Berita Terkini
Dukung Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bojonegoro Beri Bantuan Mesin Oven
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan Program Bantuan Pengembangan Usaha sebagai upaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan tersebut diberikan kepada Riya Iliyana, warga Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki usaha pembuatan roti dan donat.
Dalam program ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan berupa mesin oven guna menunjang proses produksi usaha agar lebih optimal, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha yang telah dijalankan sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. Wakhid Priyono, M.H.I, menyampaikan bahwa “Bantuan ini adalah bentuk komitmen kami atas amanah yang diberikan oleh para muzakki, untuk disalurkan kembali melalui program peningkatan pendapatan ekonomi mustahik. Harapannya, mustahik dapat semakin berdaya, mandiri, dan pada akhirnya zakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar beliau.
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan berzakat, kita turut berperan dalam memberdayakan ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan bersama.
29/12/2025 | DELA WINDA
Air Mata Syukur Mustahik Mengiringi Bantuan Kursi Roda dan Santunan dari BAZNAS Bojonegoro
Bojonegoro — BAZNAS Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan memberdayakan masyarakat melalui penyaluran bantuan kursi roda serta santunan kepada fakir miskin. Bantuan tersebut disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.
Bantuan kursi roda diberikan kepada mustahik yang mengalami keterbatasan mobilitas, sementara santunan disalurkan kepada fakir miskin guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Bantuan kursi roda dan santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mustahik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu mustahik penerima bantuan kursi roda, Sutarmi (42) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bojonegoro.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari saya. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dengan keberkahan,” ungkapnya dengan haru.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta memastikan bahwa zakat benar-benar hadir untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik di Kabupaten Bojonegoro.
18/12/2025 | Bagus Novianto
BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Kemenag Perkuat Sinergi dalam Peringatan Hari Amal Bakti
Bojonegoro — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim dan fakir miskin sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Wakhid Priyono, M.HI, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan implementasi nilai-nilai zakat dan kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti.
“Momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Melalui santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, kami ingin memastikan bahwa nilai pengabdian dan kepedulian sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan penguatan keadilan sosial.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.HI, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kegiatan santunan sebagai cerminan nilai pengabdian aparatur Kementerian Agama kepada umat.
“Hari Amal Bakti bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi pengabdian. Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro melalui kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan harus hadir secara nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap kerja sama antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dapat terus berlanjut dan diperluas dalam berbagai program sosial-keagamaan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Hari Amal Bakti dengan aksi nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kabupaten Bojonegoro.
18/12/2025 | Bagus Novianto
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III Bidang Perencanaan BAZNAS Bojonegoro Ikuti Bimtek RKAT di Tulungagung
Tulungagung - Wakil Ketua III Drs. Tondo Wasito, M.Pd. dan Staf Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2025. Bertempat di Crown Victoria Hotel, Tulungagung
Bimtek yang dilaksanakan selama tiga hari Selasa-Kamis (5-7/11/ 2024) itu dihadiri oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Kegiatan yang diadakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur itu dalam rangka penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2025
Mengingat pentingnya hal itu, Prof. Ali Maschan Moesa menegaskan bahwa pentingnya penyusunan RKAT sebagai langkah strategis yang harus di selesaikan di akhir tahun
“Penyusunan RKAT adalah salah satu hal yang harus dilakukan di akhir tahun. Misalnya, jika BAZNAS Tulungagung memiliki target Rp12 miliar, maka akan disusun rencana pengumpulan dana dari berbagai sumber, serta pendistribusiannya ke berbagai program,” ujar Ketua BAZNAS RI tersebut
Prof. Ali menambahkan, agar upaya pengumpulan dana lebih dimaksimalkan untuk meningkatkan bantuan kepada masyarakat, terutama fakir miskin
“Dengan diadakannya RKAT ini, harapannya ke depan yang penting kita bisa menghimpun dana yang lebih banyak agar dapat membantu masyarakat dan fakir miskin secara lebih luas. Sebab, jumlah orang miskin tidak semakin berkurang, melainkan semakin bertambah,” jelasnya
Perlu diketahui, Penyusunan RKAT 2025 itu dipandu langsung oleh Direktur Perencanaan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H, dan berjalan sukses.
08-11-2024 | Humas

Ketua BAZNAS Bojonegoro Hadiri Peringatan Maulid SMP N 2 Kalitidu
SMP N 2 Kalitidu menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, yang bertempat di lapangan sekolah SMP N 2 Kalitidu. Sabtu (21/09/2024).
Kegiatan Maulidur Rasul SAW bertema “Dengan Hikmah Maulid Kita Teladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-Hari”
Hadir dalam acara tersebut Drs. Wakhid Priyono, M.HI selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Kepala Sekolah SMP N 2 Kalitidu M. Tri Djoko, SS, SPd, MPd. Guru dan tenaga pendidik serta 250 siswa-siswi SMP N 2 Kalitidu.
Dalam Kesempatan ini Bapak Wakhid Priyono mengingatkan tentang 4 kunci meneladani Rasullullah dalam mencari ilmu dan kehidupan sehari-hari. “Kunci jadi murid itu harus SIAP (Syukur, Ikhlas, Amanah, Pasrah) jadi kuncinya ada 4 itu, Pertama syukur dan sholat , kedua ikhlas atau sabar, ketiga amanah atau taat peraturan yang ada, dan yang terakhir pasrah atau tawakal.”
Acara berlangsung dengan gayeng dan para siswa menyimak apa yang disampaikan oleh Bapak Wakhid Priyono.
21-09-2024 | Humas



