WhatsApp Icon

Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga

17/12/2024  |  Penulis: Mada Martha Deansyah

Bagikan:URL telah tercopy
Berkat Bantuan Zmart dari BAZNAS RI, Warung Sumiati Jadi Andalan Warga

Z Mart | BAZNAS RI

Di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, terdapat kisah inspiratif dari Sumiati, seorang perempuan tangguh yang mengelola Warung Zmart. Warung ini bukan sekadar tempat berjualan, tetapi juga simbol perjuangan dan harapan. Melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sumiati berhasil menjadikan usahanya sebagai penopang utama perekonomian keluarganya. Dengan menjual berbagai kebutuhan harian, dari keripik singkong hingga peralatan rumah tangga, Sumiati memberikan kontribusi nyata bagi keluarganya sekaligus melayani kebutuhan masyarakat sekitar.

Sumiati memulai usahanya dengan penuh keterbatasan. Sebelum ada Warung Zmart, ia hanya mengandalkan pendapatan dari usaha kecil-kecilan yang belum mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, hidupnya berubah ketika ia menjadi salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS. Melalui program ini, Sumiati tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi juga pelatihan manajemen usaha yang membantunya meningkatkan keterampilan dalam mengelola bisnis.

“Alhamdulillah, sejak mendapatkan bantuan dari BAZNAS, warung saya semakin berkembang. Modal yang diberikan sangat membantu saya untuk menambah barang dagangan,” ungkap Sumiati dengan senyum penuh syukur.

Program Zmart adalah salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberdayakan mustahik (penerima zakat) agar lebih mandiri secara ekonomi. Tidak hanya memberikan bantuan berupa modal usaha, BAZNAS juga memberikan pendampingan intensif bagi para penerima manfaat. Pendekatan ini bertujuan agar usaha yang dikelola dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang.

Warung Zmart yang dikelola Sumiati kini menjadi salah satu pusat perbelanjaan favorit warga setempat. Dengan berbagai produk yang dijual, seperti keripik singkong, bahan pokok, hingga perlengkapan rumah tangga, warung ini mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau.

“Saya senang karena warung ini tidak hanya membantu saya, tapi juga memudahkan warga sekitar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Mereka tidak perlu pergi jauh ke pasar,” tambah Sumiati.

Meski sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan, perjalanan Sumiati dalam mengelola Warung Zmart tidak selalu mulus. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah persaingan dengan toko-toko modern yang menjamur di kawasan tersebut. Namun, Sumiati tidak menyerah. Dengan semangat pantang menyerah, ia terus berinovasi, mulai dari menambah variasi produk hingga memberikan layanan yang lebih ramah kepada pelanggan.

“Saya ingin warung ini terus berkembang dan bisa menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi keluarga. Selain itu, saya juga berharap bisa membantu orang lain yang membutuhkan, seperti saya dulu,” kata Sumiati penuh harap.

BAZNAS tidak hanya berhenti pada pemberian modal awal. Melalui program pendampingan, BAZNAS terus memonitor perkembangan usaha Sumiati dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapinya. Selain itu, BAZNAS juga menghubungkan Warung Zmart dengan jaringan distribusi barang yang lebih luas, sehingga Sumiati dapat memperoleh barang dagangan dengan harga yang lebih kompetitif.

Program seperti Zmart ini merupakan bukti nyata bagaimana zakat dapat berperan sebagai penggerak roda ekonomi umat. Dengan memanfaatkan dana zakat secara produktif, mustahik seperti Sumiati dapat bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan.

Kisah Sumiati adalah salah satu contoh nyata bagaimana zakat dapat menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan. Melalui BAZNAS, umat Islam diajak untuk lebih peduli dan aktif berkontribusi dalam membantu sesama. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberdayakan sehingga mustahik dapat mandiri secara ekonomi.

Bagi Sumiati, Warung Zmart bukan hanya tentang mencari penghidupan, tetapi juga tentang memberikan manfaat bagi orang lain. “Saya berharap, apa yang saya lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Bahwa dengan kerja keras dan bantuan yang tepat, kita bisa bangkit dari kesulitan,” tutup Sumiati.

Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kisah Sumiati mengingatkan kita bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita salurkan melalui lembaga seperti BAZNAS dapat memberikan dampak yang luar biasa. Dengan mendukung program-program pemberdayaan seperti Zmart, kita tidak hanya membantu mustahik untuk bertahan hidup, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk berkembang dan menjadi lebih mandiri.

Mari terus berkontribusi dan mendukung program-program BAZNAS agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan mampu mengubah hidupnya seperti Sumiati. Semoga setiap amal yang kita lakukan menjadi keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat