Pendekatan Inovatif Jadi Strategi Penggalangan Dana Kebencanaan dari BAZNAS di ICONZ 2024
23/12/2024 | Penulis: Mada Martha Deansyah
BAZNAS RI | ICONZ 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memaparkan pendekatan inovatif untuk penggalangan dana (fundraising) dalam membantu penanggulangan bencana di Indonesia. Strategi ini disampaikan oleh H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, dalam Plenary Session 3 Konferensi Zakat Internasional ke-8 (The 8th International Conference on Zakat/ICONZ) 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (17/12/2024).
Dalam paparannya, Rizaludin menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia sebagai negara yang kerap dilanda berbagai jenis bencana alam. "Indonesia ini terkenal dengan negara penuh bencana, ring of fire. Di sekitar kita ada hampir sepuluh macam bencana, baik itu kebakaran hutan, topan, banjir, gempa, badai, dan sebagainya. Itulah yang membuat Indonesia kuat menghadapi bencana, karena sangat akrab dengan bencana. Bicara soal sedekah kebencanaan, maka kita bicara bagaimana sedekah kebencanaan mampu membantu memulihkan masyarakat yang terdampak bencana dan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya.
Rizaludin menjelaskan bahwa dasar hukum untuk pengelolaan dana zakat dalam penanggulangan bencana telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 66 Tahun 2022. Fatwa ini mengatur bahwa harta zakat dapat digunakan untuk berbagai aspek terkait kebencanaan, termasuk edukasi, pendampingan, perencanaan, hingga rehabilitasi bencana.
"Ada fatwa MUI yang menjadi basis fundraising untuk kebencanaan ini, yaitu Fatwa MUI Nomor 66 Tahun 2022. Di situ disebutkan bahwa harta zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan kebencanaan dan masuk kepada asnaf fi sabilillah. Bahkan segala bentuk kepentingan pencegahan bencana, seperti biaya fasilitator, edukasi kebencanaan, pendampingan, perencanaan penanggulangan bencana, yang tidak dapat dipenuhi dari harta zakat, dapat dipenuhi dari dana infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," jelas Rizaludin.
Dalam sesi tersebut, Rizaludin juga menggarisbawahi pentingnya lembaga zakat seperti BAZNAS untuk memahami perspektif para muzakki terkait kebencanaan. Ia menyebut bahwa muzakki umumnya memperhatikan tiga hal utama dalam mendukung program kebencanaan. "Pertama, apakah programnya substantif; kedua, apakah programnya terlihat atau visible; dan ketiga, apakah pengelolaannya reputable. Ini penting di mata muzakki. Mereka akan menyalurkan dananya dengan melihat ketiga hal ini," terangnya.
Lebih lanjut, Rizaludin menekankan pentingnya reputasi lembaga zakat dalam menarik kepercayaan muzakki. "Dalam konteks reputasi, yang dilihat itu adalah pertama performance, kedua behavior, dan ketiga communication lembaganya. Tentang performance, itu kita bicara tentang tepat sasaran, programnya berkelanjutan, dampaknya terukur, dan efisiensi sumber daya. Terkait behavior, kita bicara tentang transparansi, akuntabilitas, dan etika. Sementara pada communication, ini bicara keterbukaan, responsivitas, dan koordinasi," papar Rizaludin.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga terkait untuk mengoptimalkan penanggulangan bencana. Menurutnya, upaya bersama ini tidak hanya diperlukan pada tahap tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan pascabencana dan mitigasi risiko jangka panjang.
"Kolaborasi nasional menjadi penting, karena bicara bencana tidak ada yang bisa menyelesaikannya sendiri. Maka kolaborasi seluruh komponen masyarakat, termasuk pemerintah, juga penting. Insyaallah kebaikan akan menjadi baik dan semakin baik bersama BAZNAS," tutupnya.
Melalui konferensi ini, BAZNAS RI terus menegaskan perannya sebagai lembaga zakat yang tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam memberikan solusi untuk isu-isu besar seperti penanggulangan bencana, dengan mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan kolaborasi.
Berita Lainnya
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro
BAZNAS Bojonegoro Hadirkan Solusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas di Kedungadem
BAZNAS Bojonegoro Lakukan Upgrading bersama Ketua dan Waka 2 BAZNAS Provinsi Jatim
BAZNAS Bojonegoro Selenggarakan Seleksi Beasiswa Genius S1 tahun 2025
BAZNAS Bojonegoro Kerahkan Relawan untuk Membangun Rumah Warga Terdampak Angin Puting Beliung
Santri Binaan Baznas Bojonegoro: Dari Mustahik Menuju Generasi Berpendidikan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
