, serta menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita,” tambahnya.

Pihak sekolah pun menyambut baik program ini dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS terhadap dunia pendidikan. Para siswa penerima beasiswa tampak antusias dan merasa terbantu dengan adanya program ini, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan seperti biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan penunjang lainnya.

Melalui program kolaboratif ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, khususnya dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.

27/04/2026 | Kontributor: Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Gelar OASE Bersama KDS Mall, 50 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dan Belanja Bahagia

Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menghadirkan program kepedulian sosial melalui kegiatan OASE (Orang Tua Asuh Sehari) dengan menggandeng KDS Mall Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa menerima santunan sebesar Rp350.000 per anak yang diwujudkan dalam bentuk belanja bersama serta ditutup dengan buka puasa bersama pada Senin, 02 Maret 2026.

Kegiatan yang digelar di hall room KDS Mall ini berlangsung penuh kehangatan serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan mereka, mulai dari perlengkapan sekolah hingga pakaian. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat para anak didampingi relawan dan panitia berkeliling pusat perbelanjaan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa program OASE merupakan bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi kebaikan antara lembaga zakat dan dunia usaha.

“Program OASE ini bukan hanya tentang santunan, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Kami ingin mereka merasakan kasih sayang, perhatian, serta pengalaman berharga yang mungkin jarang mereka dapatkan. Terima kasih kepada KDS Mall Bojonegoro yang telah menjadi mitra kebaikan dalam program ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Pimpinan Manajemen KDS Mall Bojonegoro, Titus Willy Goenadi, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kegiatan mulia ini. KDS Mall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ingin hadir sebagai ruang berbagi dan memberi manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Semoga kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus berbagi,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Tawa dan senyum anak-anak menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana.

Salah satu orang tua mustahik, Surtinah, ibu dari salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan KDS Mall. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya sangat senang bisa memilih sendiri kebutuhannya dan merasakan suasana berbuka bersama. Semoga semua yang terlibat mendapatkan balasan kebaikan dari Allah,” tuturnya haru.

Melalui kegiatan OASE ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membangun kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Bojonegoro.

02/03/2026 | Kontributor: Bagus Novianto

Berita Terbaru

Harukan! 1000 Anak Yatim di Bojonegoro Dapat Santunan dari BAZNAS di Safari Ramadhan
Harukan! 1000 Anak Yatim di Bojonegoro Dapat Santunan dari BAZNAS di Safari Ramadhan
Bojonegoro, Sabtu, 15 Maret 2025 - Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang penuh berkah dan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk berbagi dengan sesama. Dalam rangka menyemarakkan bulan penuh rahmat ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Safari Ramadhan. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan santunan kepada 1000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap mereka yang membutuhkan. Program ini bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Bojonegoro, sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang dalam pengelolaan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan yang dihimpun dari masyarakat dapat tersalurkan kepada yang berhak secara transparan dan tepat sasaran. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Malowopati dengan khidmat ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah. Dari pihak BAZNAS Jawa Timur, hadir Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., beserta jajaran Wakil Ketua BAZNAS Jawa Timur, yakni Drs. KH. Masnuh, M.A., Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., dan Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. yang turut serta dalam penyaluran santunan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., beserta jajaran pimpinan lengkap dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga hadir dalam kegiatan ini, menunjukkan sinergi kuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutanya sangat menyanyangkan pengumpulan zakat di Kabupaten Bojonegoro yang baru 2,8 miliar per tahun "Kabupaten Bojonegoro dikenal dengan APBD yang tinggi, sangat disayangkan oleh jika pengumpulan zakatnya masih terbilang rendah cuma 2,8 miliar per tahun, jika dibanding dengan Kota Surabaya melalui kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi berhasil menyumbang dana zakat 2 milliar setiap bulan yang dipotong dari gaji ASN" "Baznas tidak memiliki anggaran APBN namun memiliki tugas untuk membantu warga yang miskin dhuafa baik anak yatim maupun janda yang tidak mampu berdasarkan aturan Undang-Undang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat” ungkapnya. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengumpulan dana Baznas Kabupaten Bojonegoro hingga minimal Rp5 miliar pada tahun 2025. Ia menilai Baznas memiliki peran penting dalam membantu masyarakat kurang mampu, anak yatim piatu, serta mendorong kemandirian ekonomi. "Saya mendukung penuh upaya Baznas, dan kami siap membantu agar pengumpulan dana bisa mencapai minimal Rp5 miliar tahun depan," ujar Bupati Wahono. Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana, serta komunikasi yang akuntabel. "Saya berharap Baznas tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatannya," tambahnya. Di akhir sambutannya, ia berharap keberadaan Baznas dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Dengan kehadiran Baznas, semoga angka kemiskinan di Bojonegoro bisa terus menurun," tutupnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berzakat dan bersedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan.
BERITA15/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS RI Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Yogyakarta, Hasil Sedekah Konsumen Alfamidi
BAZNAS RI Berikan Pemeriksaan Mata Gratis di Yogyakarta, Hasil Sedekah Konsumen Alfamidi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengadakan program "Ramadhan Sehat Bercahaya" (RSB) dengan tema "Gerakan Mata Sehat" yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Bumi Cendekia Yogyakarta pada beberapa hari yang lalu. Program ini merupakan hasil dari sedekah konsumen Alfamidi pada periode November-Desember 2024, bekerja sama dengan Yayasan Amal Mata Indonesia dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Layanan pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata gratis ini ditujukan untuk 10.500 santri pesantren yang mengalami gangguan penglihatan. Program Ramadhan Sehat Bercahaya ini juga dilaksanakan di 24 Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang tersebar di berbagai daerah, antara lain Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo, Makassar, Pangkalpinang, dan daerah lainnya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemeriksaan mata serta kacamata gratis bagi santri. “Kami ingin memastikan bahwa para santri di pondok pesantren Bumi Cendekia memiliki penglihatan yang baik untuk mendukung pembelajaran mereka," kata Prof. Noor. Sebanyak 190 santri menerima layanan pemeriksaan mata gratis, dan 100 santri lainnya mendapatkan kacamata gratis. "Kami berharap, program ini dapat membantu para santri dalam meningkatkan kualitas belajar mereka. Semoga para santri dapat lebih produktif dalam menuntut ilmu tanpa terkendala masalah penglihatan," tambahnya. Ketua Yayasan Amal Mata Indonesia, Subandriyo, juga memberikan apresiasi terhadap program ini, menyebutkan bahwa layanan pemeriksaan mata sangat dibutuhkan, terutama pasca-pandemi, ketika masalah kesehatan mata semakin banyak ditemukan, terutama di kalangan anak-anak. “Mata memang menjadi unsur paling penting dalam mendapatkan atau mengeluarkan potensi anak-anak. Kita tahu bahwa setelah pandemi, kasus kelainan refraksi, seperti Rabun Jauh, merajalela di antara anak-anak kita," tambah Subandriyo. Ketua Dewan Masyayikh PP. Bumi Cendekia, KH. M. Imam Aziz, juga menyambut baik program ini dan menekankan pentingnya kesehatan mata untuk menunjang aktivitas belajar para santri. "rogram ini amatlah penting karena kalau mata kurang sehat, maka yang lain terganggu. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap kesehatan santri-santri kami. Kesehatan mata sangat penting bagi mereka yang setiap harinya belajar dan mengaji," ujarnya. KH. M. Imam berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut untuk menjalankan berbagai program kemanusiaan lainnya. "Semoga program-program seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga pertemuan-pertemuan seperti ini bisa memberikan barokah," harapnya. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bantul, Nur Azis, serta sejumlah tokoh lainnya.
BERITA15/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Sukses Gelar Program OASE Bersama Anak Yatim
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro Sukses Gelar Program OASE Bersama Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan KDS Mall Bojonegoro sukses menggelar Program Orang Tua Asuh Sehari (OASE), sebuah inisiatif sosial yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di wilayah Bojonegoro. Acara ini berlangsung meriah di KDS Mall Bojonegoro dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta para pengelola KDS Mall. Program OASE ini menghadirkan berbagai macam kegiatan, mulai dari pemberian santunan, belanja kebutuhan sekolah dan pakaian bagi anak-anak yatim, hingga sesi motivasi dan hiburan. Anak-anak yang hadir tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara dan merasakan kebahagiaan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam acara tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program ini. “Program OASE merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap anak-anak yatim. Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan KDS Mall Bojonegoro yang turut serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Harapan kami, program ini tidak hanya memberikan kebahagiaan sesaat, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Sementara itu, perwakilan dari KDS Mall Bojonegoro juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari program OASE ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta berbagi,” tuturnya. Dengan terlaksananya Program OASE ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak-anak yatim dan kaum dhuafa di Bojonegoro. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial demi kesejahteraan bersama.
BERITA11/03/2025 | Bagus Novianto
Panen Rumput Melimpah, Peternak Muntilan Kian Sejahtera Berkat BAZNAS
Panen Rumput Melimpah, Peternak Muntilan Kian Sejahtera Berkat BAZNAS
Peternak yang tergabung dalam Balai Ternak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sukses memanen 500 kilogram rumput Gama Umami. Hasil panen ini menjadi suplai utama pakan bagi 72 indukan dan 2 pejantan ternak, yang berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas peternakan. Taofik yang merupakan salah satu anggota Balai Ternak BAZNAS, mengungkapkan bahwa hasil panen kali ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan nutrisi ternak. "Dengan rumput Gama Umami yang kaya nutrisi ini, pertumbuhan ternak lebih optimal dan produksi susu meningkat. Kami sangat bersyukur atas pendampingan dari BAZNAS," ujarnya. Rumput Gama Umami dikenal memiliki kandungan gizi yang tinggi dan mampu mencegah stunting pada ternak. Dengan suplai pakan yang cukup, peternak Muntilan optimistis dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ternak dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Program pendampingan BAZNAS pun semakin dirasakan manfaatnya bagi para peternak di daerah tersebut.
BERITA11/03/2025 | Natasya
Ramadhan 2025, BAZNAS Gaungkan Tagline Cahaya Zakat
Ramadhan 2025, BAZNAS Gaungkan Tagline Cahaya Zakat
BAZNAS mengusung tagline Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik sebagai tema utama tahun 2025, termasuk dalam kampanye selama bulan Ramadhan. Tagline ini menjadi simbol bahwa zakat tidak hanya memberi manfaat bagi mustahik, tetapi juga mendatangkan keberkahan serta kebahagiaan bagi para muzaki yang menunaikan kewajibannya. Hal ini disampaikan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., pada "Konferensi Pers Program Ramadhan BAZNAS 2025, Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik", di Jakarta, baru-baru ini. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A. Ketua BAZNAS RI, menegaskan bahwa zakat adalah sarana berbagi yang membawa keberkahan bagi semua. "Cahaya Zakat diinklusikan bahwa zakat menjadi bagian dari diri seseorang dalam menebar kebaikan. Dengan berzakat, kita memperkuat hubungan antara hamba dengan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa ini akan membangkitkan kesadaran kita bahwa ‘Nur’ atau cahaya Allah SWT bisa dirasakan oleh semua,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa kampanye Cahaya Zakat bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam berzakat, dengan keyakinan bahwa semakin banyak yang menunaikan zakat, semakin luas pula manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan. "Kita meyakini bahwa Allah akan terus menambah rezeki kita. BAZNAS bukan hanya sekadar lembaga filantropi biasa, tetapi lembaga filantropi ketuhanan. Di mana kita tidak hanya menyalurkan bantuan material, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai zakat," tegasnya. Kiai Noor juga berharap tagline Cahaya Zakat dapat dimaknai secara mendalam, sebagaimana tagline BAZNAS di tahun-tahun sebelumnya. "Pada tahun 2021, kita memperkenalkan Gerakan Cinta Zakat yang diluncurkan oleh Pak Jokowi di Istana, dengan harapan bahwa dukungan dari istana akan memperkuat pengaruhnya. Kemudian, tahun 2022 kita mengusung Berkah Zakat, karena dari rasa cinta terhadap zakat akan lahir keberkahan," jelasnya. Pada tahun 2024, lanjut Kiai Noor, BAZNAS mengangkat tagline Nikmat Zakat, yang menegaskan bahwa keberkahan dari zakat membawa kenikmatan dalam kehidupan. "Dan tahun ini, kita memilih Cahaya Zakat, karena cahaya memiliki makna yang luas dan mencerminkan kekuasaan Allah SWT. Harapannya, Cahaya Zakat dapat menghadirkan keajaiban, sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an," pungkasnya. Dengan adanya kampanye Cahaya Zakat, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, sehingga manfaatnya dapat terus menyebar dan membawa perubahan positif bagi kehidupan umat.
BERITA07/03/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dukung Mahasiswa Berprestasi, Penerima Beasiswa Raih Cumlaude
BAZNAS Dukung Mahasiswa Berprestasi, Penerima Beasiswa Raih Cumlaude
Beberapa waktu lalu, Dika Wiguna, mahasiswa S1 Keperawatan di Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah, meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,74. Dika merupakan penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi. Selain meraih prestasi akademik, Dika juga memenangkan berbagai kompetisi nasional dan internasional, di antaranya juara pertama Duta Bahasa Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi serta peringkat Harapan di tingkat Provinsi Jambi. Ia menerima Beasiswa Unit Pengembangan Bahasa Wonosobo pada semester 1-4 serta Beasiswa BAZNAS pada semester 5-8. Dika aktif sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa S1 Keperawatan dan anggota PMI. Ia juga mengembangkan usaha jual beli smartphone untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama kuliah. BAZNAS terus berkomitmen mendukung mahasiswa berprestasi agar dapat mengembangkan potensinya dan berkontribusi bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | Najwa Najihah
Zakat Fitrah Rp 45.000, BAZNAS Bojonegoro Pastikan Mustahik Terima Beras Kualitas Premium
Zakat Fitrah Rp 45.000, BAZNAS Bojonegoro Pastikan Mustahik Terima Beras Kualitas Premium
Bojonegoro – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi untuk menetapkan besaran Zakat Fitrah tahun 1446 H / 2025 M. Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Abdullah Hafidz selaku perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI. selaku perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro, serta Diyah Endriani selaku perwakilan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Dalam rapat ini, peserta membahas berbagai faktor yang menjadi dasar penentuan besaran Zakat Fitrah, termasuk harga beras yang berlaku di pasaran serta kebutuhan dasar masyarakat. Setelah melalui diskusi yang mendalam dan mempertimbangkan kondisi ekonomi, disepakati bahwa besaran Zakat Fitrah untuk tahun 1446 H / 2025 M adalah Rp. 45.000.00 (Setara 3Kg beras), dengan acuan harga beras kualitas premium. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa penetapan besaran Zakat Fitrah ini telah mempertimbangkan prinsip keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya para mustahik (penerima zakat). “Zakat Fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan harus diberikan dalam bentuk yang terbaik. Oleh karena itu, kami menetapkan besaran zakat dengan acuan harga beras kualitas premium agar para penerima dapat merasakan manfaat yang lebih baik dan lebih layak,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kajian harga beras terkini di pasaran dan konsultasi dengan pihak terkait, serta mempertimbangkan kaidah ilmu fikih, khususnya dalam aspek kehati-hatian (ihtiyath). “Dalam Islam, kita diajarkan untuk mengambil sikap kehati-hatian dalam menentukan perkara ibadah, termasuk dalam zakat. Sebagaimana kaidah fikih "keluar dari perbedaan pendapat itu dianjurkan", maka kami memilih besaran yang lebih aman agar zakat yang dibayarkan benar-benar sah dan dapat memenuhi hak para mustahik dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. Dengan adanya penetapan ini, diharapkan masyarakat dapat menunaikan Zakat Fitrah dengan tenang dan yakin bahwa yang diberikan sesuai dengan standar terbaik. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro juga mengimbau kepada seluruh umat Islam agar menyalurkan Zakat Fitrah tepat waktu sehingga dapat segera didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima. Melalui keputusan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersama Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bojonegoro, serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengelola dan menyalurkan zakat secara transparan, profesional, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
BERITA05/03/2025 | Bagus N
Dedikasi Peternak Binaan BAZNAS Gunungkidul dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Dedikasi Peternak Binaan BAZNAS Gunungkidul dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
Wagiman dan Romli, anggota kelompok Balai Ternak BAZNAS di Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan dedikasi tinggi dalam merawat ternak kelompok. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan pemeliharaan, seperti mencacah hijauan pakan dan menjaga kebersihan kandang, guna memastikan kesehatan ternak tetap optimal. Sebagai bagian dari penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi oleh BAZNAS, kedua peternak ini menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Perawatan yang mereka lakukan tidak hanya mencakup pemberian pakan berkualitas, tetapi juga pengawasan kesehatan ternak agar terhindar dari penyakit. Dengan kerja keras dan komitmen mereka, kondisi ternak di kelompok Balai Ternak Getas tetap terjaga dengan baik. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
BERITA02/03/2025 | Abdullah Azzam
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Lewat BMD, BAZNAS Bantu Usaha Bakso Sultan Mitra Binaan di Aceh Berkembang Pesat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu mengembangkan usaha Bakso Sultan, salah satu mustahik binaan Alia Safriana, melalui program bantuan modal pembiayaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Aceh. Setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS, penghasilan bersih usaha Bakso Sultan milik Alia kini mencapai Rp500.000 per hari. Bahkan, ia telah memiliki karyawan untuk membantu operasional usahanya. Pencapaian ini mendapat apresiasi dari Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Alia Safriana merupakan bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi mustahik. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendampingi dan membina para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap program ini terus mendorong lebih banyak mustahik untuk naik kelas dan menjadi muzaki di masa depan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta baru baru ini. Saidah juga menambahkan bahwa keberhasilan usaha Bakso Sultan menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. “BAZNAS akan terus mendorong program pemberdayaan berbasis zakat, terutama dalam sektor usaha mikro, agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Alia bersama suaminya merintis usaha Bakso Sultan sejak 2020 dari rumah sederhana mereka di daerah Baitussalam, Aceh Besar. Dengan modal terbatas, ia memulai usaha kecil-kecilan dengan omzet awal hanya Rp100.000–Rp150.000 per hari. Untuk meningkatkan penjualan, Alia berpindah ke lokasi yang lebih strategis dan menargetkan pelanggan dari kalangan mahasiswa di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry (UINAR) Darussalam, Banda Aceh. Strategi ini membuahkan hasil dengan meningkatnya omzet usaha hingga dua kali lipat. Namun, saat kampus memasuki libur panjang, usaha Alia mengalami kendala akibat berkurangnya jumlah pelanggan. Kondisi ini memaksanya mencari lokasi baru yang lebih strategis agar tetap dapat menopang kebutuhan keluarganya. Melalui bantuan modal usaha dari BAZNAS serta tambahan modal pribadi, Alia berhasil menyewa lapak di Jalan Laksamana Malahayati dengan biaya sewa Rp6 juta per tahun. Keputusan ini terbukti tepat, karena jumlah pelanggan tidak hanya berasal dari mahasiswa tetapi juga masyarakat umum. Omzet usaha pun meningkat pesat hingga Rp1 juta–Rp1,5 juta per hari. Beberapa waktu lalu, Alia kembali mengembangkan usahanya dengan menyewa tempat yang lebih luas di lokasi yang lebih strategis. Kini, Bakso Sultan beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00, dengan dibantu tiga karyawan. Berkat kerja keras dan bantuan dari BAZNAS, omzet usahanya melonjak hingga Rp2,5 juta per hari, dengan pendapatan bersih sekitar Rp500.000 per hari. Sebagai penerima manfaat program BMD, Alia Safriana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS atas dukungan yang diberikan. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian yang saya raih," ucapnya. Alia juga berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu usahanya berkembang hingga seperti sekarang. Baginya, bantuan ini bukan sekadar modal, tetapi juga harapan dan dorongan untuk terus maju. BMD merupakan program pembiayaan produktif bagi mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
BERITA02/03/2025 | Anita Dwi Zulyatin
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
BAZNAS RI Hadirkan Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI baru-baru ini meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan Ramadan. Program ini berfokus pada pembinaan masyarakat kurang mampu melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial. Pesantren 1000 Cahaya melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari berbagai kampus di Indonesia untuk mengajar anak jalanan, anak yatim, dan kelompok disabilitas. Kegiatan yang diadakan mencakup pengajian, ceramah, tilawah, serta buka puasa bersama. Dengan tersebar di lebih dari 160 titik, program ini bertujuan untuk menanamkan nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Peluncuran program ini dilakukan secara daring oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., didampingi oleh Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., melalui kanal YouTube resmi BAZNAS. Ketua BAZNAS RI menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan masa depan. "Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global," ucap dia. Ia juga menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki ketahanan ilmu pengetahuan dan spiritual. "Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat," kata dia. Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menyoroti manfaat program ini bagi penerima manfaat. "Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Quran, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujar dia. Ia juga berharap mahasiswa penerima beasiswa yang terlibat dalam program ini dapat memperoleh pengalaman sosial yang berharga. "Insya Allah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap dia. Dengan adanya program ini, BAZNAS RI berharap dapat menghadirkan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di kalangan generasi muda.
BERITA24/02/2025 | Mada Martha Deansyah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Dukung Fasilitas Ibadah, BAZNAS Bojonegoro Bantu Renovasi Mushola Sekolah
Bojonegoro, 21 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sarana ibadah di lingkungan pendidikan. Pada Jumat (21/2), BAZNAS Bojonegoro menyalurkan bantuan senilai Rp10.000.000 untuk renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2 yang berlokasi di Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2, Hery Bawono, S.Pd., sebagai upaya untuk meningkatkan fasilitas ibadah bagi siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Renovasi mushola ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan representatif bagi para siswa dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Ketua BAZNAS Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., menyampaikan bahwa program bantuan renovasi tempat ibadah ini merupakan bagian dari program prioritas BAZNAS dalam mendukung penguatan keagamaan dan pendidikan. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan tenaga pengajar di SDN Glagahwangi 2. Dengan mushola yang lebih layak, semoga dapat meningkatkan semangat dalam menjalankan ibadah serta menciptakan suasana sekolah yang lebih religius,” ujar Wakhid Priyono. Sementara itu, Hery Bawono, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SDN Glagahwangi 2 mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Bojonegoro. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian BAZNAS terhadap fasilitas ibadah di sekolah kami. Mushola ini sangat penting bagi siswa untuk beribadah dan mengaji. Dengan renovasi ini, kami berharap suasana beribadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk,” ungkapnya. Program renovasi mushola ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan spiritual masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Bojonegoro terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung program-program kemanusiaan dan keagamaan guna menciptakan dampak positif yang lebih luas. Dengan adanya renovasi Mushola SDN Glagahwangi 2, diharapkan siswa dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah, sehingga nilai-nilai keislaman dapat tertanam sejak dini. BAZNAS Bojonegoro berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ibadah dan pendidikan guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan religius.
BERITA21/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
BAZNAS Berdayakan Petani, Ibu Raudah Hasilkan Padi Siam Runtai Berkualitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berkomitmen dalam memberdayakan petani melalui program bantuan dan pendampingan. Salah satu penerima manfaat, Ibu Raudah, petani perempuan inspiratif di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur, sukses mengelola lahan padi seluas 1,5 hektare dengan metode tradisional "tujah". Dengan cara ini, keseimbangan alam tetap terjaga, sementara hasil panen diharapkan melimpah. Program pemberdayaan BAZNAS memberikan dukungan berupa akses permodalan, pendampingan, dan pelatihan agar petani lokal dapat lebih produktif dan mandiri. Melalui bimbingan yang berkelanjutan, Ibu Raudah bersama timnya mampu mengoptimalkan potensi padi lokal Siam Runtai yang menjadi andalan masyarakat setempat. Keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong mereka menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Dengan adanya program pemberdayaan petani, hasil pertanian semakin berkualitas, dan kesejahteraan umat pun meningkat.
BERITA17/02/2025 | Fikri
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
BAZNAS RI Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat di Siak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat di Kabupaten Siak dengan menerapkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal ini disampaikan dalam kunjungan Pimpinan BAZNAS RI bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani ke BAZNAS Kabupaten Siak. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, beserta jajaran pengurus di kantor BAZNAS Kabupaten Siak, Riau baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Nur Chamdani menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel agar masyarakat semakin percaya dalam menunaikan zakat. "Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta semangat kepada pengurus BAZNAS Kabupaten Siak agar terus berinovasi dalam mengelola zakat," ujar dia. Ia juga menambahkan bahwa sistem pengelolaan zakat yang baik dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Selain itu, Nur Chamdani turut memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Siak untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis bin Tatan, S.Pdi, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap arahan yang diberikan dapat semakin memperkuat komitmen dalam mengelola zakat di daerahnya. "Kunjungan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat pengurus BAZNAS Kabupaten Siak dalam menjalankan tugasnya serta mendorong kesadaran masyarakat untuk berzakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ekonomi umat," ucap dia.
BERITA17/02/2025 | Adam Fakhrian
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Baznas Bojonegoro Cetak Generasi Cerdas! Pelatihan Remaja Masjid Buka Wawasan Zakat & Ilmu Falaq
Bojonegoro, 16 Februari 2025 – Dalam upaya mencetak generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas, Baznas Bojonegoro mendukung penuh pelatihan istimewa yang digelar oleh DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bojonegoro di Masjid Babusshofa, Bojonegoro. Acara ini berhasil menarik puluhan peserta yang antusias untuk mendalami strategi pengelolaan zakat secara tepat sasaran serta memahami ilmu falaq guna menentukan awal bulan Ramadan dengan akurat. Ketua Baznas Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.HI., sebagai pemateri utama, menegaskan pentingnya zakat yang dikelola sesuai syariat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Selain itu, ilmu falaq diperkenalkan sebagai salah satu ilmu penting bagi umat Islam dalam menentukan waktu ibadah dengan lebih pasti. “Baznas Bojonegoro terus berupaya agar zakat yang dihimpun dapat disalurkan kepada yang berhak secara efektif. Selain itu, pemahaman yang benar mengenai ilmu falaq juga sangat penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan penuh keyakinan,” ungkap Drs. Wakhid Priyono. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk remaja masjid sebagai agen perubahan di masyarakat. Dengan wawasan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu mengelola zakat dengan lebih baik dan memahami aspek astronomi dalam ibadah Islam. Peserta menyambut baik acara ini karena memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, Baznas Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi keislaman yang berdampak positif bagi masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Mada Martha Deansyah
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
BAZNAS Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Melalui Program Pembiayaan Produktif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Salah satu penerima manfaat program ini, Muhammad Zulfikar, berhasil mengembangkan usaha bakso bakarnya hingga meraih laba bersih sebesar Rp 7 juta per bulan. Program BMD merupakan skema pembiayaan produktif berbasis non profit yang ditujukan bagi mustahik untuk membantu pengembangan usaha mereka. Melalui program ini, BAZNAS memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di berbagai sektor, termasuk kuliner, pertanian, peternakan, dan perikanan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, di Jakarta, belum ini, menyampaikan, program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mustahik. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki harus dikelola dengan baik untuk memperkuat ekonomi umat. Ia juga mengapresiasi ketekunan Zulfikar dalam mengembangkan usaha baksonya. Menurut dia, usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Zulfikar tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Berkat dukungan modal usaha dari BAZNAS, Zulfikar mampu menambah stok bahan baku, memperbaiki gerobak, dan melengkapi peralatan dagangnya. Sebelum mendapat bantuan, laba bersih hariannya berkisar Rp100.000. Setelah menerima dukungan dari BAZNAS, keuntungannya meningkat menjadi Rp250.000 per hari. Saat ini, Zulfikar berjualan di kawasan Pantai Gampong Jawa, Kec. Kutaraja, Kota Banda Aceh. Dengan semangat yang tinggi, ia terus mengembangkan usaha Bakso Bakar Bang Fikar agar semakin maju dan bermanfaat bagi lebih banyak orang.
BERITA16/02/2025 | Nurma Nafisa
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
BAZNAS Dukung Kemandirian Mustahik: Produksi Pakan Ternak Berkualitas dari Limbah Pertanian
Kelompok Balai Ternak Domba Budak Angon Sehate di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, berhasil memproduksi 300 kg pakan silase berkualitas dari limbah pertanian seperti tebon jagung, rumput odot, dan rumput gajah. Inovasi ini menjadi solusi ketahanan pakan ternak sekaligus upaya pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang mendukung para mustahik dalam program pemberdayaan ekonomi. Melalui bantuan modal dan pendampingan, BAZNAS mendorong kelompok peternak untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri. Produksi pakan silase ini menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun, sehingga usaha peternakan semakin berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para anggotanya. BAZNAS terus berkomitmen dalam memberdayakan mustahik melalui berbagai program ekonomi produktif, termasuk sektor peternakan. Dengan adanya inovasi dalam produksi pakan ternak, mustahik tidak hanya memperoleh manfaat secara ekonomi tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem peternakan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/02/2025 | Reihan Ramadhan
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI Dapat Pengakuan Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI menerima penghargaan Elshinta Award 2025 untuk kategori Outstanding Bussiness Collaboration. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran BAZNAS yang memberikan perspektif dan mendukung kerja sama dalam siaran Radio Elshinta. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyebarkan literasi zakat kepada masyarakat. " Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga menyatakan harapan agar Radio Elshinta tetap konsisten menyiarkan informasi dan edukasi tentang zakat, serta terus menjalin kerja sama dengan BAZNAS RI untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. " BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya. Di samping itu, Kiai Noor menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah rutin menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari penerapan prinsip "3A"Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI yang menjadi landasan pengelolaan zakat di BAZNAS RI.
BERITA12/02/2025 | Najwa Najihah
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Fidyah untuk Warga Kurang Mampu
Bojonegoro, 31 Januari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan fidyah kepada mereka yang berhak menerima. Penyaluran fidyah ini ditujukan untuk orang-orang fakir dan miskin secara khusus, bukan sisa golongan penerima zakat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Fidyah adalah kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa dengan alasan tertentu, seperti usia lanjut, penyakit kronis, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagai pengganti, mereka diwajibkan membayar fidyah yang kemudian disalurkan kepada fakir miskin dalam bentuk makanan siap saji atau bahan pokok. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro memastikan bahwa fidyah yang diterima dari masyarakat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang berhak.roses penyaluran dilakukan dengan transparan dan akuntabel, sehingga amanah dari para pemberi fidyah dapat tersampaikan dengan baik. Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan fidyah, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyediakan layanan pembayaran fidyah secara online melalui situs resmi mereka di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/bayarzakat. Dengan layanan ini, masyarakat dapat menunaikan fidyah dengan mudah, aman, dan sesuai dengan syariat Islam. BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah untuk menunaikannya melalui BAZNAS, sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara tepat dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyaluran fidyah dan layanan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BAZNAS Kabupaten Bojonegoro di https://kabbojonegoro.baznas.go.id/ atau menghubungi kantor BAZNAS setempat. Mari bersama-sama menunaikan kewajiban fidyah dan berkontribusi dalam membantu sesama melalui BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
BERITA31/01/2025 | Mada Martha Deansyah
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
BMT Mekah Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Maal Lewat BAZNAS Bojonegoro!
Bojonegoro, 30 Januari 2025 – KSPPS BMT Mekah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bojonegoro. Penyerahan zakat maal ini dilakukan pada Kamis, 30 Januari 2025, di kantor BAZNAS Bojonegoro. Penyerahan zakat maal tersebut dipimpin langsung oleh Miftahul Mufid, M.Pd.I, selaku Manajer KSPPS BMT Mekah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya KSPPS BMT Mekah dalam mendukung distribusi zakat yang lebih merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya. "Kami percaya bahwa zakat maal yang kami salurkan melalui BAZNAS Bojonegoro dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat," ujar Miftahul Mufid. BAZNAS Bojonegoro menyambut baik dan mengapresiasi langkah KSPPS BMT Mekah dalam mengoptimalkan penyaluran zakat melalui lembaga resmi. Zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariah dan program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS Bojonegoro. Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mendapatkan manfaat dari dana zakat yang disalurkan dengan transparan dan tepat guna.
BERITA30/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Dorong Sinergi Pengelolaan Zakat, Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Timur Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro
Bojonegoro, 19 Januari 2024 — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, KH Ahsanul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Kabupaten Bojonegoro pada hari ini, Minggu, 19 Januari 2024. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., beserta jajaran wakil pimpinan. Dalam kunjungan tersebut, KH Ahsanul Haq meninjau berbagai program kerja yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro serta memberikan arahan strategis terkait optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah ini. Beliau juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Bojonegoro yang dinilai telah berhasil menjalankan program-program inovatif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, terutama bagi mustahik (penerima zakat). “BAZNAS Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengelola dana zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar KH Ahsanul Haq dalam sambutannya. Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.H.I., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini dan menjelaskan beberapa program unggulan yang telah berjalan, seperti bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial lainnya. “Kehadiran KH Ahsanul Haq memberikan motivasi dan arahan yang sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Kunjungan ini juga menjadi momen evaluasi dan diskusi terkait sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten untuk memastikan pengelolaan zakat lebih transparan, akuntabel, dan berdampak positif. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan program-program BAZNAS dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
BERITA19/01/2025 | Mada Martha Deansyah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bojonegoro.

Lihat Daftar Rekening →